Ayah Ludahi Payudara Pengantin Wanita, Cara Suku Maasai Tangkal Nasib Buruk

23 Oktober 2021 8:09
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ayah Ludahi Payudara Pengantin Wanita, Cara Suku Maasai Tangkal Nasib Buruk (69312)
searchPerbesar
Tradisi sunat wanita suku Pokot di Kenya. Foto: Reuters/Siegfried Modola
Ada beragam tradisi aneh pernikahan di dunia yang harus dilakukan para calon pengantin sebelum melepas lajangnya. Salah satunya tradisi meludahi pengantin di Kenya.
ADVERTISEMENT
Dilansir Orissa Post, setiap ayah Suku Maasai akan melakukan tradisi meludahi payudara dan wajah putrinya setelah upacara pernikahan selesai. Tradisi ini biasanya dilakukan setelah sang putri mengemasi barang mereka dan diberikan kepada mempelai pria.
Melepas sang putri dari rumah dan hidup mandiri menjadi momen mengharukan bagi sebagian orang tua. Maka dari itu, sebagai pengiring doa, keberuntungan, dan perlindungan, setiap ayah di suku ini akan meludahin tubuh anak perempuannya.
Ayah Ludahi Payudara Pengantin Wanita, Cara Suku Maasai Tangkal Nasib Buruk (69313)
searchPerbesar
Upacara Kedewasaan Suku Maasai di Kenya Foto: Reuters/Baz Ratner
Ritual meludahi dimaksudkan untuk menangkal nasib buruk yang terkadang wanita rasakan dari keluarga mempelai pria yang kadang akan menghina pengantin wanita. Setelah itu, anak perempuan yang sudah diludahi biasanya langsung bergegas pergi tanpa menengok ke belakang, agar tak dikutuk menjadi batu.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Orang-orang yang berbahasa Swahili di Kenya itu juga akan memandikan pengantin wanita dengan minyak cendana dan melukis henna di tungkainya.
Ayah Ludahi Payudara Pengantin Wanita, Cara Suku Maasai Tangkal Nasib Buruk (69314)
searchPerbesar
Ilustrasi perempuan di Kenya, Afrika Foto: Shutter stock
Seorang tetua perempuan atau Somo, akan memberi instruksi kepada pengantin wanita tentang cara menyenangkan suaminya. Terkadang Somo akan bersembunyi di bawah tempat tidur kalau-kalau ada masalah.
ADVERTISEMENT
Di daerah lain dan masih di Kenya, ada hal utama lain dalam pernikahan, yakni Kupamba yang berarti tampilan mempelai wanita. Hal itu sangat populer, karena pesta ini hanya untuk para wanita dan ketika mereka melepaskan cadar besar mereka, akan terlihat gaya rambut dan pakaian yang rumit.
Dalam pesta bisa menjadi kompetisi, jika seorang wanita memiliki suami yang baik, dia akan mendapatkan perhiasan dan pakaiannya yang indah.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020