Mantan Pilot Ungkap Bahayanya Pindah Kursi Sembarangan Sebelum Lepas Landas

23 Oktober 2025 12:10 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mantan Pilot Ungkap Bahayanya Pindah Kursi Sembarangan Sebelum Lepas Landas
Duduk di kursi ekonomi yang sempit kerap membuat sebagian traveler tergoda untuk berpindah ke kursi kosong yang lebih lega.
kumparanTRAVEL
Ilustrasi penumpang dengan sandaran kursi berada dalam posisi tegak. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penumpang dengan sandaran kursi berada dalam posisi tegak. Foto: Shutterstock
ADVERTISEMENT
Duduk di kursi kelas ekonomi yang sempit kerap membuat sebagian traveler tergoda untuk berpindah ke kursi kosong yang lebih lega. Meski terkesan sepele, hal ini ternyata dilarang dan berisiko besar bagi keselamatan penerbangan.
ADVERTISEMENT
Dilansir Independent, mantan kapten pilot Pete Hutchison, atau yang dikenal sebagai Pete the Irish Pilot, mengungkapkan bahwa berpindah kursi sebelum pesawat lepas landas bisa membuat keseimbangan pesawat berubah secara drastis.
“Kalau banyak penumpang berpindah ke area yang tidak direncanakan, itu bisa memengaruhi keseimbangan pesawat. Semua penumpang duduk di depan, misalnya bisa membuat pesawat sulit terangkat dari landasan, bahkan berpotensi gagal lepas landas. Sebaliknya, kalau semua pindah ke belakang, pesawat bisa menukik atau menyentuh landasan dengan ekor saat mendarat,” jelasnya.
Ilustrasi pesawat terbang di atas kepulauan. Foto: Shutter Stock
Menurutnya, posisi tempat duduk penumpang merupakan bagian penting dari perhitungan berat dan keseimbangan (trim) pesawat yang dilakukan oleh kru darat sebelum penerbangan. Tubuh pesawat diibaratkan seperti jungkat-jungkit, jika terlalu berat di satu sisi, maka kendali bisa terganggu.
ADVERTISEMENT
“Penerbangan yang aman bergantung pada keseimbangan pesawat yang tepat, berada dalam batas pusat gravitasi yang diizinkan. Semua berat, mulai dari penumpang, bagasi, bahan bakar hingga katering, dihitung dengan teliti,” kata Pete.
Oleh karena itu, pilot dan petugas darat mencatat data beban dan distribusinya dalam lembar muatan (load sheet) sebelum pesawat bergerak. Penumpang harus tetap duduk di kursi yang telah ditentukan, hingga pesawat benar-benar lepas landas dan saat mendarat.

Kapan Boleh Pindah Kursi?

Ilustrasi kursi pesawat. Foto: Have a nice day Photo/Shutterstock
Meski tidak boleh sembarangan, bukan berarti penumpang sama sekali tak boleh berpindah tempat. Hutchison menjelaskan, perpindahan baru diizinkan setelah pesawat mencapai ketinggian jelajah dan mendapat izin dari awak kabin.
Namun, risiko terbesar justru muncul pada penerbangan yang tidak penuh (di bawah 80 persen kapasitas). Dalam kondisi ini, awak kabin biasanya sudah menempatkan penumpang di posisi tertentu, seperti di area sayap untuk menjaga keseimbangan dan memastikan pintu darurat tetap dijaga oleh orang yang mampu membukanya jika terjadi keadaan darurat.
ADVERTISEMENT
Selain faktor teknis, berpindah kursi tanpa izin juga bisa menyulitkan kru kabin dalam pelayanan. Mantan awak kabin Emirates, Jay Robert, mengatakan setiap kursi penumpang sudah terhubung dengan data pribadi, termasuk pesanan makanan khusus atau informasi penerbangan lanjutan.
“Kalau penumpang pindah tanpa memberi tahu, kami bisa kesulitan mencari mereka saat ada informasi penting atau saat menyajikan makanan khusus. Bisa-bisa makanan Anda tak pernah sampai,” ujarnya.