7 Aturan Tak Tertulis yang Harus Ditaati oleh Keluarga Kerajaan Inggris

Sebagai salah satu kerajaan yang cukup terpandang di dunia, Kerajaan Inggris memiliki sejumlah aturan ketat dalam segala hal, termasuk juga dalam hal berpakaian. Aturan tidak tertulis ini berlaku untuk seluruh anggota keluarga kerajaan, mulai dari Ratu Elizabeth II sebagai pemimpin tertinggi, hingga para anak, cucu, dan cicit seperti Pangeran George.
Tentunya, terdapat alasan tersendiri di balik aturan tersebut. Salah satunya adalah demi keamanan dan menerapkan etika kesopanan.
Melansir dari berbagai sumber, berikut tujuh dari sekian banyak aturan tidak tertulis dalam berpakaian yang harus dipatuhi oleh seluruh anggota keluarga Kerajaan Inggris. Apa saja?
1. Pakai warna cerah agar mudah dikenali
Ratu Elizabeth II selalu terlihat menggunakan pakaian dengan warna yang cerah. Selama 66 tahun menjabat, ia telah mengenakan pakaian berwarna hijau, kuning, serta berbagai warna terang lainnya. Hal tersebut bertujuan agar publik dan staf kerajaan bisa mengenalinya ketika berada dalam kerumunan.
Karena itulah kita sering melihat sejumlah foto Ratu Elizabeth II yang mengenakan pakaian dan topi dengan warna senada.
2. Anak laki-laki harus pakai celana pendek
Bila kita sering memperhatikan, Pangeran George sering terlihat mengenakan celana pendek dalam setiap acara. Rupanya, hal ini karena ada aturan tertentu dari Kerajaan Inggris yang menetapkan bahwa anak laki-laki berusia di bawah 8 tahun harus mengenakan celana pendek. Melansir Harper's Bazaar, penggunaan celana pendek dianggap menunjukkan status sosial yang tinggi.
3. Menggunakan seragam militer untuk acara formal
Seragam seremonial ini hanya bisa digunakan dalam acara formal Kerajaan Inggris dan telah menjadi tradisi sejak abad ke-19. Pakaian ini hanya dimiliki oleh bangsawan yang pernah bertugas dalam angkatan bersenjata dan menyandang gelar kehormatan di bidang militer.
Adapun anggota keluarga kerajaan Inggris yang pernah mengenakan pakaian ini, beberapa di antaranya adalah Putri Anne, Pangeran Charles, Pangeran Harry, Pangeran Philip, dan Pangeran William.
4. Gaun pernikahan harus disetujui Ratu Elizabeth
Sebelum dikenakan saat menikah, gaun pernikahan yang dipakai oleh perempuan dari Kerajaan Inggris atau perempuan yang akan menikahi anggota keluarga Kerajaan Inggris harus mendapat persetujuan lebih dulu dari Ratu Elizabeth II. Beberapa minggu sebelum acara berlangsung, hasil rancangan gaun akan ditunjukkan pada Ratu Elizabeth II untuk mendapatkan putusan final apakah gaun tersebut layak atau tidak untuk dipakai.
5. Menunjukkan rasa hormat terhadap negara yang dikunjungi melalui busana yang dipakai
Keluarga Kerajaan Inggris punya cara sendiri dalam menunjukkan rasa hormat terhadap negara lain. Mereka akan mengenakan baju dengan warna kebangsaan negara yang hendak dikunjungi.
Contohnya, Kate Middleton terlihat menggunakan bros dan topi daun maple ketika berkunjung di Kanada. Selain itu, Kate Middleton pernah mengenakan baju buatan lokal saat melakukan kunjungan ke India.
6. Perempuan diwajibkan memakai panty hose atau stoking
Semua perempuan keluarga kerajaan Inggris diwajibkan menggunakan stoking saat menghadiri acara publik. Aturan ini datang dari Ratu Elizabeth II. Penggunaan stoking ini adalah aturan yang cukup ketat dan perlu ditaati oleh perempuan anggota keluarga kerajaan Inggris.
7. Busana berwarna hitam untuk situasi darurat
Keluarga kerajaan jarang terlihat mengenakan pakaian berwarna hitam. Namun, mereka akan menyiapkan setelan hitam ketika berangkat ke luar negeri untuk berjaga-jaga saat terjadi keadaan darurat. Bila ada anggota keluarga yang meninggal, mereka akan kembali ke Inggris dengan pakaian bernuansa hitam karena tahu akan menjadi sorotan begitu keluar dari pesawat.
Pada 1952, Ratu Elizabeth II pernah dipaksa tetap berada di pesawat setelah kembali dari Kenya. Saat itu ayahnya meninggal dan ia tidak membawa pakaian hitam sehingga Ratu Elizabeth harus menunggu sampai pakaian dikirimkan. Selain untuk suasana berkabung, pakaian hitam juga digunakan saat hari peringatan bagi mereka yang gugur dalam pertempuran.
Penulis: Adinda Cindy Lapod
----
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
----
Saksikan video menarik di bawah ini.
