kumparan
13 Februari 2020 11:06

Kemenparekraf Dorong Maskapai Isi Kekosongan Slot Penerbangan Tanah Air

LIPSUS Perbudakan Pilot, Ilustrasi Pesawat
Ilustrasi mesin pesawat Foto: Shutter Stock
Menyusul munculnya keputusan pemerintah untuk menutup sementara penerbangan dari dan menuju China pada awal Februari lalu, Kemenparekraf mendorong maskapai untuk mengisi kekosongan slot penerbangan.
ADVERTISEMENT
Dalam pertemuan bertajuk Airlines Coordination Meeting tersebut, Wishnutama mengajak maskapai penerbangan untuk bekerja sama dengan pemerintah dalam menangani dampak penyebaran virus corona.
Terutama setelah adanya travel warning dan larangan penerbangan akibat virus corona yang berdampak buruk terhadap industri penerbangan dan pariwisata. Hal ini disampaikan Menparekraf Wishnutama dalam Rapat Koordinasi bersama Kementerian Perhubungan dan perwakilan dari berbagai maskapai, Rabu (12/2).
Airlines Coordination Meeting
Wishnutama dalam Airlines Coordination Meeting di Gedung Sapta Pesona, Kemenparekraf. Foto: Dok. Kemenparekraf
“Semua orang terdampak karena masalah ini. Kita sama-sama mendengarkan, menerima masukan dan mencari solusi. Bagaimana kita dapat melihat opportunity ke depan," kata Wishnutama.
Dalam Airlines Coordination Meeting, ada 33 perwakilan maskapai-maskapai yang beroperasi di Indonesia. Turut hadir pula Dirut Angkasa Pura I Faik Fahmi, Dirut Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra.
ADVERTISEMENT
Wishnutama juga mengatakan bahwa pemerintah akan memberikan stimulan berupa insentif. Insentif tersebut akan diberikan pada maskapai yang mengisi slot kosong penerbangan di sejumlah bandara tanah air.
Airlines Coordination Meeting
Airlines Coordination Meeting bersama dengan perwakilan beragam maskapai penerbangan di Gedung Sapta Pesona, Kemenparekraf. Foto: Dok. Kemenparekraf
Selain itu, Kemenparekraf berencana memberikan bantuan promosi dengan membuat bundled package penerbangan, akomodasi, dan atraksi dengan harga yang kompetitif bekerja sama dengan Online Travel Agent (OTA) dan juga Travel Agent/Tour Operator (TA/TO). Selain itu juga memberikan bantuan promosi dengan skema joint promotion.
“Kami diminta Presiden untuk memberi solusi terhadap dampak virus corona ini. Kami juga sudah berkomunikasi dengan Kementerian Keuangan, Kementerian BUMN dan Kementerian Perhubungan untuk menyelesaikan masalah ini,” katanya.
Airlines Coordination Meeting
Menteri Perhubungan Budi Karya menghadiri Airlines Coordination Meeting di Gedung Sapta Pesona, Kemenparekraf. Foto: Dok. Kemenparekraf
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan, pemerintah tidak hanya membicarakan masalah dan dampak, tapi mencari jalan untuk bagaimana mengisi slot-slot kosong yang selama ini digunakan oleh maskapai dari China.
ADVERTISEMENT
Kemenhub sendiri akan berupaya memberikan insentif berupa keringanan biaya izin slot, izin rute, dan izin penerbangan dengan persetujuan Menteri Keuangan.
“Ini kesempatan kita semua untuk berkolaborasi. Sebagai contoh Bali, banyak maskapai dari Eropa Timur yang ingin terbang namun masalahnya selama ini adalah ketidaktersediaan slot. Oleh sebab itu kami melihat peluang dimana saja negara yang antusias untuk pergi ke Indonesia,” kata Budi Karya.
Airlines Coordination Meeting
Airlines Coordination Meeting bersama dengan perwakilan beragam maskapai penerbangan di Gedung Sapta Pesona, Kemenparekraf. Foto: Dok. Kemenparekraf
Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi menjelaskan, sebagai pengelola dari Bali Internasional Airport, pihaknya memiliki jumlah slot yang memang diminati berbagai maskapai yang ingin terbang ke Bali.
“Kami akan memprioritaskan penambahan penerbangan internasional yang memang sudah mengajukan permohonan ke kita. Di Bali take off-landing per jam sebanyak 30 penerbangan. Dan bisa kita tingkatkan menjadi 32 penerbangan,” kata Faik Fahmi.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, Dirut AP II Muhammad Awaluddin juga menjelaskan, sebagai pengelola Bandara Internasional Soekarno Hatta, pihaknya memperkirakan ada 20-25 slot kosong dalam satu hari yang dapat segera dimanfaatkan oleh maskapai penerbangan.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan