kumparan
27 September 2019 17:30

Berdampak ke Pariwisata Bali, Menpar Pantau Kasus Thomas Cook

Thomas Cook (COVER)
Thomas Cook, perusahaan travel agent pertama sekaligus tertua di dunia. Foto: Shutter Stock
Perusahaan travel agent pertama sekaligus tertua di dunia, Thomas Cook, gulung tikar. Bangkrutnya Thomas Cook juga berdampak pada agen-agen mereka yang tersebar di seluruh dunia. Tak terkecuali di Bali, Indonesia.
ADVERTISEMENT
Berdasarkan data Bali Tourism Board, ada sekitar 16 hotel bintang tiga hingga lima di Bali yang bekerja sama dengan Thomas Cook. Masing-masing hotel ini diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp 1 miliar.
Menpar Arief Yahya
Menpar Arief Yahya Foto: Dok. Kementerian Pariwisata
Menteri Pariwisata, Arief Yahya menyatakan pihaknya juga mengawal perkembangan isu ini.
“Sudah diingatkan sekitar 15 hotel di Bali terkait Thomas Cook. Jadi mereka merupakan bagian dari ujungnya atau retailnya pemasaran. Ini dalam pengamatan Kementerian Pariwisata,” ujar Arief Yahya di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Kamis (26/7).
Menurut Arief Yahya, pihaknya akan turut mengawasi kasus ini karena erat kaitannya dengan destinasi wisata yaitu Bali.
“Itu yang akan kita lihat karena nanti ujungnya destinasinya juga akan kena. Meskipun yang terkena adalah whole seller,” lanjutnya.
ADVERTISEMENT
Meski demikian, Arief Yahya tidak menjelaskan secara rinci langkah konkrit yang akan diambil Kemenpar untuk mengatasi hal tersebut.
Thomas Cook
Thomas Cook, perusahaan travel agent pertama sekaligus tertua di dunia. Foto: Shutter Stock
Sebelumnya, Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menyatakan kesiapannya memberikan bantuan hukum bagi sejumlah hotel yang rugi karena agen perjalanan Inggris Thomas Cook bangkrut.
Bantuan hukum ini merupakan upaya penyelesaian secara hukum agar pihak Thomas Cook membayar ganti rugi karena bangkrut. Misalnya, uang sewa kamar turis yang belum dibayarkan oleh Thomas Cook.
“Bila hotel yang bersangkutan adalah anggota PHRI, pengurus wajib untuk memberikan asistensi. Tentu bila diminta oleh yang bersangkutan,” kata Wakil Ketua Biro Hukum PHRI, Putu Subada Kusuma. Untuk itu PHRI mengimbau kepada anggotanya yang terdampak bangkrutnya Thomas Cook agar segera melapor.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan