Woman
·
14 Oktober 2020 17:14

Makin Berani, Meghan Markle Samakan Pengguna Media Sosial dengan Pecandu Narkoba

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Makin Berani, Meghan Markle Samakan Pengguna Media Sosial dengan Pecandu Narkoba (9405)
Meghan Markle pakai trench dress saat bertemua Graca Machel Foto: AFP
Belakangan ini, Meghan Markle kembali disibukkan dengan berbagai kegiatan. Istri Pangeran Harry ini banyak terlibat dalam acara yang membahas tentang politik, kesehatan mental, isu yang terkait dengan anak-anak dan masih banyak lagi.
ADVERTISEMENT
Sejak hengkang dari Kerajaan Inggris, Meghan kini lebih bebas menyuarakan pendapatnya tanpa takut menyalahi aturan kerajaan. Hal ini bisa dilihat dari pidato yang ia bawakan dalam berbagai acara yang ia hadiri. Salah satunya ketika ia melakukan pidato selama 15 menit dalam acara Fortune Most Powerful Women Next Gen Virtual Summit dengan tema 'One on One: Courageous Leadership with Meghan, The Duchess of Sussex', yang diadakan oleh Majalah Fortune beberapa waktu lalu.
Perempuan 39 tahun ini membahas mengenai dampak buruk media sosial terhadap kehidupan seseorang. Mengenakan gaun biru-putih dengan rambut diikat, Meghan juga bercerita dulu sempat punya akun media sosial yang kini sudah dihapus.
"Saya punya alasan tersendiri untuk tidak lagi menggunakan media sosial. Dulu saya punya akun pribadi tapi sekarang sudah tidak ada... Saya membuat keputusan untuk tidak punya akun lagi jadi saya tidak tahu apa saja yang terjadi di luar sana dan itu sangat memudahkan saya," ungkap Meghan dalam acara virtual tersebut seperti dikutip dari The Sun.
Makin Berani, Meghan Markle Samakan Pengguna Media Sosial dengan Pecandu Narkoba (9406)
Meghan Markle bicara berani, sebut pengguna media sosial seperti pengguna narkoba. Foto: dok. Instagram @fortunemag
Ia kemudian mengungkapkan kekhawatirannya pada para pengguna media sosial. Meghan pun mengibaratkan pengguna media sosial itu sama dengan pengguna narkoba. Sebab menurutnya media sosial juga bisa menyebabkan kecanduan seperti narkoba.
ADVERTISEMENT
"Saya punya kepedulian terhadap orang yang terobsesi dengan media sosial dan itu sudah menjadi bagian dari hidup setiap orang yang menyebabkan kecanduan, seperti hal lain di dunia ini. Orang yang kecanduan obat-obatan disebut pengguna dan orang yang mempunyai media sosial juga disebut pengguna," jelasnya.
Menurutnya, ada sistem algoritma yang membuat seseorang terobsesi dengan media sosial dan itu bisa memberikan dampak buruk bagi siapa saja yang menggunakannya.
Meghan kemudian menyarankan agar pengguna media sosial lebih berhati-hati lagi ketika berselancar di dunia maya. Ia mengimbau agar mereka tidak menyebarkan kebencian dan harus memberikan informasi yang tepat.
Makin Berani, Meghan Markle Samakan Pengguna Media Sosial dengan Pecandu Narkoba (9407)
Meghan Markle dalam acara One on One: Courageous Leadership with Meghan, The Duchess of Sussex. Foto: dok. Instagram @fortunemag
"Kalau kamu tidak setuju dengan sesuatu, jangan jadi bagian dari masalah, jadilah bagian dari solusi. Jangan menyebarkan kebencian, bagikan sesuatu dari sisi yang benar sehingga isu yang tersebar adalah isu yang tepat," pungkasnya.
Meghan Markle merasa kepeduliannya terhadap masa depan dunia kian meningkat semenjak ia punya anak. Ia mengaku ingin anaknya, Archie, nanti hidup dalam dunia yang lebih baik.