Food & Travel
·
22 Juli 2021 14:44
·
waktu baca 2 menit

Rayakan Hari Anak, Galeri Nasional Indonesia Hadirkan Tur Virtual Seni Rupa

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Rayakan Hari Anak, Galeri Nasional Indonesia Hadirkan Tur Virtual Seni Rupa (492734)
searchPerbesar
Galeri Nasional Foto: kemdikbud.go.id
Menyambut Hari Anak Nasional yang jatuh pada Jumat (23/7), Galeri Nasional Indonesia, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) akan menggelar tur virtual khusus anak.
ADVERTISEMENT
Nantinya, acara edukasi ini digelar gratis bertepatan dengan Hari Anak Nasional, Jumat (23/7), pukul 10.00-11.30 WIB. Masyarakat yang ingin mengajak anaknya untuk mengikuti tur virtual ini dapat mendaftarkan diri di tautan bit.ly/tapvtrori3.
"Bagi Galeri Nasional Indonesia, tur virtual ini adalah yang pertama yang khusus ditujukan bagi anak-anak. Tentunya materi tur virtual juga disesuaikan. Anak-anak akan diajak mengenal seni rupa dengan bahasa yang mudah dimengerti dan tentunya dikemas semenarik mungkin agar anak-anak tertarik untuk belajar," ujar Kepala Galeri Nasional Indonesia, Pustanto, seperti dikutip dari Antara.
Bekerja sama dengan theAsianparent, dalam tur virtual ini pihak Galeri Nasional Indonesia akan mengenalkan program-program Kemendikbudristek kepada anak-anak, agar bisa menumbuhkan semangat berkarya dan berkreativitas.
Dipandu tim Galeri Nasional Indonesia, seperti Aola Romadhona, Tunggul Setiawan, dan Desi Novita Sari, tur virtual ini mengajak para peserta untuk mengenal karya dan tokoh seni rupa, melalui Pameran Tetap Koleksi Galeri Nasional Indonesia.
ADVERTISEMENT
Menariknya, tur virtual ini juga menyajikan karya melalui objek yang dekat dengan anak-anak atau sering ditemui dalam keseharian, seperti figur ibu, kakak, adik, tanaman, hewan, pasar, kapal, bentuk-bentuk geometri, ataupun warna.
Objek-objek tersebut ada dalam karya Raden Saleh "Kapal Tenggelam", Basoeki Abdulla "Kakak dan Adik", dan Affandi "Ibu". Kemudian karya Kartono Yudhokusumo "Anggrek", Suromo DS "Pasar", Popo Iskandar "Kucing", Handrio "Komposisi", dan karya tokoh-tokoh penting lainnya yang berkontribusi dalam pekrembangan seni rupa Indonesia.