kumparan
3 Agustus 2018 17:11

Taman Bunga Matahari Ini Tutup setelah Diserbu Pemburu Foto Instagram

Festival bunga Matahari di kota Nogi, Jepang
Festival bunga Matahari di kota Nogi, Jepang (Foto: AFP/Kazuhiro Nogi)
Kalau kamu sudah menggunakan Instagram cukup lama, maka kamu akan menyadari ada beberapa foto yang diambil di tempat-tempat yang sama. Tempat itu dianggap menarik untuk diabadikan dalam foto di Instagram, atau biasa disebut 'instagrammable'.
ADVERTISEMENT
Apabila suatu foto terlihat keren di Instagram dan menjadi viral, bisa jadi setelahnya tempat itu akan diserbu oleh para pemburu lokasi instagrammable.
Sebuah taman bunga matahari di Kanada menjadi korban dari kebiasaan para pengguna Instagram ini. Akibat sebuah foto yang diambil di sana menjadi viral, kebun itu langsung didatangi banyak orang.
Seperti dilaporkan The Globe and Mail, kebun bernama Bogle Seeds di Hamilton, Ontario, itu akhirnya ditutup untuk semua pengunjung yang ingin meniru foto viral yang diambil di sana.
Ini dikarenakan saking banyaknya pengunjung dikhawatirkan dapat merusak kebun bunga matahari tersebut.
Pada akhir Juli lalu, kebun ini memang dibuka untuk umum, dengan tiket masuk seharga 7,5 dolar AS atau setara Rp 108 ribu. Mulanya, pemilik kebun masih dapat mengatur pengunjung yang datang dengan baik.
Taman Bunga Matahari Bogle Seeds
Taman bunga matahari Bogle Seeds. (Foto: Bogle Seeds/Facebook)
Namun, pada 28 Juli semuanya berubah, ketika sebuah foto dari kebun tersebut menjadi viral. Diperkirakan ada 7 ribu mobil yang mengantre untuk masuk ke dalam kebun itu.
ADVERTISEMENT
The Globe and Mail melaporkan pada siang hari rombongan orang datang dari berbagai arah menuju kebun tersebut. Bahkan, ada yang sampai parkir jauh dari lokasi kebun. Keadaan semakin tak terkendali ketika ada beberapa penyusup ke dalam kebun.
Polisi kemudian menutup kebun tersebut dan meminta pemilik kebun untuk memasang tanda "No Trespassing" alias "Dilarang Masuk".
Diketahui, ada sekitar 1,4 juta bunga matahari di Bogle Seeds yang menjadi buruan para pengguna Instagram. Meski kebunnya kini ditutup untuk umum, tapi Bogle Seeds masih menjual bibit-bibit tanaman dan produk lainnya.
"Saya mencintai bu melaporkan pada siang hari rombongan orang datang dari berbagai arah menuju kebun tersebut. Bahkan, ada yang sampai parkir jauh dari lokasi kebun.Keadaan semakin tak terkendali ketika ada beberapa penyusup ke dalam kebun.
ADVERTISEMENT
Semoga saja para pemburu foto instagramable tidak terlalu terobsesi seperti ini hingga merugikan orang lain ya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan