Tekno & Sains
·
27 Mei 2021 10:15
·
waktu baca 4 menit

Tips Jaga Kualitas Udara untuk Cegah Penyebaran Virus di Rumah

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Tips Jaga Kualitas Udara untuk Cegah Penyebaran Virus di Rumah (56882)
searchPerbesar
Tips agar kualitas udara di rumah tetap terjaga selama pandemi. Foto: Shutterstock
Menjaga kebersihan rumah dan lingkungan kini jadi rutinitas wajib untuk menghindari kontaminasi virus dari kelompok sosial terkecil yaitu keluarga. Rutin membersihkan perabot yang sering tersentuh dengan cairan disinfektan, hingga siap sedia berbagai produk kebersihan dilakukan agar penghuninya tetap terlindungi, baik saat di rumah aja maupun setelah bepergian.
Selain perabot yang bersih, di masa pandemi ini kita juga tidak boleh abai menjaga kebersihan udara. Bukan tanpa alasan, debu dari jalanan hingga sisa asap rokok dapat masuk dan menempel di perabot sehingga menyebabkan kualitas udara menurun. Bahkan membawa kuman dan virus yang mengganggu kesehatan.
Selain bisa membantu menunjang kesehatan diri dan keluarga, udara yang bersih juga membuat para penghuninya lebih nyaman di rumah. Terutama saat sebagian besar aktivitas kita lakukan di dalam rumah, risiko kontaminasi virus pun dapat diminimalisasi bila udara bersih
Lantas, bagaimana caranya menjaga kebersihan rumah, terutama bagi yang tinggal di perkotaan? Nah, beberapa cara ini bisa kita lakukan untuk memperbaiki kualitas udara di dalam rumah, lho.

1. Biarkan jendela rumah terbuka di pagi hari

Tips Jaga Kualitas Udara untuk Cegah Penyebaran Virus di Rumah (56883)
searchPerbesar
Buka jendela setiap pagi agar rumah terasa sejuk dan tidak pengap. Foto: Shutterstock
Di pagi hari, kualitas udara cenderung masih baik sehingga rumah pun akan terasa lebih sejuk, terutama untuk Anda yang tinggal di pemukiman yang belum terlalu padat. Jadi tidak ada salahnya untuk membiarkan jendela rumah terbuka di pagi hari agar pertukaran udara lebih lancar.
Sinar matahari yang masuk bersama angin yang sejuk juga membuat rumah terasa lebih lega dan tidak sumpek. Bahkan sudah banyak penelitian yang mengemukakan bahwa sinar matahari pagi memproduksi vitamin D untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh hingga menurunkan risiko depresi.

2. Pastikan jalan sirkulasi udara lancar

Tips Jaga Kualitas Udara untuk Cegah Penyebaran Virus di Rumah (56884)
searchPerbesar
Gunakan exhaust fan yang berfungsi mempercepat sirkulasi keluar masuknya udara di rumah. Foto: Shutterstock
Bila di desa atau pinggiran kota mendapatkan udara segar di pagi hari masih mudah, lain halnya bagi mereka yang tinggal di kawasan yang cukup padat dan ramai aktivitas. Baru membuka jendela sebentar saja, debu dan polusi bisa langsung memenuhi ruangan dan membuat napas terasa semakin sesak.
Jangan hilang akal! Anda bisa menyiasatinya dengan memasang exhaust fan yang berfungsi mempercepat sirkulasi keluar masuknya udara di rumah. Anda bisa memasangnya di titik-titik ruangan yang sering ditempati untuk beraktivitas atau yang rentan terkena polusi udara, seperti ruang tamu, kamar, dapur, dan kamar mandi.

