kumparan
11 Jan 2019 11:55 WIB

Vivo Fokus Kembangkan 3 Fitur Ini untuk Smartphone Baru di 2019

Vivo V11 Pro. (Foto: Astrid Rahadiani Putri/kumparan)
Persaingan industri smartphone kian hari semakin ketat, terutama di Indonesia. Para vendor smartphone berlomba-lomba untuk menghadirkan perangkat dengan teknologi baru dan unik yang dapat mendorong daya jualnya.
ADVERTISEMENT
Salah satu pemain besar dalam industri ini adalah Vivo. Perusahaan smartphone asal China itu berupaya untuk terus menghadirkan smartphone terbaru dengan inovasi yang beda dari yang lain.
Pada 2018 misalnya, Vivo menghadirkan smartphone dengan sensor pemindai sidik jari alias fingerprint di layar. Selain itu, ada juga teknologi kamera geser yang terdapat pada smartphone Vivo Nex.
Lalu, apa rencana Vivo dalam pengembangan teknologi di tahun 2019 ini? Product Manager Vivo Global, Charles Ding, memaparkan ada tiga aspek teknologi yang akan Vivo kembangkan selama 2019. Ketiganya masih fokus pada prinsip brand Vivo sebagai smartphone kamera dan musik.
"Sangat fokus sekali ke kamera, keputusan yang tepat untuk mengembangkan produk smartphone. Pertama kamera menjadi alat atau cara untuk komunikasi yang baik dengan orang lain. Kemudian, musik menjadi gaya hidup generasi saat ini. Keduanya jadi eksistensi perkembangan media sosial yang terus berkembang. Sekarang all in one package," ungkap Charles, saat berbicara di acara Media Gathering Vivo Indonesia di Lembang, Rabu (9/1).
Product Manager Vivo Global, Charles Ding. (Foto: Bianda Ludwianto/kumparan)
Lebih lanjut, Charles Ding menjelaskan ketiga fokus utama Vivo dalam pengembangan teknologi di 2019. Pertama, Vivo akan terus mengembangkan teknologi fingerprint di layar untuk bisa hadir di semua produk Vivo, terutama di kelas mid-range.
ADVERTISEMENT
Kedua, Vivo bakal terus mengembangkan integrasi kamera dengan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan lebih melabelkan sebagai 'Smart Camera'. Dan terakhir, tetap fokus pada desain bezel-less display dengan ketajaman warna yang lebih baik serta teknologi elevating camera, yaitu kamera yang bisa digeser ke atas.
"Seperti apa sih kamera yang akan diluncurkan Vivo. Itu semua akan disesuaikan dengan kebutuhan konsumen dan tren terkini. Karena kita terus melakukan riset, tidak melulu soal teknologi, tapi juga dari segi experience konsumen. Musik tetap dengan teknologi Hi-Fi akan terus berkembang, contohnya chipset kita menggunakan Audio Signal Processor (ASP)," terangnya.
Smartphone Vivo Nex. (Foto: Bianda Ludwianto/kumparan)
Vivo juga mengaku sedang mengembangkan varian dari seri Vivo Nex yang mendapat sambutan hangat di pasar berkat teknologi elevating camera-nya. Kemudian, akhir tahun lalu, Vivo resmi merilis Nex series varian terbaru, yakni Nex Dual Display Edition yang menawarkan desain revolusioner dengan layar ganda (dual display) di depan dan belakang.
ADVERTISEMENT
Nex Dual Display Edition merupakan terobosan smartphone Vivo dalam desain dan performa untuk meningkatkan pengalaman mobile ke level yang lebih tinggi. Smartphone ini juga dirancang untuk meningkatkan pengalaman fotografi dengan tiga kamera.
Tiga kamera itu terdiri dari kamera utama yang memiliki resolusi 12 MP Dual-Pixel (sensor Sony IMX363 dan 4-axis OIS),2 MP untuk video malam hari dan Kamera Time of flight (ToF) 3D yang inovatif.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan