Food & Travel
·
27 Mei 2021 9:02
·
waktu baca 2 menit

Ke Desa Adat Mas, Sandiaga Ajak Lebih Banyak Desa Wisata Ikuti Ajang ADWI 2021

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Ke Desa Adat Mas, Sandiaga Ajak Lebih Banyak Desa Wisata Ikuti Ajang ADWI 2021 (117297)
searchPerbesar
Ilustrasi desa wisata di Bali Foto: Dok. Kemenparekraf
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, mengajak lebih banyak desa wisata untuk berpartisipasi dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021. Hal itu ia sampaikan saat melakukan kunjungan ke Desa Adat Mas di Kawasan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, Rabu (26/5).
ADVERTISEMENT
Selain melihat langsung potensi desa yang dikenal sebagai desa pemahat tertua yang sudah ada sejak tahun 1930 dan terkenal di pasar Eropa, Sandiaga mengungkapkan kedatangannya ke Desa Wisata Mas sekaligus mensosialisasikan ADWI 2021.
Ke Desa Adat Mas, Sandiaga Ajak Lebih Banyak Desa Wisata Ikuti Ajang ADWI 2021 (117298)
searchPerbesar
Sandiaga Uno berkunjung ke Desa Mas, Ubud Rabu (26/5) Foto: Dok. Istimewa
“Anugerah desa wisata ini adalah bentuk keberpihakan, bentuk ekonomi yang berkeadilan membantu saudara-saudara kita yang betul-betul membutuhkan, yaitu para pelaku wisata dan ekonomi kreatif khususnya yang ada di desa-desa wisata," kata Sandiaga, seperti dikutip dari keterangan resminya, Kamis (27/5).
Sandiaga mengatakan, desa wisata memiliki potensi yang sangat besar untuk membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Tanah Air. Selain menarik minat masyarakat, juga dapat membuka lapangan pekerjaan dan peluang usaha lebih banyak.
Ke Desa Adat Mas, Sandiaga Ajak Lebih Banyak Desa Wisata Ikuti Ajang ADWI 2021 (117299)
searchPerbesar
Sandiaga Uno berkunjung ke Desa Mas, Ubud Rabu (26/5) Foto: Dok. Istimewa
"Desa wisata ini memberikan begitu banyak lapangan pekerjaan dan membuka peluang usaha. Serta dapat meningkatkan keterampilan masyarakat untuk digitalisasi konten menjual online," ujar Sandiaga.
ADVERTISEMENT
Lewat sosialisasi ini, ia berharap akan banyak desa wisata lain di Indonesia untuk ikut bergabung dalam ADWI 2021. Sebab, menurutnya lewat kompetisi ini masyarakat Indonesia bahkan dunia dapat mengetahui potensi besar desa wisata di Indonesia.
"Dengan sosialisasi ini, kita harapkan akan membangkitkan minat dari desa-desa wisata yang ada di seluruh Indonesia untuk mendaftarkan diri. Jadi jangan lupa daftarkan desa anda di Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 di laman https://jadesta.com/adwi2021 sampai 26 Juni 2021," jelasnya.
Ke Desa Adat Mas, Sandiaga Ajak Lebih Banyak Desa Wisata Ikuti Ajang ADWI 2021 (117300)
searchPerbesar
Sandiaga Uno berkunjung ke Desa Mas, Ubud Rabu (26/5) Foto: Dok. Istimewa
Sementara itu, Pemilik Siadja Gallery yang juga warga Desa Adat Mas, Gede Siadja, menambahkan Desa Adat Mas memang dikenal memiliki produk kreatif kriya pahatan kayu yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.
“Jadi kami bisa memaksimalkan kayu, bahkan limbah kayu yang tergeletak di sungai misalnya menjadi sebuah fine arts," ucap Gede Siadja.
Ke Desa Adat Mas, Sandiaga Ajak Lebih Banyak Desa Wisata Ikuti Ajang ADWI 2021 (117301)
searchPerbesar
Sandiaga Uno berkunjung ke Desa Mas, Ubud Rabu (26/5) Foto: Dok. Istimewa
Diketahui, ADWI 2021 merupakan salah satu program unggulan Kemenparekraf untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia yang terdampak oleh pandemi COVID-19. ADWI 2021 mengangkat tema ‘Indonesia Bangkit’.
ADVERTISEMENT
Program ini diharapkan mampu mewujudkan visi “Indonesia sebagai Negara Tujuan Pariwisata Berkelas Dunia, Berdaya Saing, Berkelanjutan dan Mampu Mendorong Pembangunan Daerah dan Kesejahteraan Rakyat”.
Ada tujuh kategori penilaian dalam ajang penghargaan ini. Yaitu penerapan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental sustainability) desa digital; suvenir (kuliner, fesyen, kriya); daya tarik wisata (alam, budaya, buatan); konten kreatif; homestay dan toilet.
Melalui kategori-kategori tersebut, diharapkan mampu mendorong berkembangnya desa wisata menjadi wisata berkelanjutan dan sebagai bahan untuk meningkatkan kualitas yang dapat diikuti oleh semua desa di Indonesia.
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020