kumparan
6 Januari 2018 9:38

Menginap di Dalam 'Igloo' Sambil Menikmati Aurora Borealis

Pemandangan dari dalam kamar Igloo (Foto: Instagram @kakslauttanen_arctic_resort)
Aurora Borealis merupakan salah satu fenomena alam yang memancarkan cahaya cantik di belahan bumi bagian utara. Aurora Borealis (Northern Light) disebabkan oleh angin matahari yang menghantam atmosfer atas bumi sekitar 100 kilometer di langit. Medan magnet bumi mengarahkan aliran elektron dari matahari ke magnetosfer di atas Kutub Utara.
ADVERTISEMENT
Maka dari itu ini lah yang menjadi alasan mengapa melihat Aurora sebaiknya di atas Lingkaran Arktik. Salah satu negara yang menawarkan pengalaman melihat fenomena alam ini adalah Finlandia.
Jika kamu berkesempatan untuk berkunjung ke Finlandia, sempatkan diri untuk bermalam di Kakslauttanen Arctic Resort. Berada di daerah Saariselkä Fell, Lapland, penginapan ini dikelilingi kawasan yang masih alami.
Lingkungan sekitar resort sangat bersih dan terawat. Airnya pun juga sangat bersih bahkan kamu bisa langsung meminumnya langsung dari sungai. Waktu terbaik untuk mengunjungi Lapland dan Kakslauttanen adalah pada semua musim, tetapi musim dingin adalah waktu terbaik untuk berkunjung ke sini.
Hotel ini menawarkan kamu untuk melihat secara langsung Aurora Borealis dengan mata telanjang. Dengan beratapkan kaca termal dan langit-langit yang transparan, kamar-kamar ini terbuat dari kaca dan kayu yang membentuk menyerupai Igloo. Bahkan beberapa kamarnya juga menyediakan sauna.
ADVERTISEMENT
Hotel ini juga menawarkan beragam fasilitas seperti Wi-Fi, sauna terbesar di dunia, restoran, antar jemput bandara, bar, sarapan dan masih banyak lagi. Ketika kamu menginap di igloo sebaiknya menggunakan pakaian yang tebal.
Resort ini juga menawarkan hidangan khas daerah Lapland seperti daging rusa dan salmon yang dipanggang di atas arang. Untuk harga kamar Igloo Kaca di mulai dari US$ 688 atau sekitar Rp 9,2 juta per malamnya. Bandara Internasional yang paling dekat adalah Ivalvo, dengan waktu tempuh sekitar 30 menit.
Tertarik ke sini?
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan