kumparan
6 Apr 2018 13:25 WIB

Targetkan Milenial, Garuda Travel Fair 2018 Kembali Digelar

Suasana di salah satu booth Garuda Travel Fair. (Foto: Bella Cynthia/kumparan)
Salah satu travel fair terbesar dan yang paling ditunggu-tunggu yakni Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) kembali digelar. Acara yang diadakan dua kali dalam setahun ini merupakan komitmen perusahaan maskapai nasional, Garuda Indonesia untuk mendukung pariwisata Indonesia agar semakin berkembang.
ADVERTISEMENT
Tak hanya menggandeng Bank Mandiri sebagai partner, maskapai yang sudah melayani 77 destinasi di seluruh dunia itu turut mengajak agen travel, Perusahaan Penyelenggara Umrah dan Haji (PPUH), ekspedisi, industri hotel, dan education consultant.
Direktur Utama Garuda Indonesia, Pahala N. Mansury, mengatakan jika diadakannya GATF sebagai bentuk untuk mendorong pertumbuhan pariwisata nasional. Selain itu, dirinya juga berujar jika pengunjung GATF terus mengalami peningkatan
"GATF merupakan event yang selalu ditunggu oleh pelanggan setia Garuda Indonesia, tidak hanya di Jakarta, namun juga di seluruh Indonesia. Hal ini terlihat dari peningkatan jumlah pengunjung GATF dari tahun ke tahun," ujarnya dalam pembukaan GATF di JCC, Senayan, Jumat (6/4).
Dirut Garuda Indonesia Pahala N. Mansury. (Foto: Bella Cynthia/kumparan)
Hal senada juga diungkapkan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya. Ia mengatakan jika GATF menjadi salah satu event yang berhasil menarik wisatawan. Hal ini terlihat dari panjangnya antrean pada hari pembukaan.
ADVERTISEMENT
"GATF selalu sukses, antreannya panjang, artinya harganya betul-betul menarik orang, (bahkan ada yang) rela mengantre sejak subuh," jelasnya.
Lebih lanjut, Arief turut menyinggung mengenai meningkatnya jumlah wisatawan mancanegara yang masuk ke Indonesia. Hal ini terbukti dengan pertumbuhan jumlah wisatawan asing sebesar 22 persen di 2017.
Tentunya, peningkatan ini membuat sektor pariwisata juga turut meningkat. Untuk tahun 2018 sendiri, Kemenpar menargetkan 17 juta wisatawan yang berlibur di Indonesia, dengan target utama adalah milenial.
Suasana antrean Garuda Travel Fair 2018. (Foto: Bella Cynthia/kumparan)
"Kalau ini tahun 2017 GATF jumlah visitor tumbuh 30 persen, jumlah sales-nya tumbuh 100 persen. Apa artinya, sales itu dari 240 miliar menjadi 480 miliar. Artinya (yaitu) orang kecenderungan untuk leisure ekonomi itu terjadi, terutama pada anak-anak muda. Anak-anak muda milenial itu kecenderungannya tidak ingin punya yang fix semuanya, kecenderungannya sharing economy dan keinginan experience. Ini menjelaskan mengapa pariwisata itu tumbuh sangat tinggi dan mengapa transaksi yang berupa barang itu turun," imbuhnya.
ADVERTISEMENT
Pameran yang diadakan selama tiga hari, mulai 6-8 April 2018 menggunakan konsep "more for less" atau "get more, pay less", yaitu pelanggan diberikan banyak kemudahan, kenyamann, harga tiket yang lebih terjangkau, dan akses yang semakin banyak, serta tambahan benefit lainnya.
Misalnya bagi pemegang Mandiri Debit dan Mandiri Kredit juga bisa mendapatkan penawaran menarik seperti Casback senilai Rp 2 juta, cicilan 0 persen hingga 12 bulan, dan tambahan potongan harga hingga 5 persen dengan menukarkan fiestapoin.
Sedangkan untuk pemegang kartu debit Mandiri Garuda juga bisa mendapatkan cashback tambahan Rp 200 ribu, bonus 3x GarudaMiles, lucky dip dengan hadiah utama tiket rute internasional. Sedangkan bagi yang belum menjadi nasabah Bank Mandiri akan diberikan kemudahan untuk mengajukan applikasi Mandiri Kartu Kredit dan membuka rekening Tabungan Bank Mandiri.
ADVERTISEMENT
Penawaran menarik bagi pelanggan juga diberikan oleh event ini, antara lain Program "Happy Hour", Program "Best Deal", Program "Regular Discount", Program "Discount Redemption GarduaMiles", Program "Discount Cargo", Program "Prepaid Baggage & Advace Seat Request", hingga berbagai Games & Voucher Menarik.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan