kumparan
26 Agustus 2017 17:12

Telkom Ungkap Penyebab Gangguan Satelit Telkom 1

Telkom Indonesia
Graha Merah Putih Telkom Indonesia. (Foto: Telkom Indonesia.)
Telkom akhirnya mengungkap penyebab masalah yang dialami satelitnya yang telah berusia 18 tahun, Telkom 1, yang akhirnya mempengaruhi kinerja sejumlah layanan komunikasi ke konsumen seperti ATM dan siaran televisi pada Jumat sore (25/8). Perusahaan menyatakan telah terjadi anomali sejak Jumat sore yang berakibat pointing antena satelit Telkom 1 mengalami pergeseran sehingga semua transponder terganggu. "Bahwa pada hari Jumat (25/08) sekitar pukul 16.51 WIB telah terjadi anomali pada satelit Telkom 1 yang berakibat pada pergeseran pointing antena satelit Telkom 1 sehingga semua layanan transponder satelit Telkom 1 terganggu," tulis manajemen Telkom dalam pernyataan resmi kepada kumparan (kumparan.com), Sabtu (26/8). Proses perbaikan pada satelit Telkom 1 masih terus dilakukan hingga sore ini jam 16.00 oleh pihak Telkom dan juga Lockheed Martin Space Systems, selaku perakit satelit. Telkom belum bisa memprediksi kapan proses ini selesai.
ADVERTISEMENT
Sebagai langkah antisipasi, Telkom saat ini melakukan recovery layanan transponder yang mengalihkan sejumlah pelanggan ke sejumlah satelit lain, termasuk satelit Telkom 3S yang baru diluncurkan pada tahun ini. "Proses migrasi pelanggan Telkom 1 dimulai pada hari ini juga hingga seluruh pelanggan termigrasi. Dengan solusi migrasi ke satelit lain, diharapkan layanan pelanggan dapat kembali berjalan dengan normal," ujar pihak Telkom.
Telkom Indonesia
Telkom Indonesia (Foto: telkom.co.id)
Gangguan pada satelit Telkom 1 yang mengudara sejak 1999 ini diketahui menghambat siaran NET TV dan ANTV. Hambatan komunikasi berbasis Very Small Aperture Terminal (VSAT) juga terjadi hingga mempengaruhi sejumlah ATM milik BCA yang mendadak offline. Telkom 1 atau A2001A tepatnya diluncurkan pada 4 Agustus 1999, melalui roket Ariane-42P yang dibangun oleh perusahaan Arienespace. Peluncuran dilakukan di Kourou, Guyana Perancis. Ia memiliki konfigurasi dengan transponder band 24 C dan 12 extended C-Band. Telkom 1 mengorbit di posisi 108 derajat Bujur Timur, posisi yang mencakup seluruh wilayah Indonesia, Asia Tenggara, dan Australia bagian utara.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan