Perankan Pembunuh Pewaris Gucci, Lady Gaga Dikritik Tokoh Aslinya

4 November 2021 13:32
·
waktu baca 4 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Lady Gaga. Foto: REUTERS/Mario Anzuoni
zoom-in-whitePerbesar
Lady Gaga. Foto: REUTERS/Mario Anzuoni
ADVERTISEMENT
Brand fashion asal Italia, Gucci, memang memiliki daya tarik tersendiri yang membuat setiap koleksinya dinanti dan diinginkan oleh para pencinta fashion. Namun di balik koleksi-koleksinya yang dikagumi, ada banyak skandal yang menyelimuti keluarga pendiri Gucci. Salah satunya adalah soal pembunuhan Maurizio Gucci, mantan pimpinan sekaligus salah satu pewaris terakhir kekayaan rumah mode Gucci.
ADVERTISEMENT
Selain merupakan cucu dari sang pendiri rumah mode Gucci, Guccio Gucci, Maurizio juga merupakan keturunan keluarga Gucci terakhir yang memimpin brand asal Italia ini sebelum akhirnya dijual ke pihak lain. Kisah kematian tragis Maurizio ini akan segera difilmkan, dalam film berjudul House of Gucci. Diketahui, Lady Gaga akan memerankan Patrizia Reggiani dan Adam Driver sebagai Maurizio Gucci.
Patrizia Reggiani, Mantan Istri Pewaris Gucci yang Jadi Pembunuh karena Cemburu. Foto: dok. Instagram
zoom-in-whitePerbesar
Patrizia Reggiani, Mantan Istri Pewaris Gucci yang Jadi Pembunuh karena Cemburu. Foto: dok. Instagram
Dalam peristiwa tragis yang terjadi pada tahun 1995, Patrizia terbukti menjadi dalang penembakan Maurizio. Atas tindakannya ini, Patrizia mendapat julukan 'Black Widow'. Ia membayar 300 ribu euro atau sekitar Rp 5.1 miliaran (menurut kurs hari ini) untuk menyewa jasa penembak bayaran. New York Times melaporkan Patrizia mengakui tindakannya itu pada 1998. Diduga, motif utama Patrizia adalah cemburu dan takut anak-anaknya tidak mendapat warisan Gucci setelah ia dan Maurizio bercerai.
Adam Driver dan Lady Gaga sebagai Maurizio dan Patrizia Gucci. Foto: dok. Instagram @houseofguccimovie
zoom-in-whitePerbesar
Adam Driver dan Lady Gaga sebagai Maurizio dan Patrizia Gucci. Foto: dok. Instagram @houseofguccimovie
Film bertajuk House of Gucci ini akan segera dirilis pada 24 November mendatang di Amerika Serikat. Berdasarkan cuplikan filmnya, House of Gucci fokus pada kisah cinta antara Maurizio dan Patrizia Gucci. Mereka berdua berjuang membuat rumah mode ini kembali naik daun dan diminati. Patrizia yang punya selera fashion dan bakat bisnis tentu banyak membantu Maurizio menjalankan peran sebagai bos Gucci. Berlatar di Italia, House of Gucci juga membahas soal kehancuran rumah tangga Maurizio dan Patrizia yang berujung kematian.
ADVERTISEMENT

Lady Gaga sebagai Patrizia Reggiani

Lady Gaga (Kiri) dan Patrizia Reggiani (Kanan) Foto: dok. Instagram @houseofguccimovie Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Lady Gaga (Kiri) dan Patrizia Reggiani (Kanan) Foto: dok. Instagram @houseofguccimovie Reuters
Sejauh ini, penikmat film sudah bisa menonton cuplikan House of Gucci di media sosial. Dalam cuplikan terbaru, tampak Lady Gaga begitu mendalami perannya sebagai Patrizia Reggiani. Tak cuma gaya dan dandanannya saja, pelantun lagu Applause ini juga menggunakan aksen yang sangat mirip dengan Patrizia.
Bagi Lady Gaga, aksen Italia ini cukup mudah dilakukan karena ia sendiri merupakan keturunan keluarga Italia. Sayangnya, Patrizia Reggiani sendiri dikabarkan sangat kecewa dengan film tersebut. Pada Maret lalu, lewat wawancara bersama media Italia, ANSA, Patrizia mengungkapkan bahwa tak suka Lady Gaga memerankan dirinya.
"Aku sangat terganggu karena Lady Gaga memerankan aku dalam film garapan Ridley Scott. Dia juga tidak punya inisiatif untuk datang dan bertemu dengan aku sebelum membuat film itu," ungkap Patrizia seperti dikutip dari Grazia.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Patrizia tak menjelaskan apa yang membuatnya tak suka dengan peran Lady Gaga. Namun terkait hal ini, Lady Gaga sendiri telah memberikan respons dan menjelaskan mengapa ia tak bertemu dengan Patrizia.
"Aku merasa bisa benar-benar mendalami cerita tersebut dengan baik kalau aku melakukan pendekatan dengan cara pandang perempuan yang ingin tahu dan tertarik, sehingga aku dapat membaca pesan tersirat dari apa yang terjadi di adegan film. Artinya, tidak ada seorang pun, termasuk Patrizia Gucci yang akan memberi tahu aku tentang sosok Patrizia Gucci itu sendiri," ungkap Lady Gaga.
Sesuai dengan tanggapannya itu, Lady Gaga juga mengaku bahwa ia sama sekali tidak membaca buku yang menjadi inspirasi dari film House of Gucci, yaitu The House of Gucci: A True Story of Murder, Madness, Glamour, and Greed, karya Sara Gay Forden.
ADVERTISEMENT
"Aku tak mau mengetahui hal-hal yang bisa merusak opini dan mempengaruhi cara berpikirku," jelasnya lagi.
Selama ini, ia hanya berusaha keras memerankan Patrizia Reggiani dan belajar aksen Italia berbulan-bulan agar sama persis. Jadi menurut Lady Gaga, dirinya memang sengaja tak mau bertemu dengan Patrizia demi alasan pendalaman peran.
Adam Driver dan Lady Gaga sebagai Maurizio dan Patrizia Gucci. Foto: dok. Instagram @houseofguccimovie
zoom-in-whitePerbesar
Adam Driver dan Lady Gaga sebagai Maurizio dan Patrizia Gucci. Foto: dok. Instagram @houseofguccimovie
"Selama ini aku hanya berada di kamar hotel, menjalani hidup dan berbicara seperti Patrizia Reggiani atau berada di lokasi syuting melakukan itu semua. Aku bahkan pernah ke Italia dan sengaja berjalan kaki menggunakan topi. Saat itu aku panik karena merasa seperti sedang berada di set film," ungkapnya.
Meski mendapat kritikan langsung dari Patrizia Reggiani, penggemar sudah sangat menantikan permainan Lady Gaga di House of Gucci. Pecinta film dan fashion sudah tak sabar ingin menonton film tersebut. Selain penasaran dengan ceritanya, mereka juga ingin melihat kembali Lady Gaga bermain peran setelah sebelumnya berhasil meraih piala Oscars pada 2019.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Galaxy Z Fold4 I Z Flip4 5G