Kumparan Logo

Sistem HBO Diserang Hacker, Serial Terbaru 'Game of Thrones' Dicuri

kumparanTECHverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Cersei siap mempertahankan Iron Throne (Foto: HBO)
zoom-in-whitePerbesar
Cersei siap mempertahankan Iron Throne (Foto: HBO)

Saluran televisi berlangganan Home Box Office (HBO) mengatakan sistem teknologi informasi mereka diserang oleh peretas pada Senin (31/7). Sejumlah konten film untuk episode yang akan datang dilaporkan turut mencuri.

Media Entertainment Weekly melaporkan pencurian itu turut menargetkan naskah dari serial 'Game of Thrones' yang sedang digemari. Reuters juga menerima email pada hari Minggu dari seseorang yang mengklaim telah mencuri data HBO, termasuk "Game of Thrones".

HBO, unit bisnis Time-Warner Inc, menolak memberikan komentar mengenai program atau naskah apa saja yang diretas atau dicuri, dengan alasan ada "penyelidikan berkelanjutan" oleh penegak hukum yang tidak bisa disebutkan.

Dengan begini, tampak HBO telah mengambil langkah untuk melaporkan peretasan ini ke aparat penegak hukum.

"Seperti kebanyakan dari Anda mungkin pernah mendengarnya, telah terjadi insiden siber yang mengarah pada perusahaan, ada beberapa informasi milik perusahaan yang dicuri, termasuk beberapa program kami," kata Chairman HBO, Richard Plepler, dalam sebuah pesan kepada karyawan, yang juga dibagikan ke media massa.

Entertainment Weekly melaporkan bahwa hacker mencuri data HBO berkapasitas 1,5 terabyte, lalu mereka telah memposting episode "Ballers" dan "Room 104" secara online, lalu pekan depan yang dijadwalkan bakal dibocorkan adalah "Game of Thrones".

"Game of Thrones" sendiri telah memasuki musim ketujuh dan akan selesai tahun depan.