Pulau Ini Larang Turis Tidur, Minum, dan Bertelanjang Dada di Area Publik

19 November 2022 17:06
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi Mogan di Gran Canaria, Spanyol. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Mogan di Gran Canaria, Spanyol. Foto: Shutterstock
ADVERTISEMENT
Kepulauan Canary merupakan salah satu destinasi wisata favorit para turis dunia. Namun, perhatikan ada aturan baru yang mereka keluarkan yang mungkin diabaikan para turis.
ADVERTISEMENT
Mogán, salah satu pulau di Gran Canaria, setiap tahunnya selalu menjadi langganan ribuan turis untuk berkunjung. Namun, pulau ini menerapkan peraturan baru yang memaksa para turis untuk berperilaku sopan saat berada di sana.
Bukan hanya itu, para turis juga akan dikenakan denda sekitar 3 ribu euro atau sekitar Rp 48,7 juta saat mereka melanggar peraturan yang diberikan oleh pemerintah setempat.
Lalu, kira-kira apa saja peraturan baru yang dimiliki oleh Mogán di Gran Canaria?

Peraturan Baru di Mogán untuk Para Turis

Ilustrasi Mogan di Gran Canaria, Spanyol. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Mogan di Gran Canaria, Spanyol. Foto: Shutterstock
Dilansir Daily Star, aturan yang baru saja diberlakukan adalah para turis tidak boleh minum di tempat umum. Bukan hanya itu, turis juga tidak boleh tidur di ruang publik, seperti kursi atau di pantai.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Wisatawan juga tidak diperbolehkan mengeringkan pakaian renang atau handuk mereka di balkon hotel, jadi turis harus menggantungnya di kamar mandi.
Turis juga tidak akan diizinkan berada di jalan sambil menggunakan pakaian renang dan bertelanjang dada. Aturan ini berlaku untuk turis wanita dan pria.
Ilustrasi Mogan di Gran Canaria, Spanyol. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Mogan di Gran Canaria, Spanyol. Foto: Shutterstock
"Meningkatnya jenis perilaku tertentu dalam beberapa tahun terakhir, seperti nudisme, hanya mengenakan pakaian dalam atau membawa barang erotis di depan umum berarti kita harus memperkenalkan peraturan baru," kata salah satu juru bicara Balai Kota.
“Ruang publik harus dilestarikan sebagai tempat di mana orang dapat bertemu, hidup berdampingan, dan menikmati waktu senggang sambil menghormati orang lain," tambahnya.
Jadi, jika kamu berencana untuk berlibur ke Mogán, berhati-hatilah agar tidak melanggar peraturan.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020