Woman4 Februari 2020 8:07

Netizen Anggap Amber Heard Tak Pantas jadi Feminis

Konten Redaksi kumparan
Netizen Anggap Amber Heard Tak Pantas jadi Feminis (720451)
Amber Heard dalam Monique Lhuillier. Foto: Dok. Fashion to Max
Selain menjadi pemain film, aktris Hollywood Amber Heard juga dikenal sebagai salah satu aktivis perempuan yang mendukung isu-isu kekerasan terhadap perempuan. Ia bahkan terpilih sebagai ambassador dari American Civil Liberties Union untuk hak-hak perempuan.
ADVERTISEMENT
Pada Desember 2018, pemeran Mera dalam film Aquaman ini menulis sebuah artikel untuk Washington Post yang berisi tentang kisah dirinya yang sudah menjadi korban kekerasan sejak masih muda.
Ia bercerita bahwa selama ini dirinya hanya bisa diam dan tidak bertindak apa pun meski telah mengalami kekerasan. Hal itu ia lakukan karena menurutnya laki-laki memiliki kekuatan yang besar atas seorang perempuan.
Netizen Anggap Amber Heard Tak Pantas jadi Feminis (720452)
Amber Heard. Foto: AFP/Lucas BARIOULET
“Seperti kebanyakan perempuan, saya telah dilecehkan dan mengalami pelecehan seksual saat saya masih kuliah. Tapi saya tetap diam, saya tidak mengajukan keluhan untuk mendapatkan keadilan. Dan saya tidak melihat diri saya sebagai korban,” tulis Amber Heard di situs Washington Post. Pada tulisan tersebut Amber memang tidak menyebutkan nama Johnny Depp sama sekali, namun banyak yang berasumsi bahwa tulisan ini memiliki kaitan dengan kasus KDRT yang ia tuduhkan pada mantan suaminya itu.
ADVERTISEMENT
Drama KDRT antara Amber Heard dan aktor kawakan Johnny Depp memang sempat menghebohkan. Amber menuduh bintang Pirates of The Caribbean tersebut telah sering melakukan kekerasan fisik terhadapnya selama pernikahan mereka. Itulah membuat ia kemudian berani bersuara menentang kekerasan terhadap perempuan.
Ia juga mengatakan bahwa saat ini banyak pihak yang berusaha membungkam perempuan yang ingin mengungkap kekerasan yang sudah mereka alami. “Saya melihat sendiri bagaimana institusi melindungi pria yang dituduh melakukan pelecehan,” tulisnya. Amber juga bercerita bahwa teman dan penasihatnya mengatakan bahwa dia tidak akan menjadi selebriti lagi dan seluruh kariernya akan runtuh jika dia terjun menyuarakan soal kekerasan.
Netizen Anggap Amber Heard Tak Pantas jadi Feminis (720453)
Amber Heard dan Johnny Depp. Foto: Getty Images/Jason Merritt
Meski begitu, dalam artikel tersebut Amber Heard tetap mengatakan bahwa perempuan harus terus memerangi kekerasan seksual di kampus-kampus dan menciptakan sistem yang adil untuk pengaduan kasus kekerasan atau pelecehan.
ADVERTISEMENT
Akibat kasus tersebut, banyak pihak yang mendukung aktris asal Texas tersebut. Mereka mengatakan bahwa kekuatan dan keberanian Amber Heard patut dikagumi dan bahkan menyebut Amber sebagai seorang feminis.
“Saya mendukung #AmberHeard. Saya mengagumi kekuatan dan keberaniannya untuk melawan pelaku kekerasan terhadapnya. Saya berharap yang terbaik untuknya,” tulis akun @jadeseejw pada Mei 2016 lalu.
Kini, beberapa tahun setelah kasus tersebut, masyarakat dunia dibuat ragu setelah rekaman asli antara Amber Heard dari tahun 2015 beredar luas. Pasalnya, dalam rekaman tersebut Amber mengaku telah memukul mantan suaminya, Johnny Depp.
Kepada USA Today, pengacara Johnny Depp, Adam Waldman, membenarkan bahwa rekaman itu asli dan berasal dari sesi terapi untuk memperbaiki hubungan antara Amber dan Johnny pada 2015.
ADVERTISEMENT
Dalam rekaman tersebut, terdengar Amber Heard mengaku memukul Johnny Depp. Perempuan 33 tahun ini mengaku memukul mantan suaminya itu dengan pot, wajan, dan vas bunga. Amber juga mengatakan bahwa dia tidak sadar dengan gerakan tangannya ketika marah.
Netizen Anggap Amber Heard Tak Pantas jadi Feminis (720454)
Amber Heard. Foto: AFP/Valerie MACON
“Maaf kalau aku tidak menamparmu dengan benar, tapi aku hanya memukulmu, tidak menonjokmu. Sayang, kamu tidak ditonjok,” ungkap perempuan 33 tahun itu dalam rekaman yang beredar.
“Aku tidak tahu gerakan tanganku, tapi aku tidak menyakitimu, aku tidak memukulmu dengan keras,” ungkapnya lagi.
Netizen pun kemudian ramai menggunakan tagar #JusticeforJohnnyDepp di media sosial Twitter untuk menuntut keadilan. Mereka merasa dibohongi oleh Amber Heard yang sebelumnya melaporkan Johnny Depp dengan tuduhan KDRT. Tak sedikit netizen yang kecewa dan merasa Amber tak pantas menjadi seorang feminis yang memperjuangkan isu kekerasan terhadap perempuan.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tim Editor
drop-down
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white