Islandia Izinkan Wisatawan Penyintas COVID-19 Berlibur Tanpa Tes

6 Desember 2020 17:00
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Islandia Izinkan Wisatawan Penyintas COVID-19 Berlibur Tanpa Tes (8979)
searchPerbesar
Wisatawan yang tengah menikmati salah satu pantai di Islandia Foto: Shutter Stock
Wisatawan yang berencana memasuki Islandia kini dapat melakukannya tanpa harus menjalani karantina atau mengikuti tes virus corona, jika mereka pernah tertular dan telah pulih. Mulai 10 Desember, Islandia membebaskan aturan karantina mandiri dan tes COVID-19 jika mereka dapat memberikan bukti telah sembuh dari infeksi, menurut Direktorat Kesehatan Negara.
ADVERTISEMENT
Dilansir CNN, aturan yang berlaku saat ini mengharuskan semua pelancong yang tiba di Islandia dari daerah berisiko COVID-19 untuk menjalani karantina selama 14 hari atau menjalani dua kali tes pemeriksaan COVID-19 dengan jarak lima hari plus karantina. Tes virus corona di pintu masuk Islandia untuk sementara tidak dipungut biaya mulai 1 Desember 2020 hingga 31 Januari 2021.
Islandia Izinkan Wisatawan Penyintas COVID-19 Berlibur Tanpa Tes (8980)
searchPerbesar
Ilustrasi Islandia. Foto: Pixabay
Hal itu lantaran semua negara saat ini dianggap Islandia sebagai wilayah berisiko. Wisatawan hanya akan dibebaskan dari segala aturan masuk perbatasan jika mereka dapat memberikan bukti infeksi sebelumnya.
Pembuktian tersebut harus berupa hasil dokumentasi dari laboratorium di dalam Wilayah Ekonomi Eropa / Wilayah Asosiasi Perdagangan Bebas Eropa (European Economic Area / European Free Trade Association) atau konfirmasi dari kepala ahli epidemiologi di Islandia. Hal itu lantaran diagnosis klinis dianggap tidak valid.
ADVERTISEMENT
Islandia dipuji karena penanganan krisisnya menyusul lonjakan kasus awal pada Februari. Setelah aturan pelacakan dan penelusuran yang ketat, negara itu membuka kembali perbatasannya pada 15 Juni 2020.
Islandia Izinkan Wisatawan Penyintas COVID-19 Berlibur Tanpa Tes (8981)
searchPerbesar
Ilustrasi kota di Islandia. Foto: Pixabay
Pada bulan November, Islandia melakukan "relaksasi dengan kehati-hatian" untuk beberapa pertemuan, serta memulai kembali kegiatan rekreasi dan olahraga untuk sekolah.
Acara pertemuan dibatasi untuk 10 orang. Sebanyak 50 orang dapat memasuki apotek dan toko makanan kecil pada satu waktu, dan sebanyak 100 orang untuk toko yang lebih besar.
Kemudian restoran harus tutup setelah jam 21.00 waktu setempat. Sementara bar dan kelab malam tetap ditutup, bersama dengan taman bermain, tempat game, kolam renang, dan gym.
Hingga saat ini terdapat 5.413 kasus virus corona yang dilaporkan di Islandia, dan 27 kematian, menurut angka dari Universitas Johns Hopkins.
ADVERTISEMENT
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona).
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020