kumparan
19 Juni 2018 14:07

7 Hal Yang Harus Kamu Persiapkan Sebelum Traveling ke Rusia

Kizhi, Rusia (Foto: Dok: Flickr/Sungyoung Choe)
Negara beruang merah, Rusia menjadi salah satu destinasi wisata luar negeri yang ramai dikunjungi tahun ini. Dilansir E Turbo News, Association of Tour Operators of Russia menuturkan bahwa setidaknya akan ada penambahan wisatawan sejumlah 400 ribu orang di bulan Juni-Juli karena Piala Dunia 2018.
ADVERTISEMENT
Melihat tim kesayangan bertanding, mendukung tim favorit, hingga berlibur untuk menikmati landmark dan wisata alam menjadi alasan para wisatawan untuk menyambangi Rusia. Hal inilah yang membuat Rusia kini dipenuhi oleh wisatawan mancanegara.
Meskipun memiliki beragam destinasi menarik yang bisa dikunjungi, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan jika berkunjung ke Rusia. Dilansir The Culture Trip, kumparanTRAVEL telah merangkum tujuh hal yang harus kamu persiapkan sebelum melancong ke Rusia. Apa saja?
1. Visa
Visa Rusia. (Foto: Shutterstock)
Hal pertama dan paling utama sebelum berlibur ke luar negeri adalah menyiapkan dokumen penting, seperti paspor dan visa.
Visa sebagai dokumen resmi merupakan bentuk perizinan sebuah negara kepada wisatawan untuk dapat masuk dan berkunjung. Meski beberapa negara telah memberikan Indonesia kesempatan bebas visa untuk berkunjung atau visa on arrival, Rusia bukanlah salah satu negara di antaranya.
Paspor Rusia. (Foto: Shutterstock)
Untuk membuat visa Rusia, kamu harus menyiapkan tiket pesawat pulang pergi, bukti booking hotel atau akomodasi yang akan digunakan, serta Visa Support Letter untuk melengkapi persyaratan pembuatan visa ke negeri beruang putih ini.
ADVERTISEMENT
Yang menarik lagi, di Rusia ternyata ada beberapa hotel yang mampu memberikan Visa Support Letter jika kamu memesan kamar di tempat tersebut.
2. Itinerary
Kunci dari liburan yang menyenangkan adalah itinerary atau rencana perjalanan. Dengan riset, kamu bisa menyiapkan rencana perjalanan yang detail. Mulai dari tempat wisata yang akan kamu kunjungi, transportasi yang harus digunakan, rute perjalanan, hingga biaya yang harus dikeluarkan untuk melakukan perjalanan.
com-Itinerary (Foto: Thinkstock)
Adanya itinerary yang jelas juga dapat membantu kamu menghitung estimasi waktu selama perjalanan. Selain itu, kamu juga dapat menghindari kondisi yang tidak diinginkan, seperti museum atau tempat wisata yang tutup saat kamu berlibur.
3. Pakaian yang sesuai
ilustrasi pakaian sopan (Foto: Pixabay)
Rusia dikenal sebagai negara yang cenderung dingin di sepanjang tahun dengan musim panas yang terasa panas dan lembab. Sebelum berangkat, lebih baik kamu melakukan riset terlebih dahulu, sehingga kamu dapat menyesuaikan pakaian yang akan digunakan agar tidak salah kostum.
Wanita di gereja Ortodoks Rusia. (Foto: Shutterstock)
Pemilihan pakaian ini juga harus kamu sesuaikan dengan tempat wisata yang akan dikunjungi. Misalnya, jika kamu berencana untuk berkunjung ke gereja ortodoks di Rusia, maka perempuan harus menggunakan rok atau celana panjang dan menggunakan penutup kepala. Sedangkan laki-laki harus menggunakan celana panjang dan membuka penutup kepalanya.
ADVERTISEMENT
4. Peraturan dan budaya lokal
Ilustrasi drone (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)
Saat berkunjung ke Rusia, pastikan kamu mengetahui aturan-aturan dasar yang dipatuhi oleh penduduk sana.
Memotret bangunan atau angkatan militer, hanya membawa fotokopi paspor saat jalan-jalan, atau menerbangkan drone tanpa izin adalah hal-hal yang melanggar peraturan.
Jika kamu terbiasa senyum pada orang-orang yang berada di daerah baru, sebaiknya kamu tidak lakukan ini di Rusia, karena penduduk Rusia hanya tersenyum pada orang-orang yang mereka kenal saja.
Pengantin Rusia. (Foto: Flickr/Jon Ayres)
Rusia juga punya tradisi berjalan-jalan dengan gaun pengantin setelah acara pernikahan, maka jangan heran apabila kamu menemukan pasangan yang berjalan-jalan dengan pakaian pengantinnya. Selain itu, mengetahui kata-kata dasar seperti salam, terima kasih, atau cara meminta tolong dalam bahasa lokal juga bisa membantu kamu saat liburan.
ADVERTISEMENT
5. Aplikasi penunjang
Yandex (Foto: Yandex.com)
Men-download aplikasi penunjang saat berlibur ke Rusia dapat membuat perjalananmu semakin nyaman.
Ada berbagai aplikasi seperti penerjemah bahasa, pencari Wifi, atau transportasi online yang bisa kamu manfaatkan. Jika biasanya kamu terbiasa menggunakan Uber, maka di Rusia kamu bisa menggunakan aplikasi Yandex untuk memesan taksi online atau mencari stasiun kereta terdekat.
Aplikasi Yandex. (Foto: Flickr/Haritalara Kayit)
Rusia juga punya aplikasi TopTripTrip yang bisa kamu gunakan untuk mendapatkan informasi tempat wisata yang berada di Rusia. Ada pula aplikasi lain, seperti Wifi Map yang dapat kamu gunakan untuk mencari akses jaringan wifi atau hotspot.
Kemudian ada GateGuru yang dapat membantu untuk menemukan berbagai informasi terkait bandara, seperti gate terdekat, toilet, atau restoran terdekat dengan gate keberangkatanmu, sehingga kamu tidak mungkin tersesat di bandara luar negeri yang jarang dikunjungi.
ADVERTISEMENT
6. Uang tunai
Uang Rusia. (Foto: Flickr/frankieleon)
Ketika berkunjung ke negara asing, pastikan kamu membawa uang tunai. Uang tunai dapat digunakan untuk membayar biaya transportasi, seperti bus atau taksi. Restoran di Rusia juga kebanyakan hanya menerima uang tunai.
Membawa credit card bisa jadi salah satu opsi, hanya saja kamu mungkin akan dikenakan biaya tambahan. Akan lebih baik jika sebelum berangkat kamu telah menukarkan uang milikmu dengan Rubel (mata uang yang digunakan Rusia) di money changer atau bank.
7. Makanan dan minuman lokal
Borscht. (Foto: Flickr/Abi)
Ada baiknya sebelum berkunjung, kamu mencari tahu makanan atau minuman lokal yang biasa dikonsumsi penduduk Rusia.
Dengan mengetahuinya, kamu bisa menghemat pengeluaran saat berkunjung ke negara ini. Hal ini amat sangat berguna bagi kamu yang mempunyai alergi atau pantangan menyantap hidangan tertentu, sehingga tidak menyalahi jenis makanan yang dikonsumsi.
Tap water. (Foto: Shutterstock)
Selain itu, ketika berkunjung ke Rusia ada baiknya kamu tidak memesan tap water, karena kondisi airnya tidak aman untuk dikonsumsi. Lebih aman jika kamu mengkonsumsi air minum dalam kemasan.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan