kumparan
2 Agustus 2018 15:03

Danau Toba Siap Sambut Wisatawan Mancanegara dan Nusantara

Danau Toba, Sumatera Utara (Foto: Flickr/Will Evermind)
Pemerintah kini tengah gencar-gencarnya mempromosikan berbagai destinasi wisata yang ada di Indonesia. Maka dari itu, Kemenpar pun mengembangkan 10 destinasi prioritas.
ADVERTISEMENT
Ada pun ke-10 destinasi itu adalah Danau Toba, Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Kepulauan Seribu, Candi Borobudur, Gunung Bromo, Mandalika, Pulau Komodo, Taman Nasional Wakatobi dan Morotai. Destinasi prioritas atau 10 Bali baru ini bertujuan agar berbagai daerah yang masuk kedalamnya mampu menyamai Bali dari segi kunjungan turis.
Untuk mampu menyamakan dengan Pulau Dewata, pemerintah juga menargetkan agar 10 daerah tersebut memiliki bandara internasional. Dengan tujuan agar semakin banyak wisatawan mancanegara dan nusantara yang datang.
Pesawat Air Asia (Foto: REUTERS/Edgar Su)
Contohnya Danau Toba, kini Bandara Silangit sudah dilengkapi dengan penerbangan internasional. Pada Kamis (2/8) bertempat di Hotel Kempinski, Jakarta, AirAsia resmi meluncurkan penerbangan Kuala Lumpur - Silangit.
Penerbangan dari maskapai asal Negeri Jiran itu akan dimulai pada 28 Oktober mendatang. Dengan masing-masing 4x flight pada Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu.
ADVERTISEMENT
"Danau Toba kan satu dari 10 destinasi prioritas. Dan kita memang sudah desain semua destinasi prioritas harus punya akses internasional supaya lebih cepat turis bisa masuk," ucap Judi Rifanjantoro, selaku Staf Khusus Menteri, Bidang Infrastruktur Pariwisata saat ditemui kumparanTRAVEL.
Judi Rifanjantoro, Staf Khusus Menteri Bidang Infrastuktur Pariwisata (Foto: Bella Cynthia /Kumparan)
Lebih lanjut Judi juga menambahkan, apabila sudah memiliki bandara dengan rute internasional, diharapkan turis akan lebih cepat mengenal Danau Toba. Judi juga ingin wisatawan semakin banyak yang datang.
Apa lagi kini AirAsia sudah membuka rute dengan 4x penerbangan dalam seminggu. Pesawat tipe Boeing 737-800 dan Airbus A320 pun sudah bisa mendarat dengan mulus di landasan sepanjang 3 ribu m.
Judi juga memberikan contoh, untuk Airbus A320 memiliki kapasitas 180 orang, dan bila ada 4 kali penerbangan dalam seminggu, maka dalam setahun setidaknya Danau Toba mampu menyambut 30 ribu wisatawan.
ADVERTISEMENT
Danau vulkanik terbesar di dunia itu awalnya dalam setahun hanya mampu mendatangkan 17 ribu turis. Dan dengan adanya rute internasional ini, tentu akan menambah jumlah wisatawan. "Tinggal kita manfaatkan," tambahnya.
Danau Toba (Foto: dok. Commons Wikipedia)
Tak hanya bandara, untuk akomondasi lainnya seperti hotel dan homestay pun sudah mulai dibangun di sekitaran danau terbesar di Asia Tenggara. Berbagai atraksi wisata, event marathon dan kuliner pun tak luput dari perhatian, semuanya juga sedang dikembangkan.
Melihat hal ini Kemenpar juga tak tinggal diam. Berbagai promosi kerap kali dilakukan.
Lanskap Tuk Tuk di Tengah Danau Toba. (Foto: Flickr/diosadelanoche)
Misalnya dengan Sales Mission di Singapura dan Thailand. Dan dalam waktu dekat, kota-kota besar di Indonesia juga menjadi target untuk Sales Mission.
Semua dilakukan pemerintah demi meningkatkan awareness masyarakat baik wisnus atau wisman untuk datang ke Danau Toba. Dan demi tercapainya 20 juta wisatawan mancanegara.
ADVERTISEMENT
Akses dan akomondasi sudah oke, jadi kamu kapan berangkat ke Danau Toba?
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan