iPhone dan iPad Rawan Diretas: Apple Minta Pengguna Segera Update OS

27 Juli 2021 10:18
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
iPhone dan iPad Rawan Diretas: Apple Minta Pengguna Segera Update OS (101165)
zoom-in-whitePerbesar
CEO Apple Tim Cook berpose dengan iPhone 12 Pro. Foto: Apple Inc./Handout via REUTERS
ADVERTISEMENT
Apple baru saja merilis update software iOS dan iPadOS terbaru pada Senin (26/7) malam. Jika kamu pengguna iPhone dan iPad, sebaiknya kamu segera install update software tersebut.
ADVERTISEMENT
Update software yang diberikan Apple terdiri dari iOS 14.7.1 dan iPadOS. Apple menjelaskan bahwa update software ini diberikan guna menambal kerentanan keamanan yang dapat membuat perangkat diretas oleh hacker.
Perusahaan juga merilis macOS Big Sur 11.5.1, sebuah pembaruan untuk menutup bug minor pada macOS Big Sur 11.5 minggu lalu .
“Aplikasi mungkin dapat mengeksekusi kode arbitrer dengan hak istimewa kernel. Apple mengetahui laporan bahwa masalah ini mungkin telah dieksploitasi secara aktif,” kata Apple dalam situs web resminya.
Apple menjelaskan bahwa kerentanan yang diberi nama CVE-2021-30807 ini dapat memungkinkan peretas untuk mengeksekusi kode arbitrer dengan hak istimewa kernel. Pada dasarnya, kerentanan ini memungkinkan hacker untuk membajak perangkat iPhone dan iPad pada tingkat yang sangat mendasar.
iPhone dan iPad Rawan Diretas: Apple Minta Pengguna Segera Update OS (101166)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi peretasan. Foto: Shutter Stock
Hingga saat ini, tidak jelas siapa dalang yang memanfaatkan celah keamanan iPhone dan iPad. Namun, situs berita khusus cyber security, The Record, menduga bahwa update ini diberikan Apple sebagai tanggapan laporan peretasan sypware Pegasus milik perusahaan surveillance bernama NSO Group.
ADVERTISEMENT
“Meskipun ada peluang yang cukup kuat bahwa "zero-day" ini mungkin merupakan eksploitasi baru yang digunakan oleh komunitas jailbreaking iOS untuk me-root iPhone, tidak jelas apakah zero-day hari ini terkait dengan NSO Group, sebuah perusahaan Israel yang menjual alat peretas iPhone kepada pemerintah di seluruh dunia, dan yang baru-baru ini menjadi pusat sejumlah besar laporan investigasi yang telah mengungkap beberapa peretasan masa lalunya,” kata Catalin Cimpanu, reporter The Record, dalam laporannya.
Sebelumnya, organisasi hak asasi manusia Amnesty International dan media non-profit asal Prancis, Forbidden Story, melaporkan bahwa spyware Pegasus dari NSO Group dapat meretas iPhone. Keduanya juga menyebut bahwa setidaknya ada lebih dari 50.000 nomor telepon pengguna iPhone yang disusupi Pegasus.
ADVERTISEMENT
Meskipun sulit untuk mengatakan siapa hacker yang memanfaatkan kerentanan iOS dan apa yang bakal terjadi ketika aksi peretasan sukses, yang jelas kamu enggak mau iPhone dan iPad kamu kena hack. Jadi, segera install update software baru yang diberikan Apple supaya perangkat kamu aman.
iOS 14.7.1 dan iPadOS 14.7.1 tersedia untuk iPhone 6s dan versi lebih baru, iPad Pro (semua model), iPad Air 2 dan versi lebih baru, iPad generasi ke-5 dan versi lebih baru, iPad mini 4 dan versi lebih baru, serta iPod touch (generasi ke-7). Kamu bisa install update ini via Settings.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020