Tutup 3 Bulan, Pendakian di Gunung Rinjani Kembali Dibuka

4 April 2024 9:43 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Gunung Rinjani   Foto: Shutter stock
zoom-in-whitePerbesar
Gunung Rinjani Foto: Shutter stock
ADVERTISEMENT
Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) membuka kembali jalur pendakian menuju Gunung Rinjani di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Usai ditutup selama 3 bulan pada awal Januari-Maret 2024, pendaki sudah bisa menikmati wisata pendakian dan non-pendakian di Gunung Rinjani.
ADVERTISEMENT
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Balai TNGR Dedy Asriadi.
"Destinasi wisata alam di Taman Nasional Gunung Rinjani 2024 telah dibuka kembali," kata Dedy, seperti dilansir Antara.
Gunung Rinjani. Foto: Shutter stock
Dedy menyampaikan, terhitung tanggal 1 April 2024, aktivitas kunjungan wisata alam pada destinasi wisata alam pendakian dan nonpendakian Taman Nasional Gunung Rinjani kembali dapat dilakukan.
"Pemesanan tiket pendakian melalui aplikasi e-Rinjani dapat diunduh di PlayStore pada pukul 05.00-20.00 WITA setiap harinya," katanya.
Untuk waktu kunjungan pendakian Gunung Rinjani yang diizinkan adalah 4 hari 3 malam, dengan kuota sebanyak 100 persen dari kuota kunjungan normal.

Kuota dan Jalur Pendakian Rinjani

Adapun, untuk destinasi wisata alam pendakian, yakni jalur pendakian Senaru melalui Jebak Gawah Senaru-Pelawangan Senaru-Danau Segara Anak-Jalur Pendakian Senaru/Torean, kuota maksimalnya adalah 150 orang pengunjung per hari.
ADVERTISEMENT
Kemudian, pintu masuk jalur pendakian Sembalun melalui Pelawangan, Sembalun-Puncak Gunung Rinjani/Danau Segara Anak-Jalur Pendakian Sembalun/Torean/Senaru, dengan kuota maksimal 150 pengunjung per hari.
Gunung Rinjani Foto: Shutter Stock
"Pintu masuk Jalur pendakian Torean melalui Pelawangan-Puncak Gunung Rinjani/Danau Segara Anak-Jalur Pendakian Torean/Senaru, dengan kuota maksimal 100 pengunjung per hari," ujar Dedy.
Selain itu, jalur Pendakian Aik Berik melalui Jebak Gawah Aik Berik-Pelawangan Aik Berik, dengan kuota maksimal 100 orang pengunjung per hari. Jalur pendakian Timbanuh melalui jalur pendakian Timbanuh-Pelawangan Timbanuh, dengan kuota maksimal 100 orang pengunjung per hari.
"Jalur pendakian Tete Batu melalui Pelawangan Tete Batu dengan kuota maksimal 100 orang pengunjung per hari," pungkas Dedy.