Food & Travel
·
3 November 2020 15:59

TWC Tegaskan Wisatawan Tak Perlu Khawatir Saat Berwisata ke Candi Borobudur

Konten ini diproduksi oleh kumparan
TWC Tegaskan Wisatawan Tak Perlu Khawatir Saat Berwisata ke Candi Borobudur (6102)
Candi Borobudur. Foto: Kemenparekraf
Pada 30 Oktober lalu, dua wisatawan di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah dinyatakan positif virus corona usai menjalani swab test PCR. Keduanya berasal dari Tangerang dan Medan.
ADVERTISEMENT
Menyusul kemudian pada 1 November, satu orang wisatawan yang akan berkunjung ke Candi Borobudur juga kembali dinyatakan positif COVID-19 usai dilakukan swab test. Kepala Dinkes Kabupaten Magelang, Retno Indriastuti, mengatakan wisatawan tersebut berasal dari Semarang.
"Iya benar ada satu lagi wisatawan asal Semarang yang dinyatakan positif COVID-19 saat hendak berwisata ke Borobudur," ujar Retno saat dihubungi, Senin (2/11).
Melihat hal ini, Sekretaris PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (TWC) Emilia Eny Utari, mengatakan bahwa wisatawan tak perlu khawatir berkunjung ke Candi Borobudur. Sebab, pihaknya telah menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.
TWC Tegaskan Wisatawan Tak Perlu Khawatir Saat Berwisata ke Candi Borobudur (6103)
Candi Borobudur. Foto: Shutter Stock
"Kami klarifikasi dan tegaskan bahwa beberapa orang yang positif COVID-19 kemarin bukan wisatawan yang sudah masuk di kawasan Taman Wisata Candi, namun baru akan ke Candi Borobudur dan sudah tersampling oleh petugas," kata Emilia, seperti dikutip dari Antara.
ADVERTISEMENT
Lebih lanjut, Emilia mengatakan bahwa TWC mendukung upaya preventif yang dilakukan Satgas Penanganan COVID-19 di wilayah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, yakni dengan melakukan tes cepat secara acak bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Candi Borobudur, sehingga dapat melakukan pencegahan lebih awal.
"Hal ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan dengan melakukan kunjungan wisata," lanjutnya.
Sementara itu, selama libur panjang pada 28 Oktober hingga 1 November lalu, petugas dari Dinas Kesehatan Jawa Tengah telah menerapkan tes cepat secara acak kepada pengunjung yang akan berwisata ke Candi Borobudur. Tes acak tersebut mengambil sampel darah 455 wisatawan yang akan berkunjung, dan bukan wisatawan yang telah masuk ke dalam kawasan candi.
"Kami mengimbau kepada wisatawan untuk menjaga kesehatan serta melaksanakan protokol kesehatan dengan baik. Jika kondisi sedang tidak sehat, sebaiknya tidak melakukan perjalanan wisata," pungkas Emilia.
ADVERTISEMENT