Aplikasi myTelkomsel dan Gojek.
25 November 2020 10:05

Telkomsel Masuk ke Gojek: Ketika Dua Tech Giant Indonesia Bertemu

Telkomsel Masuk ke Gojek: Ketika Dua Tech Giant Indonesia Bertemu (338555)
Aplikasi myTelkomsel dan Gojek. Foto: Foto: Telkomsel
Investasi Telkomsel kepada startup decacorn Indonesia, Gojek, akan menjadi momentum penting kedua perusahaan teknologi Indonesia dalam meningkatkan ekonomi digital nasional. Investasi ini menandakan Telkomsel sebagai anak usaha BUMN telekomunikasi di Indonesia, Telkom, akan memanfaatkan kanal yang telah dibangun Gojek.
ADVERTISEMENT
Platform besutan Gojek akan didorong dengan jangkauan luas jaringan broadband Telkomsel. Kolaborasi keduanya memberikan manfaat luas untuk masyarakat Indonesia, terutama mereka pemakai Gojek, mitra pengemudi, hingga mitra UMKM yang kini digadang-gadang sebagai ‘pahlawan ekonomi’ Indonesia kala pandemi COVID-19 melanda.
Direktur Utama Telkomsel, Setyanto Hantoro mengatakan kolaborasi antara Telkomsel dan Gojek berawal dari visi yang sama dari kedua belah pihak. Keduanya memiliki ambisi besar untuk mempertegas posisi pemain lokal sebagai tuan rumah di negeri sendiri.
Kolaborasi keduanya bakal saling memperkuat, lantaran Telkomsel adalah ‘raja’ dalam bisnis telekomunikasi dan internet, yang dapat memanfaatkan Gojek untuk mengembangkan layanan sesuai data dengan tren masyarakat saat ini. Dari sisi Gojek, akan terbantu dengan infrastruktur jaringan yang mapan dibangun Telkomsel di daerah pelosok. Ini akan memperkuat ekspansi super app Gojek dengan layanan utama pada sektor transportasi online, pesan makanan, layanan logistik antar barang, hingga uang elektronik berbasis server.
ADVERTISEMENT
"Kami meyakini kolaborasi dengan Gojek ini akan memberikan potensi nilai tambah yang besar dilakukan jika dengan Telkomsel, terutama untuk meningkatkan keunggulan kompetitif Telkomsel dalam mengembangkan bisnis layanan digital, seiring roadmap transformasi yang sedang dijalankan TelkomGroup untuk menjadi perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia,” tegas Setyanto.
Telkomsel Masuk ke Gojek: Ketika Dua Tech Giant Indonesia Bertemu (338556)
Direktur Utama Telkomsel, Setyanto Hantoro. Foto: Foto: kumparan
Menurut riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI), Gojek bersama para mitranya tercatat memberi kontribusi pada ekonomi Indonesia mencapai Rp 104,6 triliun di tahun 2019. Riset LD FEB UI turut mencatat bahwa kontribusi Gojek setiap tahunnya mengalami kenaikan secara tiga tahun berturut-turut.
Angka Rp 104,6 triliun itu sebenarnya dibagi menjadi dua, yaitu kontribusi langsung mitra Gojek dan dampak multiplier yang berada di luar ekosistem Gojek, seperti bengkel dan pedagang pasar yang berhubungan dengan layanan GoFood. GoFood sendiri menyumbang ekonomi paling besar, yaitu Rp 34,1 triliun, kemudian GoSend Rp 24,3 triliun, dan GoPay Rp 9,9 triliun.
ADVERTISEMENT
Andre Soelistyo, Co-CEO Gojek Group, meyakini bahwa kolaborasi dengan Telkomsel bisa membawa dampak ekonomi digital Indonesia yang lebih terakselerasi ke tahapan yang lebih tinggi ke depannya.
“Gojek selalu terinspirasi oleh para pemimpin industri teknologi kebanggaan Indonesia seperti Telkomsel. Investasi yang dilakukan Telkomsel menunjukkan adanya kepercayaan mendalam pada model bisnis platform Gojek, jangkauan luas ekosistem kami serta dampak positif yang dihasilkan bagi masyarakat dan ekonomi Indonesia. Hal ini juga menempatkan kami pada posisi keuangan yang lebih kuat untuk mendorong pertumbuhan ke depan,” ungkap Andre.
Telkomsel Masuk ke Gojek: Ketika Dua Tech Giant Indonesia Bertemu (338557)
Co-CEO Gojek, Andre Soelistyo. Foto: Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Rencana besar Telkomsel dan Gojek

