Sandi Uno: Instagram Kemenparekraf Diretas, Pertahanan Siber RI Rentan
·waktu baca 2 menit

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, mengonfirmasi akun Instagram kementeriannya telah diretas. Dia pun menyebut bahwa ini bukti sistem pertahanan siber RI rentan.
Akun Instagram Kemenparekraf dengan username @kemenparekraf.ri hilang dan tidak bisa dicari sejak Rabu (9/3) malam. Dalam pernyataan resminya, Sandiaga Uno menyebut bahwa pihaknya kini tengah berkoordinasi dengan Instagram dan perusahaan induknya, Meta (dulu bernama Facegook Inc.).
Peretasan akun Instagram Kemenparekraf hanya salah contoh bobolnya saluran online pemerintah Indonesia dalam beberapa bulan terakhir. Hal ini membuat Sandiaga Uno juga sistem keamanan siber Indonesia, yang ia anggap rentan.
"Ini sesuai dengan apa yang sudah saya sampaikan sekitar setahun terakhir bahwa dalam sektor digitalisasi kita ini ada tiga yang kita betul-betul perlu memberikan fokus yang lebih besar lagi," kata Sandiaga Uno pada Kamis (10/3). Ketiga hal yang ia maksud adalah keamanan siber, payments atau pembayaran serta investasi dan pembiayaan melalui technology platform.
Sandiaga Uno menyayangkan bobolnya Instagram Kemenparekraf – yang memiliki lebih dari 800 ribu orang. Peretasan akun ini membuat masyarakat akan kesulitan untuk mendapatkan informasi mengenai sejumlah kebijakan terkini dari Kemenparekraf lewat Instagram.
"Bayangkan saja kalau ada sepasang suami istri atau keluarga yang ingin berlibur dan sedang ingin mengecek kebijakan terakhir mengenai penghapusan keharusan tes antigen untuk pelaku perjalanan dalam negeri. Dan dia (masyarakat) tidak mendapatkan informasinya karena Instagram Kemenparekraf sedang diretas."
Ia juga menekankan kepada jajarannya untuk memastikan keandalan dari pertahanan siber. Sebab, hal tersebut disebutnya membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi pelaku-pelaku Teknik Informatika (TI) di Indonesia.
Hingga kini, tidak jelas siapa hacker dibalik peretasan akun Instagram Kemenparekraf.
