Woman
·
22 November 2020 10:11

Miss Muslimah USA, Kontes Kecantikan untuk Perempuan Berhijab di Amerika Serikat

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Miss Muslimah USA, Kontes Kecantikan untuk Perempuan Berhijab di Amerika Serikat (110066)
Miss Muslimah USA. dok. Instagram
Di berbagai belahan dunia, ada banyak kontes kecantikan yang digelar di setiap negara. Termasuk juga Amerika Serikat, sebagai negara adidaya yang banyak menghadirkan beberapa kontes kecantikan, sebut saja Miss Universe dan Miss World.
ADVERTISEMENT
Namun uniknya, ada juga kontes kecantikan yang dikhususkan untuk perempuan berhijab di Amerika Serikat. Miss Muslimah USA namanya. Ajang kecantikan ini terbilang unik karena menawarkan kontes kecantikan dengan konsep yang berbeda, di mana hanya diikuti oleh para perempuan Muslimah yang menjadi minoritas di Negeri Paman Sam tersebut.
Melansir New York Times, Miss Muslimah USA pertama kali digelar pada 2017 lalu atas inisiatif Maghrib Shahid, seorang perempuan muslim berusia 39 tahun dan berkulit hitam yang berprofesi sebagai modest designer di Ohio. Sebagai perempuan berhijab, ia merasa bahwa dirinya dan perempuan muslimah lainnya banyak mendapatkan diskriminasi oleh masyarakat lainnya, termasuk pula banyak populasi di Amerika Serikat yang Islamophobia.
"Kami adalah Muslim yang disorot, kami adalah orang yang akan diserang pertama kali karena penampilan kami. Karena itulah, saya ingin memberikan kesempatan kepada perempuan Muslim di AS untuk mengubah kesalahan persepsi tentang dirinya sendiri," jelas Shahid pada New York Times.
ADVERTISEMENT
Lebih lanjut Shahid menjelaskan, persyaratan untuk mengikuti Miss Muslimah USA sangat mudah. Para partisipan harus merupakan seorang muslimah berusia 17 hingga 40 tahun. Mereka boleh datang dari berbagai latar belakang; mualaf, tidak bisa bahasa arab, hingga remaja muda. Dengan membayar biaya pendaftaran 250 dolar AS (Rp 3,5 jutaan), para partisipan diminta untuk memilih kompetisi yang terbagi dalam empat kategori; penampilan dengan abaya, burkini, modest dress dan unjuk bakat seperti baca puisi atau mengaji.
Selain itu, para partisipan juga harus menjawab pertanyaan, 'bila Anda dinobatkan sebagai Miss Muslimah USA, bagaimana cara Anda menggunakan gelar tersebut untuk mengubah miskonsepsi tentang Muslim di seluruh dunia?'.
Bila di antara partisipan terpilih sebagai pemenang dan diberikan gelar Miss Muslimah USA selama satu tahun, maka ia akan mendapat hadiah 5000 dolar AS (Rp 71 jutaan). Belakangan, Shahid pun berencana untuk memberikan hadiah beasiswa pendidikan bagi juara kedua dan ketiga. Tak hanya itu, pemenang juga akan menandatangi kontrak kerja untuk mendatangi acara-acara yang berkaitan dengan fashion, seperti menjadi model busana muslim hingga menjadi host dari acara sosial.
ADVERTISEMENT

Sempat dikritik oleh sesama Muslimah di Amerika Serikat

Kontes kecantikan yang diinisiasi oleh Shahid ini sempat dikritik oleh sesama Muslimah Amerika lainnya. Mereka menganggap, ajang seperti ini hanya berbalut kata 'modesty' alias kesopanan, namun tetap menempatkan para perempuan sebagai sorotan, yang dianggap tak sesuai dengan kaidah Islam.
Menanggapi hal ini, Shahid memiliki alasan sendiri. Menurutnya, saat ini kita hidup di suatu masa di mana kita harus bersuara bila ingin didengar dan membuat perubahan besar.
"Saya sendiri berusaha untuk menunjukkan kepada para muslim lainnya, tidak apa-apa untuk keluar dari zona nyaman kita, tak apa untuk menjadi partisipasi dari kontes kecantikan. Saya mengerti kesempatan ini tidak pernah didapatkan sebelumnya, namun kini saya mewujudkannya," lanjut Shahid lagi.
ADVERTISEMENT
Bagi Shahid, kontes kecantikan ini sekadar untuk menjadi kaya atau terkenal, tetapi untuk membuat perubahan nyata. "Saya ingin banyak orang yang mendapatkan keuntungan dengan kontes ini, termasuk untuk dirinya sendiri dan orang lain," demikian tutupnya.