Seperti yang telah diketahui, kerja sama ini merupakan perluasan dari kolaborasi Gojek sebagai platform on demand dan Telkomsel sebagai provider seluler yang terjalin sejak 2018. Telkomsel telah mendukung Gojek dengan cara menawarkan paket data terjangkau kepada mitra driver sejak 2018.
ADVERTISEMENT
Kerja sama ini juga akan membuka berbagai peluang kolaborasi lainnya yang memanfaatkan skala gabungan dari kedua perusahaan sehingga dapat menjangkau jutaan masyarakat Indonesia.
Ke depannya, pengguna Gojek dan Telkomsel dapat menantikan beberapa inisiatif yang akan memberikan manfaat dan kenyamanan lebih, seperti produk baru yang dikembangkan bersama, serta program-program inovatif yang dapat memberikan penghematan biaya seperti promosi bersama dan bundling produk.
Kedua perusahaan juga akan berkolaborasi di bidang gaya hidup digital serta mengembangkan solusi teknologi periklanan digital yang dapat dimanfaatkan oleh para pelaku usaha di berbagai skala bisnis.
Gojek dan Telkomsel juga berkomitmen untuk membangun kerja sama bidang pemberdayaan talenta melalui pertukaran pengalaman dan program pembinaan keahlian profesional. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan sumber daya manusia bidang teknologi informasi di Indonesia.
Telkomsel Masuk ke Gojek: Ketika Dua Tech Giant Indonesia Bertemu (338558)
Telkomsel dan Gojek Foto: Telkomsel

Gojek subur, saham Telkom melambung

Suntikan dana Telkomsel kepada Gojek tidak hanya membawa keamanan keuntungan bagi Gojek, tetapi juga dampak yang sangat besar terhadap Telkomsel. Ahli menyebut bahwa keputusan investasi ini membuat saham Telkom melambung.
ADVERTISEMENT
“Kini saat Telkom keuntungan besar, ini akan berdampak positif setelah Telkomsel investasi ke Gojek. Bahkan hinga tahun depan pun masih akan cukup bagus buat Telkom,” kata Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi, kepada kumparan, Jumat (20/11).
Setelah Telkomsel mengucurkan Rp 2,1 triliun ke Gojek pada Senin (16/11), sahamnya melambung di atas Rp 3.080 per lembarnya atau naik dari perdagangan Jumat (13/11) yang sempat turun 1,64 persen ke level Rp 2.990 per lembar. Sehari setelah pengumuman investasi Telkomsel, lagi-lagi saham TLKM naik hingga Rp 3.260 per lembarnya.
Tren kenaikan saham berkode TLKM tersebut menunjukkan ada trust dari investor, atas aksi korporasi yang dilakukan Telkomsel berupa pendanaan ke startup yang tepat. Apalagi saat ini pada usia 10 tahun, Gojek telah memasuki fase baru yakni mulai mencatatkan laba operasional.
ADVERTISEMENT
Ibrahim memprediksi, tahun depan saham Telkom masih akan prospektif. Pendanaan Telkomsel ke Gojek akan menjadi kantong pendapatan baru bagi induk usaha. “Ini kesempatan Telkom untuk menambah pendapatan digitalnya,” ujarnya.
Analis percaya langkah berani ini turut memperkuat layanan digital (digital services) dan digital platform Telkomsel, dua pilar yang sejak lama diperkuat Telkomsel selain bisnis inti digital connectivity berupa infrastruktur dan layanan telekomunikasi. Direktur Utama Telkomsel, Setyanto Hantoro, percaya, akan tiba masa di mana layanan digital tersebut akan menjadi andalan perusahaan dan semakin memperkuat Telkomsel menjadi digital telco company terdepan.