iLight Singapore

iLight Singapore, Warna-warni Pesta Cahaya di Marina Bay Singapura

30 Januari 2020 19:38 WIB
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Pengunjung menikmati karya seni instalasi di iLight Singapore. Foto: Dok. Singapore Tourism Board
zoom-in-whitePerbesar
Pengunjung menikmati karya seni instalasi di iLight Singapore. Foto: Dok. Singapore Tourism Board
ADVERTISEMENT
Tahun ini Marina Bay kembali terpilih menjadi tuan rumah dari gelaran pesta cahaya paling meriah di Singapura juga terkemuka di Asia, yaitu iLight Singapore.
ADVERTISEMENT
Pertama kali digelar tahun 2010, iLight Singapore merupakan perayaan tahunan yang menyatukan semua orang dari berbagai latar belakang sosial dengan seni lampu nan gemerlap dan ramah lingkungan.
Acara yang digelar dari tanggal 6-29 Maret 2020 ini mengambil tema 'Re:Light, Re:Live, Re:Imagine' dan siap menyuguhkan kepada pengunjung yang hadir, sejumlah instalasi seni ringan berbasis cahaya yang siap memanjakan indera penglihatan.
Warna-warni dari instalasi seni di iLight Singapore. Foto: Dok. Singapore Tourism Board
iLight Singapore yang digelar oleh Urban Redevelopment Authority (URA) tahun ini merupakan edisi kedelapan dan akan berkomitmen, sekaligus menginspirasi pengunjung agar mau membuat perubahan kecil dalam kehidupan sehari-hari, sehingga menimbulkan dampak lebih luas seperti perubahan iklim ke arah yang lebih baik.
Beberapa seniman lokal dan internasional bahkan sudah berkarya dengan ide-ide kreatifnya untuk mengubah limbah menjadi instalasi seni yang mengagumkan di Marina Bay.
ADVERTISEMENT
Mereka dijadwalkan akan saling beradu kreasi di ajang ini untuk mengajak publik lebih dekat dengan seni gaya hidup dan masa depan yang berkelanjutan. Menariknya lagi, pengunjung yang hadir akan bermandikan cahaya yang bersumber dari instalasi seni yang ramah lingkungan dan hemat energi.
Karya instalasi seni di iLight Singapore menggunakan bahan yang ramah lingkungan dan hemat energi. Foto: Dok. Singapore Tourism Board
Selain itu, di festival ini pengunjung dapat menyaksikan pesta visual yang berhasil mencatat pendaftaran 249 proposal seni dari 36 negara di seluruh penjuru dunia.
Unggulan dari festival ini adalah City Gazing Singapore, sebuah karya instalasi oleh seniman Belanda Mingus Vogel dan Justin Bruns yang membentangkan peta Singapura yang luar biasa di atas The Lawn@Marina Bay.
Festival ini juga menyambut kembali desainer industrial Singapura, Lee Yun Qin yang pada tahun 2017 menampilkan karya instalasi Moonflower yang menggunakan 800 bola lampu LED bertenaga Surya untuk mengubah daerah Bay menjadi taman yang berkilauan.
ADVERTISEMENT
Karya Yun yang terbaru dan akan dapat kamu saksikan di iLight Singapore 2020 berjudul The Rainbow Connection, yang menampilkan kaleidoskop modul cahaya matahari yang bertenaga Surya dan dibuat dari material daur ulang. Karya seni tersebut terbuat dari 800 kaleng biskuit dan dirancang oleh umum dalam 12 workshop pra-festival.
Pengunjung berswafoto di instalasi seni iLight Singapore. Foto: Dok. Singapore Tourism Board
Selain menampilkan karya hebat seniman-seniman kawakan, iLight Singapore juga akan menjadi sebuah platform bagi para pelajar dan seniman muda untuk menampilkan kreativitas dan keahlian mereka.
Festival tahun ini juga akan menandai peluncuran perdana iLight Student Award yang memamerkan instalasi seni lampu ramah lingkungan terbaik dari pelajar dari seluruh dunia. Lima karya seni terbaik diambil dari 48 peserta yang melibatkan 115 pelajar dari sembilan negara termasuk Singapura dan Tiongkok.
ADVERTISEMENT
Bagi kamu yang ingin menikmati festival ini tidak dipungut biaya dan untuk informasi lebih detail mengenai festival ini bisa mengakses laman resmi iLight Singapore di sini.
Singapore Tourism Board Logo Foto: Dok. Singapore Tourism Board
Jangan hanya berkumpul, jadilah penyuka sosialisasi di event iLight tahun ini! #VisitSingapore #PassionMadePossible”
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten