kumparan
18 November 2017 13:29

Main Board Game Bisa Bangun Kebersamaan

Board Game
Aneka board game di event Unboxing 1.0. (Foto: Bianda Ludwianto/kumparan)
Di tengah kemajuan teknologi, hubungan sesama manusia bertatap muka serasa berjarak. Kita sering melihat suatu keluarga berkumpul di satu meja tetapi mereka asik dengan gadgetnya masing-masing. Sunyi dan dingin, mungkin itu gambaran situasi tersebut, tidak ada komunikasi di antara mereka sehingga tidak ada nuansa kebersamaan disana.
ADVERTISEMENT
Hal ini kemudian menjadi sumber inspirasi untuk mengkampanyekan sebuah gerakan yang mengedepankan nilai-nilai positif dari kebersamaan dan keluarga melalui permainan fisik board game.
Berangkat dari partisipasi Indonesia di ajang Essen Spiel 2017 Jerman, Asosiasi Penggiat Industri Board Game Indonesia (APIBGI) melahirkan gagasan gerakan 'Ayo Main Board Game Indonesia'.
Bermain board game menjadi ajang untuk menghidupkan lagi semangat bermain bersama, saling tatap muka dan menjalin ikatan emosional yang sejatinya menjadi budaya Indonesia. Berangkat dari itu, APIBGI mengadakan kegiatan Unboxing 1.0, pada Sabtu (18/11) di Kampus Bina Nusantara University, FX Sudirman, Jakarta.
"Kami ingin menjadikan ini gerakan berbasis keluarga. Meluangkan waktu bermain bersama dengan harapan kita sebagai masyarakat bisa lebih lebih mengenal satu sama lain. Ini bukan hal baru, bermain adalah bagian intergal dari budaya masyarakat Indonesia," ujar Eko Nugroho, salah satu inisiator gerakan Ayo Main Board Game Indonesia kepada kumparan (kumparan.com), di acara tersebut.
Event Unboxing 1.0 Board Game
Suasana acara pameran board game Unboxing 1.0. (Foto: Bianda Ludwianto/kumparan)
Eko juga menambahkan bahwa industri board game Indonesia sudah bertumbuh cukup lama. Ia mengatakan mulai dari perancang, pembuat, dan penerbit board game telah mengalami perkembangan yang luar biasa.
ADVERTISEMENT
Dalam acara tersebut juga hadir anak sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka. Ia mendukung gerakan yang digagas oleh APIBGI ini sebagai salah satu cara untuk mendorong berbagai generasi, tidak hanya anak muda saja melainkan orang tua mereka juga untuk berpartisipasi mewujudkan bangsa kuat melalui board game.
"Masyarakat Indonesia perlu menjaga dan memperkuat nilai-nilai kekeluargaan, dengan kembali pada keluarga, dan bermain bersama keluarga, kita bisa ambil bagian mewujudkan bangsa yang kuat, tidak mudah terpecah-belah," kata pria berkacamata ini yang ikut membangun industri board game bersama Hompimpa Games asal Solo.
Lebih lanjut, Gibran berharap melalui Kegiatan Unboxing 1.0 APIBGI, timbul semangat kebersamaan dan jalinan emosional antar keluarga dan teman. Kampanye ini diharapkan dapat mengurangi penggunaan ponsel yang sering berlebihan bagi sejumlah orang dan berpotensi meninbulkan gejala-gejala individualisme atau sibuk sendiri.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan