kumparan
7 Februari 2018 8:13

Ketika iPhone Jadi Senjata Baru Polisi untuk Berantas Kejahatan

Polisi New York Main Ponsel
Polisi New York main ponsel. (Foto: NYPD via YouTube)
Kepolisian kota New York (New York Police Department atau NYPD) sekarang memiliki alat baru untuk membantu petugas memerangi kejahatan. Alat baru ini bukan senjata, tapi perangkat ponsel pintar buatan Apple, iPhone.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya NYPD memanfaatkan ponsel berbasis Windows, Nokia Lumia, untuk dipakai menjalankan berbagai macam aplikasi khusus petugas polisi. Namun karena perangkat tak lagi mendapat dukungan sistem operasi dari Microsoft, maka NYPD memutuskan untuk beralih ke iPhone.
Pergantian ini sudah direncanakan sejak musim panas tahun lalu, dan peralihan Nokia Lumia ke iPhone saat ini sedang dalam proses dan berjalan dengan lancar, menurut laporan Digital Trends.
Sejumlah petugas dikabarkan datang ke akademi polisi di Manhattan untuk melakukan penukaran ponsel Nokia Lumia ke iPhone 7 atau iPhone 7 Plus. Dilaporkan ada sekitar 36 ribu petugas mengantre untuk mendapatkan ponsel baru.
Apple iPhone 7
Apple iPhone 7. (Foto: REUTERS/Regis Duvignau)
Dalam waktu satu minggu diprediksi seluruh jajaran polisi NYPD bakal siap siaga beroperasi melindungi dan melayani masyarakat dengan perangkat iPhone barunya.
ADVERTISEMENT
"Kami telah memberikan sekitar 600 iPhone per harinya. Kami melihat kegembiraan," kata Wakil Komisaris Bidang Informasi dan Teknologi NYPD, Jessica Tisch, seperti dikutip Digital Trends.
Penggunaan iPhone untuk Bantu Polisi Beroperasi
Petugas NYPD menggunakan smartphone untuk melakukan sejumlah tugas, seperti mengisi laporan kejahatan dan menerima video dan gambar pengawasan dari tersangka. Ketika merespons panggilan, perangkat juga mampu memberi informasi tentang riwayat kriminal nomor telepon tersebut, sehingga bisa membantu polisi untuk melacak kasus.
Salah seorang petugas NYPD, Christopher Clampitt, mengatakan panggilan darurat 911 kini muncul terlebih dahulu di ponselnya sebelum tersambung ke operator radio. Itu membantu ia dan petugas lain bergerak lebih cepat menangani kriminalitas yang sedang berlangsung.
"Kami bisa sampai ke lokasi lebih cepat," kata Clampitt. "Saat petugas operator memberi tugas (operasi), kami sudah di lokasi."
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan