Keluar dari Kandang, Karier DJ Perempuan Arab Saudi Mulai Melambung

4 Agustus 2022 16:54
·
waktu baca 4 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
DJ Saudi Leen Naif bermain di sebuah acara universitas di kota pesisir Laut Merah Arab Saudi, Jeddah, Arab Saudi, pada 26 Mei 2022. Foto: Fayez Nureldine/AFP
zoom-in-whitePerbesar
DJ Saudi Leen Naif bermain di sebuah acara universitas di kota pesisir Laut Merah Arab Saudi, Jeddah, Arab Saudi, pada 26 Mei 2022. Foto: Fayez Nureldine/AFP
ADVERTISEMENT
Beberapa tahun yang lalu, profesi disc jockey atau DJ di Arab Saudi mungkin terdengar aneh dan tidak nyata. Apalagi jika yang melakukannya adalah perempuan. Namun, sejak 2017 lalu, peraturan yang ketat mengenai musik dan konser di Arab Saudi semakin melonggar, berkat reformasi yang didorong oleh Pangeran Mahkota Mohammed bin Salman (MBS).
ADVERTISEMENT
Dikutip dari Reuters, dulu, musik memiliki posisi yang sulit di Arab Saudi, akibat aliran Wahabi yang kuat di Arab Saudi. Konser-konser saat itu harus dilakukan secara diam-diam; musik pun tidak boleh dimainkan di ruang publik seperti mal.
Reformasi yang dilakukan oleh Pangeran MBS, yaitu menjadikan Arab Saudi sebagai negara yang “ramah hiburan”, membuka gerbang bagi para DJ perempuan Arab Saudi untuk mulai mengepakkan sayap. Bermusik, yang sebelumnya hanya sebatas hobi yang dilakukan di “kandang” masing-masing, kini menjadi salah satu opsi karier bagi para DJ perempuan.
Dilansir kantor berita Agence France-Presse (AFP), Leen Naif merupakan salah satu DJ perempuan Arab Saudi yang mulai melambung namanya. Perempuan berusia 26 tahun ini sukses menjadi headliner di panggung-panggung musik bergengsi seperti Formula 1 Grand Prix di Jeddah, Arab Saudi; dan Expo 2020 di Dubai, Uni Emirat Arab.
DJ Saudi Leen Naif bermain di sebuah acara universitas di kota pesisir Laut Merah Arab Saudi, Jeddah, Arab Saudi, pada 26 Mei 2022. Foto: Fayez Nureldine/AFP
zoom-in-whitePerbesar
DJ Saudi Leen Naif bermain di sebuah acara universitas di kota pesisir Laut Merah Arab Saudi, Jeddah, Arab Saudi, pada 26 Mei 2022. Foto: Fayez Nureldine/AFP
Seiring berjalannya waktu, semakin banyak DJ perempuan yang tampil di panggung festival musik yang tersebar di kota-kota besar Arab Saudi. Ini, menurut Leen Naif, membuat para penonton mulai merasa nyaman menyaksikan para DJ perempuan beraksi dengan controller dan rangkaian alat DJ mereka di panggung.
ADVERTISEMENT
“Banyak DJ perempuan kini mulai bermunculan. Sekarang, menjadi seorang DJ terasa jauh lebih mudah dibanding sebelumnya,” ujar Leen Naif kepada AFP.
Menurut seorang DJ bernama Mohammed Nassar (dikenal dengan nama panggung Vinyl Mode), fakta bahwa DJ perempuan dengan mudah diterima di atas panggung cukup mengejutkan. Sebab, dulu, kesempatan kerja bagi perempuan Arab Saudi terbilang sangat kecil; terlebih kesempatan kerja di industri hiburan.
“Saat ini, Anda melihat semakin banyak musisi-musisi perempuan mulai unjuk gigi. Dulu, ber-DJ hanyalah sebuah hobi untuk mengekspresikan diri yang mereka lakukan di kamar tidur mereka. Namun kini, kita memiliki platform; bahkan mereka mampu berkarier. Ini sangat menakjubkan,” kata Nassar, sebagaimana dikutip dari AFP.
DJ Saudi Leen Naif bermain di sebuah acara universitas di kota pesisir Laut Merah Arab Saudi, Jeddah, Arab Saudi, pada 26 Mei 2022. Foto: Fayez Nureldine/AFP
zoom-in-whitePerbesar
DJ Saudi Leen Naif bermain di sebuah acara universitas di kota pesisir Laut Merah Arab Saudi, Jeddah, Arab Saudi, pada 26 Mei 2022. Foto: Fayez Nureldine/AFP

Perjalanan ber-DJ Leen Naif

Leen Naif pertama kali berkenalan dengan electronic music ketika ia masih remaja. Berkat pamannya, Leen langsung jatuh hati dengan genre musik ini dan bertanya-tanya, apakah ber-DJ bisa menjadi pilihan karier yang baik untuknya.
ADVERTISEMENT
Tak seperti kawan-kawannya yang mengejar mimpi menjadi dokter atau guru, Leen justru bercita-cita menjadi seorang DJ sukses. Menurutnya, ia bukan tipe orang yang senang belajar; ia lebih suka bekerja. Beruntung, cita-cita Leen didukung penuh oleh orang tua dan keluarganya.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Namun, lingkungan penuh tangan terbuka itu hanya berlaku di keluarganya saja. Masyarakat umum Arab Saudi tidak seramah itu dalam menerima DJ perempuan. Leen menceritakan, beberapa tahun lalu, seorang laki-laki menghampiri Leen di tengah set (penampilan). Di momen itu, laki-laki tersebut menegaskan bahwa Leen seharusnya tidak boleh tampil. Alhasil, set Leen langsung diberhentikan.
DJ Saudi Leen Naif bermain di sebuah acara universitas di kota pesisir Laut Merah Arab Saudi, Jeddah, Arab Saudi, pada 26 Mei 2022. Foto: Fayez Nureldine/AFP
zoom-in-whitePerbesar
DJ Saudi Leen Naif bermain di sebuah acara universitas di kota pesisir Laut Merah Arab Saudi, Jeddah, Arab Saudi, pada 26 Mei 2022. Foto: Fayez Nureldine/AFP
Kendati demikian, itu semua terjadi di masa lalu. Leen mengungkapkan, kejadian seperti itu kemungkinan besar tidak akan terjadi lagi di masa sekarang. “Saya berani bertaruh, jika laki-laki tersebut melihat saya sekarang, ia akan berdiri di baris terdepan hanya untuk menonton set saya,” tegas Leen.
ADVERTISEMENT
Kini, musik-musik DJ Leen mulai terjamah oleh audiens internasional berkat penampilannya di World Expo 2020 yang berlangsung di Dubai, Uni Emirat Arab.

Cerita DJ perempuan lainnya

Selain DJ Leen Naif, ada DJ perempuan lain yang mulai mengepakkan sayapnya di industri musik Arab Saudi. Dia adalah Lujain Albishi, lebih dikenal dengan nama panggung “Biirdperson.”
DJ Saudi Lujain Albishi bermain di acara pantai di kota Laut Merah Arab Saudi, Jeddah, Arab Saudi, pada 26 Mei 2022. Foto:  Fayez Nureldine/AFP
zoom-in-whitePerbesar
DJ Saudi Lujain Albishi bermain di acara pantai di kota Laut Merah Arab Saudi, Jeddah, Arab Saudi, pada 26 Mei 2022. Foto: Fayez Nureldine/AFP
Lujain mulai bereksperimen dengan dunia DJ selama pandemi COVID-19. Awalnya, keluarga Lujain tidak begitu setuju dengan pilihan Lujain yang ingin menjadikan DJ sebagai karier profesional—mereka ingin Lujain menjadi dokter.
Namun, Lujain tetap kukuh dengan pendiriannya. Ia terus mengembangkan skill ber-DJ dengan tampil di satu pesta ke pesta lainnya.
Satu pencapaian terbesar Lujain adalah ketika ia diundang untuk beraksi di festival musik raksasa Arab Saudi, MDLBeast Soundstorm, yang berlangsung di Riyadh pada Desember 2021 lalu.
DJ Saudi Lujain Albishi bermain di acara pantai di kota Laut Merah Arab Saudi, Jeddah, Arab Saudi, pada 26 Mei 2022. Foto:  Fayez Nureldine/AFP
zoom-in-whitePerbesar
DJ Saudi Lujain Albishi bermain di acara pantai di kota Laut Merah Arab Saudi, Jeddah, Arab Saudi, pada 26 Mei 2022. Foto: Fayez Nureldine/AFP
“Keluarga saya datang ke Soundstorm dan mereka menyaksikan penampilan saya. Mereka menari, mereka bersenang-senang,” ungkap Lujain kepada AFP.
ADVERTISEMENT
Lujain pun yakin, DJ perempuan di Arab Saudi akan terus berkembang dan bertahan untuk waktu yang lama. Sebab, menurutnya, tidak ada perbedaan antara perempuan dan laki-laki di mata musik; semua orang berhak untuk mendengarkan electronic music karyanya.
Musik saya bukan hanya untuk perempuan atau hanya untuk laki-laki. Musik saya untuk telinga para pencinta musik,” tegas Lujain.