Woman
·
11 Januari 2021 19:45

Presiden Prancis & Istri Dikecam, Beli Bunga Rp 10,3 M untuk Dekorasi Istana

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Presiden Prancis & Istri Dikecam, Beli Bunga Rp 10,3 M untuk Dekorasi Istana (287511)
Presiden Prancis Emmanuel Macron dan istrinya Brigitte Macron di parade militer Hari Bastille di Paris, Prancis. Foto: Reuters/Charles Platiau
Presiden Prancis, Emmanuel Macron, dan istrinya, Brigitte Macron, kembali dikecam. Kali ini Presiden Emmanuel dan sang istri dikecam oleh masyarakat Prancis, lantaran menghabiskan banyak uang untuk dekorasi bunga istana kepresidenan di tengah krisis pandemi COVID-19.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari Daily Mail, Emmanuel dan Brigitte Macron dituduh memboroskan uang rakyat di tengah krisis pandemi, setelah muncul kabar soal bujet bunga Istana Elysee yang diungkapkan oleh media politik asal Prancis, Politis.
Dalam laporannya, Politis mengungkapkan temuan bahwa pada 2020 lalu, Emmanuel dan Brigitte Macron mengeluarkan dana 540.709 poundsterling atau sekitar Rp 10,3 miliar untuk membeli bunga di Istana Elysee, kediaman resmi mereka di Paris.
Kabarnya, biaya itu hampir lima kali lebih besar dari bujet bunga presiden pendahulunya, seperti Francois Hollande dan Nicolas Sarkozy. Hollande (yang memerintah pada 2012-2017) dilaporkan menghabiskan dana sebesar 117.153 poundsterling atau setara Rp 2,2 miliar untuk mempercantik Istana Elysee pada 2011. Sementara Sarkozy (yang memerintah pada 2007-2012) dilaporkan menghabiskan dana untuk bujet bunga sekitar 129.770 atau Rp 2,4 miliar.
ADVERTISEMENT
Selain bunga, Politis juga memberitakan bahwa Istana Elysee memesan tanaman senilai 18.003 poundsterling (Rp 344 juta) dan bunga anggrek seharga 18.000 poundsterling (Rp 343 juta). Selain itu, Istana Elysee juga menghabiskan 28.837 poundsterling (Rp 552 juta) untuk membeli dedaunan dan 360.472 poundsterling (Rp 6,9 miliar) untuk buket bunga.
Presiden Prancis & Istri Dikecam, Beli Bunga Rp 10,3 M untuk Dekorasi Istana (287512)
Emmanuel Macron dan sang istri Foto: Reuters/Philippe Wojazer
Laporan tentang biaya bunga fantastis itu lantas membuat geram masyarakat Prancis. Beberapa warga Prancis bahkan menyebut anggaran ini adalah hal yang memalukan. Pasalnya, saat ini Prancis tengah dilanda kesulitan ekonomi karena mewabahnya pandemi COVID-19 selama setahun terakhir.
Benar-benar memalukan dan menghina mereka yang miskin. Sungguh memboroskan uang rakyat,” kritik seorang warga Prancis di jejaring Twitter.
Kami diminta untuk menghemat dan membayar pajak lebih banyak, tapi dia bersenang-senang,” timpal yang lain.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, Macron juga sempat menggegerkan dunia lewat pernyataannya yang dinilai anti-Islam terkait kematian salah satu warganya. Akibat pernyataannya yang kontroversial tersebut, sejumlah pemimpin negara yang mayoritas Muslim pun menyerukan boikot untuk produk-produk Prancis.