3. Gunakan AC 2 in 1 dengan teknologi nanoe™ X

Tips Jaga Kualitas Udara untuk Cegah Penyebaran Virus di Rumah (56885)
searchPerbesar
Panasonic AC 2 in 1 (AC sekaligus air purifier) dengan nanoe™ X untuk memberikan udara yang berkualitas di rumah. Foto: Dok. Panasonic
Bukan hanya membuat ruangan terasa sejuk, air conditioner (AC) juga bisa membantu Anda menjaga kesehatan diri dan anggota keluarga di rumah. Salah satunya inovasi terbaru Panasonic AC 2 in 1 (AC sekaligus air purifier) dengan nanoe™ X sebagai solusi tepat untuk memberikan udara yang berkualitas untuk hidup yang lebih sehat.
nanoe™ X adalah teknologi pemurni udara yang mengubah molekul air di udara menjadi partikel Radikal Hidroksil (OH) yang menghasilkan ion OH Radikal sebanyak 4,8 triliun per detik. Terkandung dalam partikel air yang sangat kecil, nanoe™ X memiliki masa hidup yang lebih lama dan dapat menyebar dalam jarak yang jauh.
Tips Jaga Kualitas Udara untuk Cegah Penyebaran Virus di Rumah (56886)
searchPerbesar
nanoe™ X efektif melawan 99.99 persen virus corona (Sars-Cov-2)* yang sudah teruji oleh lembaga penelitian global Texcell asal Perancis. Foto: Dok. Panasonic
Dengan teknologi tersebut, Panasonic AC 2 in 1 nanoe™ X tidak hanya dapat mendinginkan ruangan, namun berfungsi juga sebagai pemurni udara yang mampu menjaga kualitas udara lebih bersih, sehat, dan segar. nanoe™ X juga dapat terus dinyalakan meskipun AC dalam keadaan mati dan efektif melawan 99.99 persen virus corona (Sars-Cov-2)* yang sudah teruji oleh lembaga penelitian global Texcell asal Prancis. Dengan begitu, Anda dan keluarga mendapatkan perlindungan penuh selama 24 jam
Tidak hanya itu, nanoe™ X dapat membantu menonaktifkan bakteri dan virus lainnya, seperti flu burung, flu babi, Bacteriophage, bakteri E-coli, dan lain sebagainya. Ia juga efektif menghilangkan bau tak sedap, mengurangi partikel berbahaya (PM 2.5 yang menyebabkan kanker paru), serta melembapkan kulit dan rambut.
Panasonic AC 2 in 1 nanoe™ X tersedia dalam beberapa tipe, di antaranya XU-VKP, XN-WKJ, PN-WKJ, dan 4–Way Cassette Inverter/non Inverter.

4. Letakkan tanaman di dalam dan halaman rumah

Tips Jaga Kualitas Udara untuk Cegah Penyebaran Virus di Rumah (56887)
searchPerbesar
Beberapa jenis tanaman bisa menjadi cara alami untuk meningkatkan kualitas udara di dalam dan sekitar rumah. Foto: Shutterstock
Tren berkebun dan mengoleksi tanaman indoor kini tengah digandrungi banyak orang. Beberapa jenis tanaman bahkan jadi primadona untuk mempercantik rumah.
Tidak bukan hanya itu fungsinya. Meletakkan tanaman di sudut ruangan juga bisa menjadi cara alami untuk meningkatkan kualitas udara. Beberapa jenis tanaman seperti spider plant, karet kebo atau rubber plant, sri rejeki, hingga lidah mertua dipercaya dapat menyerap polutan di rumah sehingga udara pun semakin segar.
Selain diletakkan di dalam rumah, tidak ada salahnya juga mempercantik halaman rumah dengan berbagai tanaman favorit. Selain meningkatkan kualitas udara, tanaman ini juga membuat rumah terlihat lebih asri.

5. Bersihkan rumah dan perabot secara berkala

Tips Jaga Kualitas Udara untuk Cegah Penyebaran Virus di Rumah (56888)
searchPerbesar
Rutin membersihkan perabot yang sering tersentuh seperti gagang pintu dan jendela, sofa di ruang tamu, atau karpet. Foto: Shutterstock
Meski terlihat bersih, bukan berarti rumah kita benar-benar terbebas dari debu hingga kontaminasi virus. Terutama di ruangan yang kerap disambangi tamu dan di sekitar perabot yang sering tersentuh, seperti gagang pintu dan jendela, sofa di ruang tamu, atau karpet.
Untuk itu, tetap bersihkan rumah secara menyeluruh minimal seminggu sekali. Anda bisa memulainya dengan mengelap gagang pintu dan perabotan lainnya dengan disinfektan, mencuci sprei dan selimut, serta membersihkan karpet dan sofa dengan penyedot debu. Jangan lupa buka semua pintu dan jendela saat membersihkan rumah agar udara kotor tidak menumpuk di dalam ruangan.
Mudah kan, menjaga kebersihan udara di dalam rumah?
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020