Woman12 September 2020 16:33

Aneh dan Tak Biasa, Ini 5 Ritual Pernikahan Paling Unik di Seluruh Dunia

Konten Redaksi kumparan
Aneh dan Tak Biasa, Ini 5 Ritual Pernikahan Paling Unik di Seluruh Dunia (1082420)
Ilustrasi Pernikahan di India Foto: Shutter Stock
Setiap negara memiliki ritual kebudayaan yang berbeda-beda, termasuk juga saat menjalani prosesi ritual pernikahan. Masing-masing suku dari berbagai negara mempunyai cara tersendiri untuk merayakan pernikahan.
ADVERTISEMENT
Namun bagi beberapa orang, ritual pernikahan ini justru terdengar aneh dan tak biasa. Misalnya saja di Kenya, pengantin perempuan harus diludahi dulu setelah dinikahi. Ritual aneh juga terjadi di China, di mana perempuan diwajibkan untuk menangis selama sebulan sebelum menikah.
Ladies, penasaran dengan ritual pernikahan unik lainnya? Berikut 5 ritual pernikahan yang aneh dan tak biasa dari berbagai negara di seluruh dunia.

1. Pengantin perempuan harus diludahi

Aneh dan Tak Biasa, Ini 5 Ritual Pernikahan Paling Unik di Seluruh Dunia (1082421)
Pengantin perempuan di Kenya. dok. ist
Di suku Massai yang terdapat di Kenya, para perempuan diharuskan menikahi pria yang lebih tua darinya. Namun uniknya adalah, saat prosesi akad nikah, ayah atau saudara laki-laki pengantin perempuan harus meludahi bagian kepalanya. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan restu atau berkat kepada para pengantin baru. Setelah itu, pengantin perempuan baru bisa dilepas sepenuhnya dan menjadi tanggung jawab dari suaminya.
ADVERTISEMENT

2. Pengantin perempuan wajib menangis selama sebulan

Aneh dan Tak Biasa, Ini 5 Ritual Pernikahan Paling Unik di Seluruh Dunia (1082422)
Pengantin perempuan di China harus menangis. dok. ist
Salah satu suku di China, Tujia, mengharuskan perempuan yang akan menikah untuk menangis selama satu jam selama satu bulan sebelum ia resmi menikah. Di hari ke-10, ibu dari pengantin perempuan pun diharuskan untuk menangis bersama sang calon pengantin. Sepuluh hari kemudian atau di hari ke-20, nenek dari calon pengantin pun diwajibkan untuk ikut menangis.
Hingga akhirnya di akhir bulan atau sebelum perempuan Tujia menikah, seluruh perempuan di keluarganya diharuskan untuk menangis bersama-sama. Ritual ini dilakukan sebagai ekspresi dari rasa senang dan kebahagiaan. Kabarnya, suara tangisan yang dihasilkan dari para perempuan tersebut akan membentuk suatu nada yang mirip seperti lagu.

3. Calon pengantin disiram kotoran dan diikat dipohon

Aneh dan Tak Biasa, Ini 5 Ritual Pernikahan Paling Unik di Seluruh Dunia (1082423)
Ritual nikah unik di Skotlandia. dok. Balintore
Ritual pernikahan tak biasa lainnya juga terjadi di Skotlandia. Sebelum menikah, baik calon pengantin pria dan perempuan disiram berbagai hal-hal menjijikan dan kotor oleh para keluarga dan teman-temannya. Setelah disiram, keduanya diikat di pohon kemudian dibebaskan. Ritual ini dimaksudkan untuk menandakan bahwa kedua calon pengantin sudah siap menjalani kehidupan berumah tangga dan siap menghadapi masalah apapun.
ADVERTISEMENT

4. Tidak boleh tersenyum saat menikah

Aneh dan Tak Biasa, Ini 5 Ritual Pernikahan Paling Unik di Seluruh Dunia (1082424)
Pengantin di Kongo tidak boleh tersenyum. dok. ist
Bila pernikahan harus dirayakan dengan ekspresi suka cita, namun hal ini tidak berlaku di Kongo. Di sana, tersenyum adalah hal yang sangat dilarang untuk dilakukan para pengantin saat menjalani upacara pernikahan. Masyarakat Kongo menganggap bahwa tersenyum menjadi pertanda bahwa pasangan pengantin tidak serius menjalankan pernikahan.
Maka dari itu, para pengantin Kongo selalu memasang ekspresi wajah yang datar, bahkan saat harus difoto sekalipun. Namun setelah upacara pernikahan selesai dan mereka pergi berbulan madu, pasangan pengantin baru ini diperbolehkan untuk tersenyum.

5. Pengantin harus memotong kayu setelah menikah

Aneh dan Tak Biasa, Ini 5 Ritual Pernikahan Paling Unik di Seluruh Dunia (1082425)
Memotong kayu setelah menikah. dok. Flickr/JiM NAchlin
Ritual pernikahan tak biasa lainnya juga dilakukan di Jerman. Setelah menikah, para pengantin harus bekerja sama untuk memotong batang kayu besar dengan gergaji berukuran besar. Gergaji tersebut harus dipegang bersama-sama hingga kayu tersebut terbelah dua. Tradisi ini dimaksudkan agar pengantin baru bisa bekerja sama dalam menghadapi permasalahan yang bisa muncul dalam kehidupan pernikahannya.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tim Editor
drop-down
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white