kumparan
7 Februari 2018 16:46

Layanan Taksi Terbang Uber Bakal Hadir di 2025

Taksi Online
Taksi online Uber (ilustrasi). (Foto: Reuters/Sergio Perez)
Perusahaan manufaktur pesawat terbang, Bell Helicopter, telah menjalin kerja sama dengan Uber untuk merevolusi moda transportasi massa. Keduanya berupaya menghadirkan sebuah layanan taksi terbang yang diperkirakan bakal hadir pada tahun 2025.
ADVERTISEMENT
"Taksi udara adalah langkah industri kami berikutnya, dan begitu penting bagi kami untuk memastikan kami menjadi salah satu yang memikirkan tentang bagaimana transportasi pada 10 hingga 20 tahun (ke depan)," kata Patrick Moulay, VP Commercial Helicopter Sales dari Textron, induk perusahaan Bell Helicopter, dilansir Bloomberg.
"Memang kita tidak bisa melihat taksi terbangnya besok, tapi ini sudah lebih dekat dari yang orang-orang pikirkan," lanjutnya.
Taksi Terbang Uber
Taksi terbang Uber. (Foto: Uber)
Sejak tahun lalu, Uber dikabarkan sedang berupaya mewujudkan ide taksi terbang dan yang pertama kali dilakukan perusahaan adalah menggaet lima mitra perusahaan yang bergerak di industri berbeda.
Uber menargetkan taksi terbangnya sudah bisa diuji pada tahun 2020 mendatang di kota Dallas dan Dubai, dua kota yang transportasi penerbangannya memiliki dampak sangat besar.
ADVERTISEMENT
"Untuk taksi terbang, kami yakin pada pertengahan 2020 atau mungkin 2025, akan mulai kita luncurkan. Kita akan melihat taksi terbang pertama kali mengudara," kata Moulay.
Uber memang sangat serius menggarap layanan taksi terbang ini. Salah satu langkah yang telah mereka ambil adalah bermitra dengan Badan Antariksa Amerika Serikat alias NASA untuk membantu pengembangan sistem lalu lintas bagi proyek ambisiusnya tersebut.
Rencananya Uber akan membuat taksi terbang mereka untuk bisa lepas landas serta mendarat secara vertikal (Vertical Take-Off and Landing/VTOL) dan juga akan dirancang untuk bisa terbang pada ketinggian rendah.
Untuk sekarang, mungkin kita masih bermimpi untuk naik layanan transportasi mobil terbang. Tapi, mungkin dalam beberapa tahun ke depan hal itu tak hanya lagi sebatas mimpi saja.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan