Bisnis
·
4 Mei 2021 13:54

Ladies, Berikut Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Memulai Bisnis

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Ladies, Berikut Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Memulai Bisnis (215124)
Sosok perempuan dalam dunia bisnis tidak lagi menjadi sesuatu yang dipertanyakan. Yes, women rules! Foto: Shutterstock.
Tren positif keterlibatan perempuan dalam dunia bisnis semakin meningkat. Mulai dari inisiatif membangun dan mengelola bisnis pribadi, maupun penempatan pada posisi manajerial sebuah perusahaan.
Hal ini bisa terjadi karena banyak faktor. Ada yang datang dari diri sendiri, seperti ambisi, motivasi, atau pembuktian diri. Ada pula yang datang dari luar, seperti banyaknya perusahaan yang peduli terhadap jenjang karier perempuan dan menyoroti isu kesetaraan gender.
Dalam sebuah laporan yang dikeluarkan McKinsey Global Institute (MGI) pada tahun 2018, memperlihatkan tingkat kesetaraan gender dalam angkatan kerja di kawasan Asia Pasifik meningkat. Tak hanya itu, Pendapatan Domestik Bruto (PDB) di negara-negara pada kawasan tersebut juga diprediksi akan meningkat hingga 4,5 triliun dolar AS pada 2025.
Jika menilik ke belakang, perjalanan menuju kesetaraan ini tidak terlepas dari peran berbagai perempuan-perempuan hebat dari masa ke masa, termasuk Kartini. Lewat kerja, karya, dan buah pemikiran mereka, stigma perempuan yang hanya awalnya dianggap hanya bisa berada di dapur dan mengurus pekerjaan rumah, kian terhapuskan.
Ladies, Berikut Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Memulai Bisnis (215125)
Ilustrasi perempuan yang merdeka bekerja. Foto: Shutterstock.
Perempuan semakin berdaya dan memperoleh kesempatan yang sama. Dari 57,82 juta UMKM di Indonesia, lebih dari 60 persen diinisiasi oleh perempuan. Jumlah tersebut terus bertambah, terlebih lagi di tengah pandemi seperti sekarang. Banyak orang yang mendapatkan ide baru dan masuk ke dunia bisnis secara mandiri.
Bukan hanya itu, keberadaan e-commerce memberikan peluang yang semakin lebar bagi semua orang, termasuk perempuan untuk menjadi pengusaha. Tanpa perlu menentukan tempat, kamu dapat membuka toko online dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Bila Anda akan memulai bisnis di masa pandemi, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan. Apa saja?

1. Susun rencana bisnis yang relevan

Tak sedikit bisnis yang akhirnya harus tutup akibat dampak pandemi COVID-19. Oleh sebab itu, penting untuk menyusun rencana bisnis yang relevan dengan konteks di masa kini.
Pusat Informasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Indonesia menggunakan perumpamaan bahwa menyusun rencana bisnis itu sama seperti memilih “rute perjalanan” terbaik. Kita harus sadar betul dari mana dan ke mana bisnis ini akan dibawa. Rancang detail bisnis mulai dari poin-poin sederhana di bawah ini.
  1. Profil usaha yang meliputi sejarah, visi, dan misi yang akan Anda capai dalam bisnis ini.
  2. Cari tahu keunggulan produk/jasa dengan menggunakan format SWOT yang terdiri dari Strength (kekuatan), Weakness (kelemahan), Opportunity (peluang), dan Threat (ancaman).
  3. Memilih rekan kerja yang tepat agar bisnis bisa berjalan dengan baik.

2. Riset pasar untuk melihat data di lapangan

Ladies, Berikut Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Memulai Bisnis (215126)
Ilustrasi menentukan pilihan terbaik. Foto: Shutterstock.
Berikutnya, lakukan riset pasar sebanyak-banyaknya. Market research tidak semata-mata hanya berguna untuk mengetahui siapa orang yang akan membeli produk atau menggunakan jasamu. Persiapan ini mampu mempersiapkan bisnismu untuk siap bersaing di pasaran.
Sekarang, mari mulai riset pasar dengan menjawab beberapa pertanyaan di bawah ini ya, Ladies!
  1. Bagaimana tanggapan konsumen terhadap nama, logo, dan deskripsi branding produk/jasa yang ditawarkan?
  2. Berapa banyak uang yang konsumen bersedia bayarkan untuk produk/jasa tersebut?
  3. Seberapa sering konsumen belanja offline dan secara online?
Setelah mengetahui jawabannya, lakukan riset kompetitor. Dilansir Sirclo, kebiasaan buruk yang paling sering dilakukan adalah mengabaikan metode bisnis kompetitor. Bahkan tak sedikit yang malah melarang dirinya untuk melirik kompetitor karena takut minder, terpengaruh, atau malah menduplikasi caranya.
Padahal, informasi yang Anda peroleh dari riset kompetitor akan membuat bisnis berpijak ke arah yang jelas. Sama seperti perumpamaan “rute terbaik” di atas; mempelajari kompetitor akan membawa bisnis Anda ke banyak rute alternatif yang mungkin berpeluang memberikan dampak baik.
Ketahui juga apa yang tengah dibutuhkan pasar saat ini. Permintaan pelanggan di platform e-commerce bisa menjadi salah satu sumber referensi. Pada tiga bulan pertama 2021, e-commerce Blibli mengalami peningkatan penjualan dua kali lipat untuk produk baju tidur dan pakaian dalam perempuan, peralatan medis, serta perlengkapan pernikahan. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, terjadi peningkatan yang signifikan.
Perubahan aktivitas masyarakat yang kini terus berada di rumah menjadi faktor utamanya. Maka dari itu, riset pasar adalah kunci peluang bisnis untuk memahami kebutuhan masyarakat.

3. Memanfaatkan disrupsi informasi dan teknologi secara maksimal

Ladies, Berikut Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Memulai Bisnis (215127)
Ilustrasi berjualan secara online. Foto: Shutterstock.
Budaya bisnis start-up dibuktikan dengan munculnya ribuan bisnis berbasis teknologi sejak awal pandemi hingga sekarang. Bagaimana tidak, pandemi mengharuskan kita untuk bergantung pada teknologi. Mulai dari kebutuhan makan, pakaian, tabungan, dan segala kebutuhan lainnya.
Momentum ini harus dimanfaatkan secara maksimal. Selain membuat media sosial khusus dan berjualan dari sana, coba juga cara efektif lain seperti menjadi mitra penjual pada platform e-commerce.
Blibli membuka peluang untuk Anda yang ingin merambah ke e-commerce untuk berjualan. Bersama Blibli, Anda dapat menjangkau calon pembeli di seluruh Indonesia. Sistem 24/7 di platform e-commerce juga memungkinkan Anda mendapatkan hasil penjualan yang maksimal bagi pertumbuhan bisnis Anda.
Tak hanya itu, Blibli menyediakan Blibli Seller Center untuk memfasilitasi Anda membuka toko online di platform Blibli. Setelah menjadi seller, Blibli akan terus berperan aktif dalam mendorong kesuksesan bisnis Anda melalui berbagai macam program, layanan, dan fitur yang ada di ekosistem e-commerce Blibli.
Ada Blibli Seller University dan komunitas Blibli Seller di mana akan dibagikan ilmu dan cara tepat membangun bisnis online, termasuk perancangan strategi pemasaran. Lalu, Blibli juga menyediakan fasilitas Fulfillment by Blibli (FBB) di mana seller bisa menyerahkan keseluruhan proses logistik, mulai dari warehousing hingga delivery, ke Blibli.
Jika seorang seller memiliki pertanyaan, Blibli menyiapkan Blibli Seller Care, call center khusus bagi seller Blibli. Untuk informasi lengkap mengenai cara menjadi seller di Blibli, Anda dapat lihat di sini.
Sebagai wujud apresiasi kepada para perempuan hebat, Blibli ingin kembali menyatakan dukungannya bagi segala bentuk usaha dan geliat perempuan di Indonesia. #KarenaKamuNo1, Blibli menyediakan platform berbisnis yang membuka peluang bagi siapa pun, di mana pun, untuk bersama-sama menggaungkan semangat di masa pandemi.
Artikel ini merupakan bentuk kerja sama dengan Blibli