kumparan
25 Maret 2018 7:26

Unik, Jepang Miliki Museum dengan 950 Jenis Toilet

TOTO Museum, Jepang. (Foto: jp.toto.com/museum/)
Bukan rahasia umum lagi jika Jepang merupakan salah satu negara yang memiliki toilet dengan sejuta kerumitannya. Berbagai tombol dengan teknologi tinggi siap memanjakan mereka yang ingin membuang air besar atau kecil.
ADVERTISEMENT
Bahkan, toilet hi-tech yang dimiliki Negeri Sakura ini telah dibuat museum sejak 2015 lalu. Perusahaan toilet ternama, yaitu TOTO membuka museum toilet di Kota Kirakyushu yang berada di utara Pulau Kyusu, Prefektur Fukuoka, Jepang.
Loading Instagram...
TOTO Museum membagi museumnya menjadi 3 area. Di Ruang Pameran 1 pengunjung akan diperlihatkan bagaimana proses pembuatan produk.
Loading Instagram...
Ruang Pameran 2 memamerkan berbagai macam toilet dengan 'sejarahnya'. Misalnya saja replika toilet pertama tahun 1914, toilet yang digunakan para atlet Summer Olympic Games 1964, toilet yang tersambung ke aliran listrik, hingga kamar mandi yang digunakan Douglas MacArthur pun turut meramaikan museum ini.
Loading Instagram...
Tak lupa berbagai bentuk toilet dari masa ke masa juga turut diperlihatkan. Kurang lebih ada 950 toilet, wastafel serta berbagai produk kamar mandi lainnya yang dipamerkan.
ADVERTISEMENT
Loading Instagram...
Ada pula sejarah bagaimana terbentuknya TOTO, serta produk TOTO dari tahun ke tahun. Dan ada juga perubahan budaya toilet di Jepang, mulai dari di pedesaan hinga di perkotaan.
Loading Instagram...
Ruang Pameran 3 menampilkan produk yang dijual TOTO di luar Jepang, seperti di Asia dan Eropa.
Karena mengusung konsep yang tak biasa, banyak wisatawan yang penasaran dengan keunikan museum ini. Bahkan, tiga bulan pertama dibuka, TOTO Museum dapat menarik hingga 30 ribu pengunjung.
Loading Instagram...
Keunikannya ini membuat Madonna dan Will Smith dibuat penasaran. Mereka pun berkunjung untuk melihat keunikan museum ini secara langsung.
Setiap harinya TOTO Museum buka sejak pukul 10.00 hingga 17.00 waktu setempat. Tak perlu merogoh kocek untuk masuk ke sini alias gratis.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan