Food & Travel
·
14 September 2021 12:05
·
waktu baca 2 menit

Geliatkan Pariwisata di 2021, Kemenparekraf Fokus ke Wisatawan Nusantara

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Geliatkan Pariwisata di 2021, Kemenparekraf Fokus ke Wisatawan Nusantara (1001027)
searchPerbesar
Bori Kalimbuang berisi 102 batu berukuran besar Foto: Helinsa Rasputri/kumparan
COVID-19 telah memberikan dampak besar terhadap seluruh sektor perekonomian, termasuk industri pariwisata dan ekonomi kreatif.
ADVERTISEMENT
Untuk memulihkan sektor pariwisata, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) pun akan fokus pada wisatawan Nusantara dalam upaya menggeliatkan pariwisata di tahun 2021. Sebab selama pandemi, kesehatan menjadi prioritas dibandingkan jumlah kunjungan wisatawan asing.
"Geliat pariwisata tahun ini kita fokus pada wisatawan Nusantara, karena situasi pandemi maka kesehatan yang jadi utama," kata Direktur Event Daerah pada Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Wisata Kemenparekraf, Reza Pahlevi, seperti dikutip dari Antara.
Geliatkan Pariwisata di 2021, Kemenparekraf Fokus ke Wisatawan Nusantara (1001028)
searchPerbesar
Wisatawan berkunjung ke objek wisata Batutumonga di Kecamatan Sesean, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Rabu (31/3/2021). Foto: ANTARA FOTO/Spedy Paereng
Reza menyebutkan bahwa kunci momentum saat ini ialah mempersiapkan destinasi wisata untuk standar protokol kesehatan yang ketat. Sebab menurutnya, destinasi yang paling diminati ke depan adalah yang paling bisa menjaga protokol kesehatan.
Maka, buka-tutupnya suatu destinasi tergantung pada pemerintah daerah dalam melihat status COVID-19. Termasuk pada pelaksanaan sebuah kegiatan yang diinisiasi pemerintah daerah.
ADVERTISEMENT
Salah satunya, rencana kegiatan nasional Highland Toraja Festival yang akan diadakan pada Oktober mendatang. Menurut Reza, dalam penyelenggaraannya, yang paling dibutuhkan ialah kolaborasi antara komunitas penyelenggara, pemerintah, dan masyarakat setempat.
"Untuk kegiatan nasional Highland, tentu dibutuhkan semakin banyak ide untuk menginisiasi, mulai dari komunitas maupun dari pemerintah daerah, karena prinsipnya sama. Geliatkan pariwisata tanpa mengabaikan protokol kesehatan," ujarnya.
Geliatkan Pariwisata di 2021, Kemenparekraf Fokus ke Wisatawan Nusantara (1001029)
searchPerbesar
Ilustrasi Kampung Rammang-rammang, Sulawesi Selatan. Foto: Shutter Stock
Toraja Highland Festival merupakan inisiasi Pemerintah Daerah Toraja Utara yang akan mengumpulkan pelaku UMKM setempat, serta menggelar beberapa kompetisi kesenian khas Toraja guna menggeliatkan ekonomi dan pariwisata.
Sebelumnya, Toraja Highland Festival direncanakan akan digelar pada 20-26 September 2021, namun harus diundur ke tanggal 4-10 Oktober mendatang yang akan digelar di kawasan Kete Ketsu, Torut, Sulsel.
ADVERTISEMENT
"Ini untuk mencocokkan jadwal Menteri Sandiaga, karena Kemenparekraf ikut mendukung kegiatan ini sebagai bagian dari geliat kepariwisataan di masa pandemi. Kemungkinan dari sini, akan diberikan apresiasi kepada desa wisata di Sulsel," kata Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwissata (Disbudpar) Sulsel, Rahmaniar Malik.
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona).