Donald Trump.

Perempuan Ini Ceritakan Pengalaman Kerja Sebagai Penata Rambut Donald Trump

12 November 2020 8:43
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Donald Trump. Foto: CARLOS BARRIA/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Donald Trump. Foto: CARLOS BARRIA/REUTERS
ADVERTISEMENT
Beberapa waktu lalu, terungkap fakta bahwa Donald Trump menghabiskan 70 ribu dolar AS atau sekitar Rp 1 miliaran hanya untuk urusan perawatan rambut. Biaya tersebut masuk dalam daftar keperluan televisi dan Trump menganggapnya sebagai bagian dari bisnis. Ya, Trump yang sangat mementingkan penampilan selalu memastikan bahwa dirinya tampil rapi di hadapan publik dengan rambut yang sudah ditata rapi.
ADVERTISEMENT
Fakta tentang biaya perawatan rambut ini menuai kontroversial dan mendapat perhatian dari banyak pihak karena berbagai alasan. Salah satunya adalah karena dianggap tidak adil lantaran jika ada politisi perempuan yang berani mengeluarkan biaya untuk penampilan, maka mereka akan dikritik.
Calon Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat debat terakhir kampanye presiden AS 2020 di Curb Event Center di Belmont University di Nashville, Tennessee, AS, (22/10). Foto: Jonathan Ernst/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Calon Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat debat terakhir kampanye presiden AS 2020 di Curb Event Center di Belmont University di Nashville, Tennessee, AS, (22/10). Foto: Jonathan Ernst/REUTERS
Belum lama ini, penata rambut profesional bernama Amy Lasch mengungkapkan bahwa ia pernah bekerja sebagai hair stylist Donald Trump. Amy yang bekerja sebagai penata rambut selama 30 tahun ini mengatakan bahwa Trump sangat selektif dan pemilih bila berurusan dengan rambutnya.
"Bila saya melihat ada helaian rambut berantakan, saya menghampirinya sambil membawa kaca besar ke hadapannya dan bertanya, apakah Anda mau saya merapikan rambut Anda? Saya tahu betul, saya harus bertanya dulu sebelum menyentuh rambutnya," ungkap Amy seperti dikutip dari The Sun.
ADVERTISEMENT
Amy melanjutkan, ia merasa bahwa Trump sebetulnya tidak menggunakan jasa hair stylist profesional untuk menata rambutnya. Hal ini terlihat dari potongan rambut dan warna rambutnya yang tidak merata.
Presiden AS Donald Trump dan calon presiden saat debat kampanye presiden 2020. Foto: Jonathan Ernst/Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Presiden AS Donald Trump dan calon presiden saat debat kampanye presiden 2020. Foto: Jonathan Ernst/Reuters
"Saat saya melihat bagian belakang rambutnya, saya bisa pastikan bahwa potongan ini bukanlah dilakukan oleh hairdresser. Sangat menyeramkan, warna rambutnya tidak merata. Seperti hanya diwarnai di bagian atas rambut saja. Tampaknya hal ini dilakukan oleh keluarganya, anak atau istrinya," lanjut perempuan 52 tahun ini.
Namun, meski gaya rambut Trump terlihat tidak rapi, Amy membantah bahwa Trump melakukan transplantasi rambut dan megkonfirmasi bahwa Donald Trump memang memiliki rambut yang panjang, lurus dan mudah untuk disisir. Bahkan dalam sebuah acara TV, presenter James Corden pernah menjambak rambut Trump untuk membuktikan bahwa rambutnya benar-benar asli, bukanlah rambut palsu atau transplantasi rambut.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten