kumparan
26 Maret 2020 13:13

Hotel Mewah di Swiss Ini Tawarkan Paket Menginap untuk Isolasi Diri

Kamar Hotel
Ilustrasi menginap di hotel mewah Foto: Shutter Stock
Perhotelan menjadi salah satu sektor yang terpukul akibat virus corona atau COVID-19. Penyebaran virus corona yang kian masif membuat berbagai negara di dunia melakukan pembatasan perjalanan, bahkan isolasi mandiri di rumah.
ADVERTISEMENT
Tak kehilangan akal, sebuah jaringan hotel mewah di Swiss menawarkan paket unik nan eksklusif bagi para tamunya yang ingin menginap. Dilansir Insider, Hotel Le Bijou menawarkan paket bernama "COVID-19 Service" atau "Layanan COVID-19" bagi para tamunya.
Paket ini mengajak wisatawan untuk menginap selama 14 hari layaknya mengisolasi diri, tetapi dikelilingi dengan berbagai fasilitas mewah.
Hotel Le Bijou
Ilustrasi Hotel Le Bijou di Swiss Foto: Dok. Hotel Le Bijou
Menurut Co-Founder Le Bijou, Alexander Hubner, semua unit yang ada di hotel tersebut dioperasikan tanpa adanya staff manusia, bahkan saat proses check-in sekalipun.
"Layanan ini bisa dideskripsikan sebagai paket mewah bertema COVID-19 dengan pilihan untuk kunjungan dokter dan pengiriman makanan," kata Hubner.
Saat menginap, para tamu akan diberikan aplikasi khusus yang bisa digunakan untuk layanan concierge selama 24 jam, memesan makanan, chef personal melalui layanan streaming, berbelanja bahan makanan, pijat, hingga layanan taksi yang semua dilakukan secara online.
Hotel Le Bijou
Ilustrasi Hotel Le Bijou di Swiss Foto: Dok. Hotel Le Bijou
Hubner mengatakan beberapa fasilitas lainnya yang ada di hotel tersebut kini disesuaikan di tengah pandemi corona yang sedang terjadi,
ADVERTISEMENT
"Semuanya diatur secara otomatis, sehingga kamu tidak perlu khawatir untuk bertemu dengan orang lain," kata Hubner.
Sementara itu, Hubner mengatakan alasan dirinya membuat paket semacam ini adalah langkah logis yang diambil terkait situasi yang terjadi. Ia juga melihat banyak tamu yang menginap lebih lama setelah melakukan pengecekan kesehatan dengan dokter saat menginap di Hotel Le Bijou.
Hotel Le Bijou
Ilustrasi Hotel Le Bijou di Swiss Foto: Dok. Hotel Le Bijou
"Layanan COVID-19 dapat disesuaikan dengan permintaan para tamu, termasuk kunjungan dokter, pengujian coronavirus dalam kamar, dan perawatan oleh perawat 24 jam selama seminggu. Le Bijou juga bermitra dengan klinik swasta untuk menyediakan layanan medis," kata Hubner.
Meski begitu, para tamu juga bisa memilih durasi menginap selama satu hari, dua minggu, bahkan hingga dua bulan sekalipun.
ADVERTISEMENT
Hubner mengatakan, para tamu yang menginap kebanyakan adalah wisatawan yang terjebak di Swiss, hingga para orang tua yang memiliki risiko tidak mendapatkan perawatan yang maksimal saat berada di rumah.
Meskipun demikian, Hubner menyarankan para tamu yang dites positif untuk tetap di rumah sesuai dengan pedoman pemerintah Swiss. Ia tidak dapat mengesampingkan bahwa beberapa tamunya mungkin positif.
Hotel Le Bijou
Ilustrasi Hotel Le Bijou di Swiss Foto: Dok. Hotel Le Bijou
Meski hotelnya sudah tidak menggunakan manusia lagi, Hubner mengatakan ia tetap melakukan beberapa langkah antisipasi untuk mencegah virus corona.
Setiap kamar akan dibersihkan sebelum dan sesudah digunakan para tamu, pengambilan sampah dikoordinasikan dengan tamu, dan pengiriman makanan ditaruh di luar pintu, daripada dibawa masuk dan dibongkar.
"Staf kebersihan juga mengenakan baju pelindung dan sarung tangan," katanya.
ADVERTISEMENT
Le Bijou memiliki 42 unit hotel yang tersebar di Swiss. Hotel mewah ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas mewah, seperti sauna, jacuzi, gym, dan sebagainya.
Ilustrasi Hotel Mewah
Ilustrasi Hotel Mewah Foto: Pixabay
Setelah lima hari meluncurkan layanan tersebut, kini mulai banyak tamu yang datang. Le Bijou juga menawarkan harga spesial bagi wisatawan untuk paket ini.
Jika biasanya untuk menginap di sini per malamnya dipatok 1.ooo dolar AS atau Rp 16 juta, wisatawan hanya dikenakan 500 dolar atau Rp 8 juta. Harga tersebut belum termasuk biaya perawatan dan layanan dokter.
Sementara itu, terdapat paket menginap selama 2 minggu, dengan layanan perawatan dokter, suster 24 jam per minggu dan juga test virus corona dengan membayar sekitar 77.500 dolar AS atau setara Rp 1,2 miliar. Sedangkan bagi mereka yang ingin menginap per malamnya, tetapi dengan fasilitas serupa dikenakan 6.000 dolar AS atau setara Rp 97 juta.
ADVERTISEMENT
Tertarik untuk menginap di hotel ini?
***
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan