Food & Travel
·
10 Juli 2021 16:55
·
waktu baca 2 menit

Menilik Whitesboro, Desa dengan Logo Paling Rasis di AS

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Menilik Whitesboro, Desa dengan Logo Paling Rasis di AS (28553)
searchPerbesar
Ilustrasi Desa. Foto: Pixabay - @tpsdave
Sebuah desa di Amerika Serikat ini disebut-sebut sebagai desa paling rasis di dunia. Ya, desa ini dianggap memiliki simbol yang kontroversial dan bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan.
ADVERTISEMENT
Dilansir Amusing Planet, ialah Whitesboro, desa tersebut terletak di Oneida County, New York, AS. Selama bertahun-tahun, logo atau emblem di desa ini memicu perdebatan panjang terkait rasisme.
Menilik Whitesboro, Desa dengan Logo Paling Rasis di AS (28554)
searchPerbesar
Whitesboro, desa dengan logo paling rasis di dunia. Foto: Dok. Istimewa
Pasalnya, emblem yang telah digunakan dari abad ke-19 tersebut menggambarkan Hugh White, pendiri Whitesboro yang terlihat sedang bertarung dengan anggota Suku Oneida, yang merupakan penduduk suku asli Amerika.
Emblemnya digambarkan dengan tangan White yang terlihat mencekiknya dan seolah-olah pribumi tersebut dipaksa untuk jatuh ke tanah. Logo tersebut pun tampak jelas menegaskan tindakan rasisme dan penjajahan.
Emblem desa ini juga menjadi perdebatan sejak tahun 1960-an. Hal ini dikarenakan emblem tersebut sudah digunakan untuk banyak dokumen resmi.
Masalah tersebut kemudian diangkat kembali dan menjadi sorotan nasional pada musim panas 2015. Saat itu, protes meningkat di internet dan memaksa Wali Kota Whitesboro untuk mengambil tindakan.
ADVERTISEMENT

Penduduk Desa Melakukan Pemungutan Suara untuk Mengubah Logo Tersebut

Beberapa tahun kemudian, penduduk Whitesboro pun melakukan pemungutan suara untuk memutuskan apakah mereka masih mau tetap menggunakan emblem resmi yang lama atau mengubahnya.
Akhirnya, penduduk setempat pun menyepakati pergantian emblem lawas yang dibuat pada tahun 1883 tersebut.
Menilik Whitesboro, Desa dengan Logo Paling Rasis di AS (28555)
searchPerbesar
Ilustrasi Desa. Foto: Pixabay - @For_the_people
Publik Whitesboro pun menuntut agar gambar tangan White berpindah dari leher ke bagian pundak orang Oneida. Ini dilakukan untuk menghilangkan gambaran orang Oneida yang terlihat dibuat inferior di hadapan White.
Sebuah petisi online diluncurkan, sebagai pertanda desakan publik. Mereka menyerukan penghapusan emblem sesegera mungkin (atau mengubahnya) dan petisi telah mendapatkan lebih dari 9.600 tanda tangan.
Meski penduduk Whitesboro telah menyetujui hal tersebut, para petinggi desa justru berpendapat bahwa emblem lawas tidaklah rasis, tidak menghina, ataupun kejam. Mereka mengatakan logo tersebut hanya sebagai penggambaran yang sangat akurat dari peristiwa penting dalam sejarah desa, di mana adanya hubungan saling membantu antara White dan penduduk asli Amerika.
ADVERTISEMENT
Menurut sejarah desa, White menerima tantangan duel persahabatan dan ia memenangkan pertarungan dengan menjatuhkan orang Oneida. Akhirnya, emblem baru desa Whitesboro pun diresmikan. Emblem tersebut dirancang oleh seorang siswa sekolah seni di Utica.
Dengan menghabiskan biaya lebih kurang 1.000 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 14,4 juta, desa Whitesboro pun memiliki emblem yang baru.
Emblem desa itu kini menggambarkan White dan anggota suku Oneida saling berduel satu sama lain, namun dalam posisi yang sejajar, saling berdiri kuat tanpa ada salah satunya yang terjatuh.
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)