Food & Travel
·
4 Agustus 2020 12:58

Kembali Layani Rute Jakarta-Hong Kong, Ini Ketentuan Baru Naik Cathay Pacific

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Kembali Layani Rute Jakarta-Hong Kong, Ini Ketentuan Baru Naik Cathay Pacific (421198)
Awak kabin Cathay Pacific menggunakan masker saat melayani penerbangan Jakarta-Hong Kong dari Bandara Internasional Soekarno Hatta, Kamis (23/1). Foto: Aria Sankhyaadi/kumparan
Setelah menangguhkan penerbangannya akibat pandemi virus corona, Cathay Pacific kembali melayani penerbangan dari Jakarta-Hong Kong. Cathay Pacific pun memperkenalkan "Cathay Care", sebuah layanan baru di era new normal untuk mencegah penyebaran COVID-19 dalam perjalanan udara yang dilewati para penumpang dan staf.
ADVERTISEMENT
Cathay Pacific Country Manager Indonesia, Chris Bowden, mengatakan bahwa langkah-langkah ini diterapkan mulai dari proses check-in hingga selama penerbangan berlangsung.
Kembali Layani Rute Jakarta-Hong Kong, Ini Ketentuan Baru Naik Cathay Pacific (421199)
Pesawat Cathay Pacific Foto: Pixabay
"Kami mengerti kekhawatiran akan keselamatan dan kami telah memperkenalkan beberapa langkah pencegahan yang disempurnakan pada setiap tahapan perjalanan, mulai dari check-in hingga dalam kabin sehingga mereka dapat terbang dengan tenang,” ujar Bowden seperti dikutip dari keterangan resmi yang diterima kumparan beberapa waktu lalu.
Beberapa ketentuan tersebut di antaranya, check-in secara online atau melakukan self service di bandara menggunakan kios, masuk pesawat tanpa kontak, pernyataan kesehatan pada saat check-in, kewajiban memakai penutup wajah selama penerbangan, dan aturan menginap yang ketat untuk awak kabin.
Kembali Layani Rute Jakarta-Hong Kong, Ini Ketentuan Baru Naik Cathay Pacific (421200)
Tampilan kelas ekonomi Cathay Dragon Foto: Dok. Cathay Pacific
Seluruh pesawat juga dilengkapi dengan penyaring HEPA yang menjamin kualitas udara tertinggi yang bisa dicapai dan menghilangkan 99.99 persen kontaminasi udara.
ADVERTISEMENT
Pihak maskapai juga mewajibkan seluruh penumpang memakai penutup wajah selama penerbangan, memastikan suhu tubuh semua penumpang telah dicek, juga menutup kursi jika memungkinkan.
Selain itu, maskapai telah mengatur ulang alur layanan dan sanitasi untuk meyakinkan bahwa penumpang terlindungi di udara, dengan sanitasi menyeluruh pada semua permukaan di lingkungan kabin.
Layanan makan juga telah dimodifikasi dan dirancang untuk mengurangi kontak dengan awak kabin, serta menutup sementara layanan makanan ringan dan minuman yang sudah disediakan sebelumnya.
Kembali Layani Rute Jakarta-Hong Kong, Ini Ketentuan Baru Naik Cathay Pacific (421201)
Pramugari Cathay Pacific yang mengenakan masker Foto: Dok. Cathay Pacific
Sementara itu, awak kabin diwajibkan untuk mengikuti prosedur keselamatan untuk melindungi kesehatan seluruh penumpang di dalam pesawat dengan mengenakan masker, sarung tangan dan kacamata pelindung yang disediakan untuk semua awak kabin. Pihak maskapai juga menerapkan aturan menginap yang ketat termasuk tidak ada kontak dengan komunitas lokal dan pengawasan kesehatan yang ketat.
ADVERTISEMENT
Cathay Pacific menjadi maskapai pertama di Asia yang meluncurkan layanan WhatsApp untuk pelanggan. Fitur baru ini akan membantu menjawab pertanyaan para pelanggan secepat dan selancar mungkin.
Para penumpang dapat mengirim pesan teks di WhatsApp ke +852 2747 2747 untuk bantuan mengenai pemesanan tiket, serta pertanyaan seputar Marco Polo Club dan Asia Miles. Layanan ini tersedia dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia, dari Senin hingga Jumat antara pukul 08.00 dan 17.00 WIB.

Persyaratan Terbaru Terbang dengan Cathay Pacific

Kembali Layani Rute Jakarta-Hong Kong, Ini Ketentuan Baru Naik Cathay Pacific (421202)
Tampilan kelas bisnis, Cathay Dragon Foto: Dok. Cathay Dragon
Efektif dari Sabtu, 25 Juli 2020, penumpang yang telah berkunjung, transit, atau berangkat dari Indonesia, Bangladesh, India, Nepal, Pakistan, Filipina, Amerika Serikat, Kazakhstan dan Afrika Selatan dalam 14 hari terakhir, dan sedang menyelesaikan perjalanan mereka di Hong Kong, akan diminta untuk menunjukkan dokumen perjalanan tambahan.
ADVERTISEMENT
Dokumen perjalanan tersebut antara lain sebagai berikut.
1. Penumpang diharuskan menunjukkan dokumen-dokumen berikut:
  • Nama
  • Nomor Paspor atau Nomor Kartu Identitas Hong Kong
  • Telah menjalani uji asam nukleat untuk COVID-19 dan memperoleh hasil tes negatif
  • Tes tersebut dilakukan dalam kurun waktu 72 jam dari waktu keberangkatan yang dijadwalkan untuk penerbangan ke Hong Kong
  • Harap dicatat bahwa surat atau sertifikat harus ditulis dalam Bahasa Inggris atau Bahasa Mandarin
2. Dokumen laporan uji asli dari laboratorium atau Lembaga kesehatan yang melakukan uji asam nukleat.
3. Surat yang dikeluarkan oleh otoritas terkait dari pemerintah tempat laboratorium atau lembaga layanan kesehatan berada. Surat ini harus menyatakan bahwa laboratorium atau Lembaga perawatan kesehatan diakui atau disetujui oleh pemerintah. Surat ini harus ditulis dalam Bahasa Inggris atau Bahasa Mandarin.
ADVERTISEMENT
4. Konfirmasi pemesanan kamar hotel di Hong Kong selama tidak kurang dari 14 hari dimulai pada hari kedatangan Anda di Hong Kong. Konfirmasi ini dapat dicetak atau ditampilkan dalam format digital dan harus ditulis dalam Bahasa Inggris. Harap dicatat bahwa ini berlaku untuk semua penumpang yang datang dari tujuh negara ini, penumpang yang memiliki alamat rumah atau tempat tinggal di Hong Kong juga akan diharuskan menjalani karantina selama 14 hari di sebuah hotel.
Kembali Layani Rute Jakarta-Hong Kong, Ini Ketentuan Baru Naik Cathay Pacific (421203)
Awak kabin Cathay Pacific menggunakan masker saat melayani penerbangan Jakarta-Hong Kong dari Bandara Internasional Soekarno Hatta, Kamis (23/1). Foto: Aria Sankhyaadi/kumparan
Dalam perjalanan menuju Hong Kong, semua penumpang akan diminta menjawab sejumlah pertanyaan saat check in. Pertanyaan seputar sejarah perjalanan calon penumpang selama 14 hari terakhir dan diwajibkan untuk menandatangani pernyataan itu.
Selain itu, penumpang juga diharuskan mengisi formulir deklarasi kesehatan online Departemen Kesehatan Hong Kong dan menunjukkan kode QR yang dihasilkan kepada staf Cathay Pacific; kode tersebut bisa dalam format cetak atau digital. Penumpang yang tidak dapat memenuhi persyaratan ini tidak akan diperbolehkan untuk melakukan perjalanan. Namun, persyaratan baru ini tidak berlaku untuk penumpang yang transit melalui Hong Kong.
ADVERTISEMENT
Selanjutnya, semua penumpang yang tiba di Hong Kong diharuskan menjalani tes COVID-19 setelah menyelesaikan semua persyaratan kesehatan, imigrasi, bea cukai, dan persyaratan izin karantina. Tes yang melibatkan pemberian sampel air liur tersebut akan dilakukan oleh para profesional medis di Department of Health Temporary Specimen Collection Centre di gedung Asia World Expo.
Penumpang akan menerima arahan dan bantuan saat meninggalkan area pengambilan bagasi. Selain itu, penumpang akan diminta untuk menunggu hasil tes mereka.
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)