kumparan
16 April 2019 22:27

Lewat Halal Park, BNI dan BNI Syariah Bantu Ciptakan Ekosistem Halal

com-Jokowi di Halal Park.
com-Jokowi di Halal Park. Foto: Dok. BNI Syariah
Wisata halal menjadi tren di negara muslim selama beberapa tahun ke belakang. Selain menyediakan wisata yang tentunya aman sesuai dengan aturan agama Islam, wisata halal yang bercampur dengan budaya lokal juga menawarkan keunikan tersendiri.
ADVERTISEMENT
Di Indonesia misalnya, pengunjung dapat merasakan wisata halal dengan masjid berarsitektur unik, fashion muslim, dan tentunya mencicipi makanan halal khas nusantara. Tidak heran, Indonesia menduduki urutan pertama wisata halal berdasarkan Global Muslim Travel Index (GMTI), mengungguli sekitar 130 negara lainnya.
Tentunya untuk meningkatkan wisata halal tersebut, diperlukan ekosistem yang mendukung agar wisata halal dapat terus berkembang dan semakin banyak pengunjung lokal maupun internasional yang menikmati pariwisata yang halal.
Untuk menciptakan ekosistem yang memfasilitasi wisata halal, Rumah Kreatif BUMN menghadirkan Halal Park di di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta (16/04). Acara tersebut dihadiri Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo; Menteri BUMN, Rini Soemarno; dan Ketua Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Triawan Munaf beserta Direktur Utama BNI, Achmad Baiquni dan Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo.
com-BNI dan BNI Syariah hadir di Halal Park.
com-BNI dan BNI Syariah hadir di Halal Park. Foto: Dok. BNI Syariah
BNI dan BNI Syariah ikut mendukung ekosistem halal dengan berpartisipasi dalam acara tersebut. Total, terdapat 37 peserta yang terlibat — enam di antaranya adalah BUMN: empat bank BUMN, Telkom, dan Pertamina.
ADVERTISEMENT
"Ada dua bidang industri halal halal yang didorong dalam acara ini, pertama adalah halal food dan halal fashion," ujar Abdullah Firman Wibowo, Direktur Utama BNI Syariah di Halal Park pada Selasa (16/04).
Presiden Joko Widodo sempat mengunjungi booth BNI dan mencoba makanan dan minuman lezat olahan buah salak yang dibuat oleh Salaku, salah satu produk UMKM binaan dari Bekasi yang juga merupakan finalis Deureuham 2018.
Selain Salaku, mitra binaan kedua yang berpartisipasi dalam Halal Park adalah Cake Salakilo dari Balikpapan yang merupakan salah satu pemenang Deureuham 2018. Dua mitra binaan ini telah mendapatkan sertifikasi halal dari MUI.
Selain berpartisipasi lewat Halal Park, BNI Syariah telah melakukan kerja sama dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) sejak 2018 dalam mendorong pertumbuhan ekosistem halal. Salah satu bentuknya adalah dengan penyelenggaraan Derap Ekrafpreneur Hasanah Mulia (Deureuham), yaitu kompetisi untuk mendorong pelaku usaha ekonomi kreatif berbasis syariah.
ADVERTISEMENT
Menurut riset Global Islamic Finance Report 2017, industri halal mempunyai potensi besar untuk berkembang. Apalagi di Indonesia yang merupakan negara berpenduduk muslim terbesar di dunia. Menurut riset tersebut, Industri halal fashion dan food secara global mempunyai potensi bisnis masing-masing mencapai US$ 20 miliar dan 170 miliar.
Oleh karena itu, tidak heran bahwa ekosistem halal di Indonesia harus ditingkatkan untuk menyambut peningkatan tren industri halal internasional tersebut, sehingga Indonesia siap untuk menghadapi persaingan industri halal dunia.
Story ini merupakan bentuk kerja sama dengan Bank Negara Indonesia Syariah.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan