kumparan
14 Mei 2018 9:53 WIB

Merasakan Keindahan ’Negeri di Atas Awan’ di Sungai Penuh, Jambi

Bukit Khayangan, Jambi (Foto: Flickr / Fakhri Anindita)
Jambi, sebuah provinsi yang berada di bagian barat cekungan Pulau Sumatera ini terdiri dari dua kota, yakni Kota Jambi dan Kota Sungai Penuh. Kota Jambi memang dipenuhi banyak objek wisata yang mempesona, namun Sungai Penuh pun tak kalah dengan surga yang masih terpendam.
ADVERTISEMENT
Rupanya, Sungai Penuh memiliki surga yang pada 2017 lalu mampu menyabet gelar sebagai The Most Popular Hingland 2017 di Ajang Anugerah Pesona Indonesia. Adalah Bukit Khayangan, surga terpendam di bagian barat Provinsi Jambi yang mampu mengalahkan bukit-bukit indah lainnya.
Lebih akrab disapa sebagai Negeri di Atas Awan, ternyata bukit barisan ini memiliki pemandangan yang mampu membuat pengunjung berdecak kagum. Berada di ketinggian 1.500 mdpl, Bukit Khayangan dikelilingi oleh kota, danau, gunung, dan pepohonan yang mampu menyegarkan mata.
Loading Instagram...
Sejauh mata memandang, para pengunjung akan disuguhkan pemandangan kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci. Ada pula Gunung Kerinci yang turut menghiasi dan menambah keindahan.
Penamaan Bukit Khayangan sendiri dikarenakan pemandangan yang disuguhkan ketika berada di spot center, berupa lautan awan yang menakjubkan.
ADVERTISEMENT
"Jadi kalau datang (pada) pagi hari liat sunrise itu ada lautan awan, makanya kita bilang lautan awan, karena serasa berada di kayangan," jelas Zeli, Staff Dinas Kebudayaan Pariwisata Sungai Penuh, saat ditemui kumparanTRAVEL di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, beberapa waktu lalu.
Loading Instagram...
Lebih lanjut, dirinya menyatakan jika waktu terbaik untuk mengunjungi Bukit Khayangan pada pagi atau sore hari dan ketika suasana sedang mendung.
Selain dapat menikmati lautan awan mempesona, pengelola juga tengah mengembangkan berbagai fasilitas penunjang lainnya. Misalnya mengembangkan camp site, wahana permainan anak-anak, dan kereta gantung.
Sayangnya, wisatawan yang datang ke Negeri di Atas Awan ini masih di dominasi dalam negeri. Namun, pemerintah tak tingal diam, berbagai cara ditempuh agar wisatawan asing juga meliriknya. Adapun cara yang ditempuh seperti mengikut pameran, bekerja sama dengan Himpunan Pramuwisata Indonesia, promosi lewat radio, dan sebagainnya.
ADVERTISEMENT
Loading Instagram...
Untuk mencapai Bukit Khayangan pun tak akan sulit, hanya berkendara selama 30 menit saja. Dari gerbang menuju puncak bukit juga hanya perlu memakan waktu tak lebih dari 10 menit.
Jalanan yang dilalui sudah bagus, beraspal, dan sudah dilengkapi dengan rambu-rambu lalu lintas. Selain itu, tarif yang dikenakan juga sangat murah, cukup merogoh kocek minimal Rp 3 ribu hingga Rp 5 ribu saja, para pengunjung sudah bisa menikmati pesona Bukit Khayangan.
Bukit Khayangan, Jambi (Foto: Flickr / Fakhri Anindita)
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan