Woman
·
2 Maret 2021 14:15

Meningkatkan Peran dan Peluang Perempuan dalam Bidang Bisnis

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Meningkatkan Peran dan Peluang Perempuan dalam Bidang Bisnis (15090)
searchPerbesar
Ilustrasi perempuan mengelola bisnis. Foto: Shutterstock
Keterlibatan perempuan dalam bidang bisnis kian masif. Tak hanya sebagai pengambil kebijakan, banyak bisnis yang dibangun dan dikelola oleh perempuan sejak awal dirintis. Pada 2018, lebih dari 60 persen UMKM dikelola perempuan dari jumlah 57,83 juta UMKM.
Itu artinya, perempuan turut berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi. Dalam lingkup yang lebih kecil, kontribusi perempuan dalam ranah bisnis dapat membantu meningkatkan kesejahteraan rumah tangga dan berpeluang menurunkan tingkat kemiskinan.
Meski begitu, angka partisipasi perempuan di berbagai sektor bisnis dalam dua dekade terakhir masih stagnan. Berdasarkan studi penerapan Prinsip-Prinsip Pemberdayaan Perempuan terhadap 50 perusahaan top Indonesia yang dilakukan IBCWE, IGCN, dan UN Women pada 2018, hanya 28 persen perusahaan yang memiliki perempuan di jajaran direksi mereka.
Kita juga tak bisa menampik bahwa ketimpangan gender masih jadi salah satu masalahnya. Bila dibiarkan, jalan perempuan untuk mendapat kesempatan dan perlakuan yang setara di sektor bisnis butuh waktu lama.
Melihat hal tersebut, UN Women, Indonesia Global Compact Network (IGCN), dan Indonesia Business Coalition for Women Empowerment (IBCWE), dengan dukungan Bursa Efek Indonesia dan International Finance Corporation menggelar acara tahunan bertajuk Ring the Bell for Gender Equality. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran bagi sektor bisnis, termasuk perusahaan swasta dan badan usaha milik negara, dalam memajukan kesetaraan gender dan pembangunan berkelanjutan.
Tak hanya itu, Ring the Bell for Gender Equality juga akan mendorong sektor bisnis untuk mengimplementasikan Women's Empowerment Principles (WEPs), seperangkat prinsip yang menawarkan panduan bisnis dalam mempromosikan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan di tempat kerja, pasar, maupun komunitas.
Ya, perusahaan akan diajak berkomitmen dalam meningkatkan partisipasi perempuan di lingkup bisnis mereka, seperti menyusun kebijakan yang lebih ramah bagi perempuan, menempatkan perempuan pada posisi manajerial, hingga serta memastikan rantai pasokan perusahaan dan upaya pemasaran dalam memberdayakan perempuan.
Tahun ini, Ring the Bell for Gender Equality akan diadakan secara virtual pada Selasa, 9 Maret 2021 pukul 14.00-16.30 WIB. Direktur Utama PT Blue Bird, Noni Sri Ayati Purnomo, B.Eng., MBA, Direktur Keuangan Bursa Efek Indonesia, Risa Rustam, serta Andrea Cullinan, Ketua Gender-Based Violence, Environmental, Social and Corporate Governance, International Finance Corporation akan mengisi sesi diskusi terkait kontribusi pemimpin perempuan dalam ranah industri dan bisnis.
Untuk mengikuti Ring the Bell for Gender Equality, Anda dapat mendaftarkan diri terlebih dahulu. Caranya mudah, cukup lengkapi formulir di bawah atau klik di sini.
Artikel ini merupakan bentuk kerja sama dengan UN Women