Mogok Massal Pelaku Wisata di Labuan Bajo, Bupati Jamin Keamanan Wisatawan

2 Agustus 2022 13:55
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Wisatawan yang tiba di Bandara Komodo langsung mendapat pengawalan aparat, Selasa (2/8/2022). Foto: Badan Otorita Pelaksana Labuan Bajo Flores (BOPLBF)
zoom-in-whitePerbesar
Wisatawan yang tiba di Bandara Komodo langsung mendapat pengawalan aparat, Selasa (2/8/2022). Foto: Badan Otorita Pelaksana Labuan Bajo Flores (BOPLBF)
ADVERTISEMENT
Kenaikan tarif masuk Taman Nasional Komodo menuai protes dari para pelaku wisata di Labuan Bajo. Mereka ramai-ramai memprotes kebijakan yang terhitung berlaku per 1 Agustus 2022, dengan menggelar aksi mogok massal.
ADVERTISEMENT
Merespons hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat bersama seluruh unsur Forkompimda bergerak cepat untuk menjamin keamanan wisatawan.
Wisatawan yang tiba di Bandara Komodo langsung mendapat pengawalan aparat, Selasa (2/8/2022). Foto: Badan Otorita Pelaksana Labuan Bajo Flores (BOPLBF)
zoom-in-whitePerbesar
Wisatawan yang tiba di Bandara Komodo langsung mendapat pengawalan aparat, Selasa (2/8/2022). Foto: Badan Otorita Pelaksana Labuan Bajo Flores (BOPLBF)
Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi, mengatakan secara tegas bahwa pihaknya memastikan wisatawan yang berkunjung ke Labuan Bajo tetap bisa berwisata dengan aman dan nyaman.
"Kami sudah berkoordinasi dengan seluruh pihak untuk bisa mengkondisikan keamanan teman-teman wisatawan yang hari ini, hingga beberapa hari ke depan datang ke Labuan Bajo. Kami fasilitasi transportasi bagi wisatawan di bandara, terutama bagi wisatawan yang kesulitan mendapatkan kendaraan untuk selanjutnya bisa diantarkan ke hotel, dan lokasi tujuan lainnya di dalam kota Labuan Bajo," ujar Edistasius.
"Begitupun dengan kapal, kami sudah berkoordinasi dengan ASDP dan Pelni untuk siapkan kapal perbantuan bagi wisatawan yang akan ke Pulau. Kami pastikan semuanya aman!" tegasnya.
Wisatawan yang tiba di Bandara Komodo langsung mendapat pengawalan aparat, Selasa (2/8/2022). Foto: Badan Otorita Pelaksana Labuan Bajo Flores (BOPLBF)
zoom-in-whitePerbesar
Wisatawan yang tiba di Bandara Komodo langsung mendapat pengawalan aparat, Selasa (2/8/2022). Foto: Badan Otorita Pelaksana Labuan Bajo Flores (BOPLBF)
Dalam keterangan pada Sabtu, 30 Juli 2022, Bupati menegaskan tiga poin penting atas rencana aksi mogok para pelaku pariwisata di Manggarai Barat.
ADVERTISEMENT
Pertama, penyampaian aspirasi seluruh Warga Negara Indonesia merupakan hal yang dijamin oleh Undang-Undang, namun harus sesuai ketentuan Peraturan Perundang-Undangan.
Wisatawan yang tiba di Bandara Komodo langsung mendapat pengawalan aparat, Selasa (2/8/2022). Foto: Badan Otorita Pelaksana Labuan Bajo Flores (BOPLBF)
zoom-in-whitePerbesar
Wisatawan yang tiba di Bandara Komodo langsung mendapat pengawalan aparat, Selasa (2/8/2022). Foto: Badan Otorita Pelaksana Labuan Bajo Flores (BOPLBF)
Kedua, Manggarai Barat sebagai tempat yang Ramah, Aman dan Nyaman untuk dikunjungi dan menjamin keamanan seluruh wisatawan yang menginap di hotel, maupun yang berlayar ke objek wisata, termasuk menjamin keamanan di lokasi objek wisata.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Ketiga, menindak tegas pelanggaran hukum, baik rencana anarkis hingga tindakan boikot kepentingan umum, apalagi jika melakukan tindakan hukum yang nyata.

Aksi Mogok dan Mobilitas Wisatawan

Aksi mogok massal yang dilakukan para pelaku wisata di Labuan Bajo membuat mobilitas wisatawan terganggu. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Pemkab Manggarai Barat melalui Dinas Perhubungan bersama Badan Otorita Pelaksana Labuan Bajo Flores (BPOLBF) menyiapkan dua unit bis DAMRI, dan empat unit kendaraan kecil di kawasan bandara untuk mengangkut wisatawan.
ADVERTISEMENT
Kendaraan tersebut disiapkan untuk wisatawan yang kesulitan mengakses jasa transportasi ke tempat tujuan, baik menuju hotel, maupun ke tempat lainnya.
Wisatawan yang tiba di Bandara Komodo langsung mendapat pengawalan aparat, Selasa (2/8/2022). Foto: Badan Otorita Pelaksana Labuan Bajo Flores (BOPLBF)
zoom-in-whitePerbesar
Wisatawan yang tiba di Bandara Komodo langsung mendapat pengawalan aparat, Selasa (2/8/2022). Foto: Badan Otorita Pelaksana Labuan Bajo Flores (BOPLBF)
General Manager (GM) PT. ASDP Labuan Bajo, Marsadik, menjelaskan bahwa sesuai hasil koordinasi bersama seluruh jajaran otoritas Manggarai Barat, pihak ASDP menyiapkan dua unit kapal perbantuan dengan kapasitas masing-masing kapal kecil sebesar 80 orang dan kapal besar 300 orang.
"Kedua kapal perbantuan ini kami siapkan sebagai bagian dari aksi tanggap darurat, untuk menjamin kenyamanan wisatawan yang selama Agustus ini sudah menjadwalkan perjalanannya ke Labuan Bajo dengan rute perjalanan ke tiga pulau. Ini hanya untuk perbantuan selama masa aksi mogok masih berlangsung, dan jika memang ada permintaan dari wisatawan. Minimal dengan pemenuhan quota 50 orang untuk kapal kecil dan 150 orang untuk kapal besar, kita pastikan bisa berlayar", jelas Marsadik.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, Direktur Utama BPOLBF, Shana Fatina, mengajak wisatawan untuk tetap tenang dan tidak perlu khawatir untuk berkunjung ke Labuan Bajo.
Shana memastikan respons cepat Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dan Pemerintah Provinsi NTT yang berkoordinasi dengan seluruh pihak, mulai dari Polres, TNI, Satpol PP, Dishub, ASDP, PELNI, dan institusi pemerintah lainnya untuk mengawal keamanan wisatawan yang datang ke Labuan Bajo selama aksi mogok.
Tak hanya itu, dirinya menyebut bahwa keamanan wisatawan di Labuan Bajo merupakan prioritas utama.
"Untuk teman-teman yang sudah menjadwalkan kunjungan ke Labuan Bajo jangan khawatir, Labuan Bajo aman untuk dikunjungi. Seluruh pihak dari otoritas setempat di Labuan Bajo maupun masyarakat menjamin keamanan dan kenyamanan teman-teman semua berwisata di Labuan Bajo", ujar Shana.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020