kumparan
21 September 2019 9:59

Twitter Kini Punya Fitur Sembunyikan Balasan Tweet

Ilustrasi main Twitter. Foto: Melly Meiliani/kumparan
Berkicau di Twitter sering kali mengundang balasan tweet dan debat yang penuh dengan kebencian. Jika memang itu masalahnya, fitur terbaru dari Twitter bernama ‘Hide Reply’ mungkin dapat menyelamatkan kita semua.
ADVERTISEMENT
Twitter memang telah menyediakan beragam fitur yang dapat dimanfaatkan oleh pengguna untuk menciptakan pengalaman diskusi yang nyaman. Sebelumnya, telah tersedia fitur untuk blokir akun hingga bungkam (mute) kata kunci tertentu agar tidak masuk ke notifikasi pengguna.
Namun, fitur ‘Hide Reply’ akan membuat pengguna dapat lebih luas mengontrol diskusi mereka di Twitter. Melalui fitur ini, pengguna dapat membungkam balasan tweet orang lain yang dikirimkan kepada mereka.
Platform media sosial Twitter. Foto: Thomas White/Reuters
Untuk menggunakan fitur ini, pengguna hanya perlu mengetuk menu sebelah kanan atas tweet dan memilih ‘Hide Reply’. Setelah dipilih, balasan tweet tersebut akan disembunyikan dari daftar. Pengguna juga masih dapat tetap melihat balasan tweet yang disembunyikan jika mereka mau, melalui ikon yang ada di bagian kanan bawah tweet.
ADVERTISEMENT
Fitur ini sebenarnya sudah diperkenalkan oleh Twitter sejak Februari tahun ini. Pada Juli lalu, Kanada menjadi negara pertama yang kebagian menjajal fitur ‘Hide Reply’.
Adapun Twitter mulai memperluas cakupan fitur tersebut ke Jepang dan AS. Sayangnya, Indonesia belum kebagian fitur ‘Hide Reply’, yang mungkin akan benar-benar berguna bagi sebagian netizen kita.
Antara Kebebasan Berbicara dan Percakapan yang Beradab
Melalui blog yang diposting oleh Twitter, mereka memaparkan bahwa uji coba fitur ‘Hide Reply’ di Kanada membawa tren positif. Mereka mengatakan bahwa fitur tersebut dapat membuat pengguna yang tweet-nya disembunyikan untuk mempertimbangkan kembali percakapan mereka. Adapun fitur tersebut dianggap membantu untuk menyembunyikan balasan yang tidak relevan, kasar, dan memicu kebingungan.
Twitter. Foto: Reuters
“Sebagian besar orang menyembunyikan balasan yang mereka anggap tidak relevan, kasar, atau tidak dapat dipahami. Mereka yang menggunakan alat berpikir itu adalah cara yang bermanfaat untuk mengontrol apa yang mereka lihat, mirip dengan ketika kata kunci dibisukan,” jelas Twitter, dalam blog yang mereka unggah pada Kamis (19/9).
ADVERTISEMENT
“Orang-orang khawatir menyembunyikan balasan seseorang bisa disalahpahami dan berpotensi menyebabkan kebingungan atau frustrasi. Akibatnya, sekarang jika Anda mengetuk untuk menyembunyikan Tweet, kami akan menghubungi Anda untuk mengetahui apakah Anda juga ingin memblokir akun itu," sambung Twitter.
Meski fitur tersebut dapat menciptakan ruang percakapan yang sehat tanpa kekerasan, konsekuensinya dapat membatasi kebebasan berbicara. Pasalnya, pengguna dapat menyembunyikan balasan pengguna lain yang berbeda pandangan dengan mereka, meski telah disampaikan dengan cara yang sopan.
Ilustrasi Twitter. Foto: Pixabay
Jika demikian, Twitter akhirnya akan menjadi platform media sosial dengan suasana dialog antar pengguna yang tertutup. Uji coba di Kanada, dan rilis yang terbatas pada Jepang dan AS, membuktikan bahwa Twitter masih mempertimbangkan fitur tersebut untuk diterapkan secara global.
ADVERTISEMENT
Kalau menurut kamu sendiri bagaimana? Apakah fitur ‘Hide Reply’ dibutuhkan di Indonesia?
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan