3 Jurus Jitu Sandiaga Tingkatkan Daya Saing Pelaku Parekraf di Yogyakarta

21 Mei 2021 9:01
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Menparekraf Sandiaga Uno dalam sesi dialog bersama pelaku usaha ekonomi dan kreatif D.I.Y di Puri Mataram, Sleman, D.I.Y, Kamis (20/5). Foto: Dok. Kemenparekraf
zoom-in-whitePerbesar
Menparekraf Sandiaga Uno dalam sesi dialog bersama pelaku usaha ekonomi dan kreatif D.I.Y di Puri Mataram, Sleman, D.I.Y, Kamis (20/5). Foto: Dok. Kemenparekraf
ADVERTISEMENT
Pandemi COVID-19 tak dipungkiri berdampak pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) di Indonesia. Untuk membangkitkan kembali industri parekraf, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, memiliki tiga cara jitu untuk meningkatkan daya saing pelaku parekraf di Yogyakarta.
ADVERTISEMENT
Pertama, Kemenparekraf akan memberikan pelatihan keterampilan terhadap pelaku parekraf. Pelatihan tersebut bertujuan agar dalam promosi ada inovasi baru yang dilakukan pelaku parekraf di tengah pandemi.
Menparekraf Sandiaga Uno dalam sesi dialog bersama pelaku usaha ekonomi dan kreatif D.I.Y di Puri Mataram, Sleman, D.I.Y, Kamis (20/5). Foto: Dok. Kemenparekraf
zoom-in-whitePerbesar
Menparekraf Sandiaga Uno dalam sesi dialog bersama pelaku usaha ekonomi dan kreatif D.I.Y di Puri Mataram, Sleman, D.I.Y, Kamis (20/5). Foto: Dok. Kemenparekraf
“Pertama adalah peningkatan keterampilan, apa yang kita dengar dari para pelaku Parekraf, kita harus memastikan bahwa Kemenparekraf memberikan keterampilan yang diperlukan untuk era baru dari segi pemasaran ekonomi kreatif berbasis online sampai ke pembuatan konten,” ujar Sandiaga, seperti dikutip dari keterangan resminya, Jumat (21/5).
Kedua, Sandiaga akan menyiapkan program yang berkeadilan. Menurutnya, selama ini dunia pariwisata dan ekonomi kreatif tidak dapat menarik perhatian masyarakat, karena dampak kesulitan keuangan yang dialami para pelaku parekraf.
Ilustrasi Jalanan Malioboro, Yogyakarta. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Jalanan Malioboro, Yogyakarta. Foto: Shutter Stock
“Kedua adalah program yang berkeadilan. Bagaimana sekarang pariwisata dan ekonomi kreatif itu tidak eksklusif tapi justru hadir untuk masyarakat yang selama ini tertekan oleh pandemi COVID-19,” ujar Sandiaga.
ADVERTISEMENT
Untuk itu, program berkeadilan ini juga akan menyasar pelaku parekraf pemula agar dapat berkembang secara maksimal sehingga dilirik oleh masyarakat.
“Jadi kami membuka peluang juga bagi para pelaku ekonomi pemula,” lanjutnya.
Menparekraf Sandiaga Uno dalam sesi dialog bersama pelaku usaha ekonomi dan kreatif D.I.Y di Puri Mataram, Sleman, D.I.Y, Kamis (20/5). Foto: Dok. Kemenparekraf
zoom-in-whitePerbesar
Menparekraf Sandiaga Uno dalam sesi dialog bersama pelaku usaha ekonomi dan kreatif D.I.Y di Puri Mataram, Sleman, D.I.Y, Kamis (20/5). Foto: Dok. Kemenparekraf
Terakhir, Sandiaga menegaskan Kemenparekraf siap mendukung penuh pelaku parekraf dengan memberikan bantuan berupa dana hibah. Dana hibah ini dipastikan akan menyasar pelaku parekraf yang membutuhkan agar tetap bertahan dan bangkit dari keterpurukan ekonomi akibat Pandemi COVID-19.
“Yang ketiga adalah menyiapkan bantuan-bantuan kami harus lah tepat sasaran. Tidak boleh kita lengah karena sebentar lagi kami akan meluncurkan dana hibah pariwisata. Berarti saya dan jajaran akan memastikan dan hibah pariwisata maupun bantuan-bantuan lain, program-program lain dari Kemenparekraf itu menyasar pada masyarakat yang betul-betul membutuhkan,” pungkasnya.
ADVERTISEMENT
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020