Samsung Kembali Jadi Raja Smartphone di Indonesia

17 Juni 2022 10:44
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Samsung Galaxy S22 Ultra. Foto: Samsung
zoom-in-whitePerbesar
Samsung Galaxy S22 Ultra. Foto: Samsung
ADVERTISEMENT
International Data Corporation (IDC) kembali merilis laporan penjualan smartphone kuartal di pasar Indonesia. Berdasarkan data kuartal pertama 2022, Samsung kembali menjadi raja handphone (HP) di Indonesia, dan satu-satunya brand yang mengalami pertumbuhan penjualan year-over-year (YoY) atau dibanding periode yang sama tahun lalu.
ADVERTISEMENT
Samsung menempati posisi pertama sebagai merek HP terlaris di Indonesia periode Q1 2022, setelah 2,5 tahun turun tahta. Menurut riset IDC, perusahaan berhasil menguasai 23,3 pangsa pasar smartphone Indonesia saat ini.
Khusus segmen 5G, Samsung menguasai hingga 40 persen dengan produk keluaran terbaru smartphone lini Galaxy A series dan HP flagship Galaxy S22. Samsung adalah satu-satunya merk yang tidak mengalami pengurangan jumlah pengiriman produk per YoY.
Untuk detail daftar lima HP terlaris di Indonesia per kuartal pertama 2022 versi IDC bisa dilihat tabel di bawah ini.
Daftar 5 HP terlaris di Indonesia per Q1 2022, menurut riset IDC. Foto: IDC
zoom-in-whitePerbesar
Daftar 5 HP terlaris di Indonesia per Q1 2022, menurut riset IDC. Foto: IDC
Peringkat kedua diduduki oleh Oppo dengan dominasi produk mid-range andalan mereka: A95 dan A76. Oppo menguasai 20,2 pangsa pasar smartphone Indonesia pada kuartal pertama 2022, dengan ponsel Oppo A95 dan A76 berhasil menumbuhkan segmen mid-range Oppo sebesar 67 persen quarter-over-quarter (QoQ) atau daripada kuartal sebelumnya.
ADVERTISEMENT
Vivo menyusul di posisi ketiga dengan segmen pasar kuartal pertama sebesar 17,1 persen, mengandalkan smartphone model Y15s, Y21, Y33 dan V23s. Untuk segmen low-end, mereka tidak dapat berbuat banyak akibat pengurangan pengiriman Vivo Y1s pada kuartal pertama.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Keempat adalah Xiaomi dengan pangsa pasar sebesar 14,6 persen. Merk yang sempat menyabet posisi pertama beberapa kali ini mengalami kesulitan pasokan pada dua bulan pertama kuartal pertama 2022.
Namun Xiaomi dapat menyusul dengan peningkatan pengiriman di segmen low-end dan mid-range yang signifikan. Untuk segmen 5G, Xiaomi berhasil menduduki posisi kedua persis di bawah Samsung.
Kelima adalah Realme dengan pangsa pasar sebesar 12,3 persen di Indonesia, berkat penjualan HP 9 Pro Plus dan GT2 Pro yang membantu menggenjot segmen mid-range dan high-end . Sementara segmen low-end mereka ada C25Y dan C21Ys.
Pedagang ponsel di ITC Roxy Mas, Jakarta. Foto: Bianda Ludwianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pedagang ponsel di ITC Roxy Mas, Jakarta. Foto: Bianda Ludwianto/kumparan
Kenaikan harga diperkirakan akan memberikan tekanan lebih pada daya beli masyarakat. Di sisi lain, ada kemungkinan vendor tidak dapat menyerap kenaikan harga jika melewati batas tertentu. Hal ini berpotensi meningkatkan harga jual rata-rata.
- Vanessa Aurelia, Associate Market Analyst, IDC Indonesia -
ADVERTISEMENT
IDC melaporkan pasar smartphone Indonesia pada kuartal pertama 2022 mengalami penurunan sebesar 17,3 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, dan turun 13,1 persen daripada kuartal sebelumnya. Kenaikan harga barang dan komoditas ditengarai menjadi penyebab melemahnya daya beli masyarakat terhadap smartphone.
Krisis chip yang terjadi satu tahun terakhir juga membuat terbatasnya stok smartphone entry level dengan harga di bawah 200 dolar AS, sehingga segmen entry level mengalami penurunan 22 persen YoY.
IDC memperkirakan pengiriman HP akan turun lagi pada kuartal kedua 2022, mengingat tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang naik dari 10 persen menjadi 11 persen. Meski ada THR yang mendorong daya beli dalam sesaat pada April 2022 lalu, hal itu tidak membantu banyak.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020