Bella Hadid Akui Sering Merasa Insecure, Sesali Oplas Hidung saat Remaja

17 Maret 2022 9:51
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Bella Hadid Akui Sering Merasa Insecure, Sesali Oplas Hidung saat Remaja (178532)
zoom-in-whitePerbesar
Fashion Show Savage x Fenty: Bella Hadid Foto: AFP/Angela Weiss
ADVERTISEMENT
Supermodel Bella Hadid baru-baru ini membeberkan berbagai perasaan insecure yang ia rasakan. Bahkan, ia mengungkapkan penyesalan pernah menjalani prosedur operasi plastik hidung ketika masih remaja.
ADVERTISEMENT
Perempuan keturunan Palestina-Belanda ini sudah berkecimpung di dunia modeling sejak 2014, tepatnya ketika berusia 18 tahun. Saat itu, ia resmi bergabung dengan agensi IMG Models. Bella debut di ajang New York Fashion Week satu bulan setelahnya.
Terkait operasi plastik hidung, Bella ternyata sudah menjalaninya empat tahun sebelum terjun ke dunia modeling, tepatnya saat berusia 14 tahun. Adik Gigi Hadid ini pada akhirnya menyesali keputusannya tersebut.
Hal ini diungkapkan oleh Bella dalam wawancara dengan Vogue yang dirilis pada Selasa (15/3).
“Coba saja waktu itu saya tetap mempertahankan hidung dari nenek moyang saya. Menurut saya, saya pasti akan bisa menyesuaikan diri [dengan hidung sebelum dioperasi] seiring berjalannya waktu,” kata Bella sebagaimana dikutip dari Vogue.
Bella Hadid Akui Sering Merasa Insecure, Sesali Oplas Hidung saat Remaja (178533)
zoom-in-whitePerbesar
Model AS Bella Hadid berpose saat ia tiba di Gala Cinema Against AIDS ke-24. Foto: Alberto Pizzoli / AFP

Minder dengan Gigi Hadid

Bella juga mengungkapkan betapa mindernya ia jika disandingkan dengan Gigi Hadid, kakaknya yang sudah lebih dulu terjun ke dunia modeling.
ADVERTISEMENT
“Saya adalah saudara perempuan yang lebih buruk rupa. Saya adalah si rambut gelap. Saya tidak sekeren Gigi, tidak sesupel dia. Itulah yang dikatakan orang tentang saya,” ucap Bella kepada Vogue.
Bella menambahkan, karena terlalu sering mendengar ucapan-ucapan menohok hati tersebut, ia pun lama-kelamaan percaya bahwa dirinya lebih buruk rupa dan tidak sama kerennya dengan Gigi.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
“Saya selalu bertanya pada diri sendiri, bagaimana bisa, seorang gadis dengan rasa rendah diri yang luar biasa, kecemasan, depresi, masalah soal citra tubuh, gangguan makan, benci disentuh, memiliki kecemasan sosial yang intens, berkecimpung dalam industri ini?” beber dia.
Bella Hadid Akui Sering Merasa Insecure, Sesali Oplas Hidung saat Remaja (178534)
zoom-in-whitePerbesar
Unggah Foto Menangis, Bella Hadid Ungkap Alami Burnout & Insecure Jalani Hidup. Foto: Instagram @bellahadid
Sebelumnya, Bella juga sempat membuka diri soal masalah mental dan insecurity yang menimpanya.
Pada November 2021, ia mengunggah foto-foto di Instagram yang menunjukkan dirinya sedang menangis. Wajahnya tampak memerah dengan mata bengkak. Dalam keterangan foto tersebut, Bella mengatakan dirinya mengalami depresi.
ADVERTISEMENT
Bella pun akhirnya merasa malu akan hal itu karena dia sebenarnya sudah menjalani hidup yang luar biasa dengan berbagai peluang baik.

Merasa selalu salah dimengerti orang lain

Salah satu faktor yang mengganggu kesehatan mental dan kepercayaan diri Bella adalah prasangka orang lain terhadapnya. Kepada Vogue, ia mengatakan orang kerap menuduhnya melakukan operasi plastik seperti eye-lifting treatment dan lip filler.
Bella Hadid Akui Sering Merasa Insecure, Sesali Oplas Hidung saat Remaja (178535)
zoom-in-whitePerbesar
Bella Hadid Foto: REUTERS/Brendan McDermid
“Orang-orang berpikir saya melakukan banyak perubahan di wajah saya hanya karena satu foto wajah saya yang tampak puffy ketika masih remaja. Saya yakin, wajah kalian sekarang tidak sama dengan ketika kalian berusia 13 tahun, kan? Saya tak pernah menggunakan filler,” jelas dia.
Ia pun mengungkapkan, kalaupun wajahnya tampak berbeda, bukan berarti dia melakukan operasi plastik. Perubahan yang drastis itu dilakukan lewat trik makeup dengan face tape.
ADVERTISEMENT
Semua ucapan buruk yang ditujukan pada Bella membuatnya merasa tak pantas untuk menjalani hidup ini. Ia pun mengaku, ia merasa orang-orang selalu salah paham terhadapnya.
“Orang-orang selalu saja punya omongan, tetapi yang bisa saya katakan di sini, [adalah] saya selalu merasa salah dimengerti di dalam industri ini dan juga oleh orang-orang di sekitar saya,” tutup dia.