Food & Travel
·
28 Desember 2020 13:16

Muncul 13 Kasus Corona di Hotel Mewah di Singapura, Diduga Menular dari Handuk

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Muncul 13 Kasus Corona di Hotel Mewah di Singapura, Diduga Menular dari Handuk (40266)
searchPerbesar
Ilustrasi Hotel. Foto: Pixabay
Salah satu hotel mewah di Singapura, Mandarin Orchard, beberapa hari belakangan tengah menjadi sorotan. Hal ini terjadi setelah ada laporan 13 orang terpapar virus corona yang diduga ditularkan lewat handuk dan selimut hotel.
ADVERTISEMENT
Dilansir World Today News, 13 orang yang terpapar virus corona tersebut berasal dari 10 negara berbeda. Mereka tidak menunjukkan gejala apa pun ketika terpapar.
Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) mengumumkan kemiripan genetik yang tinggi antara tamu yang terinfeksi virus corona. Dikutip dari Strait Times, disebutkan bahwa mereka yang terinfeksi COVID-19 diduga tertular dari sumber dan bisa saja terjadi di hotel.
Muncul 13 Kasus Corona di Hotel Mewah di Singapura, Diduga Menular dari Handuk (40267)
searchPerbesar
Ilustrasi Handuk Foto: Dok. Freepik
Untuk itu, Kementerian Kesehatan Singapura bertindak cepat dengan memeriksa semua tamu secara bertahap. Selain itu, sekitar 500 staf diuji COVID-19 dan hotel dibersihkan dengan disinfektan.
Sementara itu, Asosiasi Ahli Penyakit Menular, Hsu Li Yang, dari SawSwee Hock School of Public Health menyatakan kemungkinan penularan COVID-19 bisa terjadi melalui staf hotel atau barang-barang di sana, seperti handuk dan sprei.
ADVERTISEMENT
"Jika mereka (13 kasus) tidak bertemu satu sama lain selama menginap, bisa jadi staf hotel atau barang di hotel yang memicu penularan," kata Hsu.
Pemerintah Singapura juga sudah mendisinfeksi lokasi yang dikunjungi 13 orang tersebut. Sementara itu, warga yang berada di lokasi yang sama dengan 13 orang yang tertular virus corona diminta melaporkan kesehatannya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020